JAKARTA – Motorola kembali menguat di pasar ponsel lipat menjelang peluncuran Razr Fold. Sebelumnya, perusahaan menguasai ponsel lipat awal 2000-an dengan model ikonik RAZR V3, namun persaingan ketat, terutama dari Samsung, sempat menurunkan dominasinya.
Motorola Kuasai Pasar Lipat di AS dan Amerika Latin
IDC mencatat Motorola menguasai 50% pasar ponsel lipat di Amerika Serikat, mengungguli Samsung dan Google. Selain itu, perusahaan meraih 55% pangsa pasar di Amerika Latin dan 13% di Eropa. Dengan demikian, Motorola memegang 14% pangsa pasar HP lipat global, dikutip dari 9to5Google.
Tantangan dan Kompetitor Baru
Meski tumbuh pesat, Motorola menghadapi tantangan dari Apple yang akan merilis ponsel lipat pertamanya, serta penantang lama seperti Samsung dan Honor. Namun, dominasi Motorola tetap kuat di beberapa pasar.
Spesifikasi Razr Fold
Motorola membekali Razr Fold dengan chipset Snapdragon 8 Generasi ke-5, baterai 6.000 mAh, pengisian 80W, dan pengisian nirkabel 50W. Layar depan 6,6 inci dan layar dalam 8,1 inci.
Selain itu, kamera depan 32 MP dan 20 MP berada di sisi luar dan dalam, sementara kamera belakang terdiri dari 50 MP Sony LYTIA, 50 MP ultrawide, dan 50 MP telefoto 3x. Motorola juga menyertakan Pen Stylus. Perusahaan membanderolnya sekitar 1.999 euro atau Rp 38,9 jutaan. Namun, perusahaan belum menetapkan tanggal peluncuran resmi.
Kesimpulan
Motorola membuktikan bahwa merek lama bisa kembali menguasai pasar dengan inovasi tepat. Dengan demikian, pangsa pasar yang meningkat di AS dan Amerika Latin menegaskan posisi Motorola sebagai pemain utama di era HP lipat.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









