SOLOK SELATAN – Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bersama pemerintah daerah menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN Tahun 2026.
Forum ini bertujuan memperkuat sinergi kebijakan. Rakorda juga mendorong percepatan implementasi Program Prioritas Nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Selasa (31/3/2026). Sejumlah pemangku kepentingan menghadiri agenda tersebut. Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Selatan, Ny. H. Erniati Khairunas, ikut menghadiri kegiatan.
Erniati hadir bersama Kepala DP2KB dan perwakilan Baznas Kabupaten Solok Selatan. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam pembangunan keluarga.
Rakorda membahas evaluasi kinerja sepanjang 2025. Peserta merumuskan langkah strategis untuk tahun berikutnya.
Peserta rapat menyoroti transformasi pembangunan keluarga. Mereka mendorong penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Masyarakat mengenal kelompok ini sebagai MBG 3B.
Peserta juga mengintegrasikan program unggulan Kemendukbangga/BKKBN. Program tersebut meliputi GENTING, TAMASYA, GATI, dan SI DAYA. Integrasi ini mendorong peningkatan kualitas keluarga. Upaya ini juga mempercepat penurunan angka stunting.
Erniati Khairunas menegaskan komitmen TP-PKK. Ia menyebut keikutsertaan TP-PKK sebagai langkah konkret. Langkah ini memperkuat peran keluarga sebagai pilar pembangunan.
“TP-PKK siap bersinergi dengan seluruh pihak. Kami fokus pada peningkatan gizi ibu dan anak. Kami juga memperkuat pencegahan stunting di Solok Selatan,” ujar Erniati.
Rakorda ini diharapkan menghasilkan langkah konkret. Hasil tersebut memberi dampak langsung bagi masyarakat. Fokus utama tetap pada keluarga sehat dan berkualitas.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









