Qatar Hadapi Tekanan Ekonomi dan Ketidakpastian Usai Ekspor LNG Terhambat 

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ekonomi Qatar menghadapi tekanan besar setelah serangan terhadap fasilitas gas alam cair (LNG) yang dikaitkan dengan Iran. Gangguan ini menekan sektor energi dan memicu kekhawatiran terhadap stabilitas perbankan serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Laporan yang dikutip dari Reuters menyebut serangan tersebut memangkas sekitar 17% kapasitas produksi LNG Qatar. Dampak gangguan ini berpotensi berlangsung hingga lima tahun dan dapat mengurangi pendapatan negara hingga sekitar US$20 miliar per tahun.

Baca Juga :  Rusia Setop Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik

Qatar sangat bergantung pada ekspor LNG yang melewati jalur strategis Selat Hormuz. Gangguan di wilayah ini langsung memengaruhi distribusi energi global sekaligus meningkatkan risiko logistik serta biaya pengiriman.

Tekanan juga merambat ke sektor perbankan. Bank-bank di Qatar menghadapi risiko karena ketergantungan pada pendanaan eksternal. Total utang luar negeri bersih perbankan mencapai sekitar US$120 miliar pada akhir 2025, setara sepertiga dari total pinjaman domestik. Kondisi ini meningkatkan kerentanan jika investor asing menarik dana atau menahan pembiayaan.

Baca Juga :  Sejarah Baru Futsal Indonesia

Di sisi lain, pemerintah Qatar masih memiliki ruang fiskal untuk meredam dampak krisis. Cadangan devisa mencapai sekitar US$55 miliar, ditambah cadangan emas bank sentral sekitar US$18 miliar. Selain itu, Qatar Investment Authority (QIA) mengelola aset hingga sekitar US$580 miliar yang tersebar di berbagai investasi global dan properti premium.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Prancis Izinkan Solar di Bawah Standar, Antisipasi Krisis BBM Global
Iran Bebaskan Biaya Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz
Rusia Setop Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik
Rusia Kirim Bantuan ke Iran, Perintah Presiden Vladimir Putin
Capai Kesepakatan dengan Iran, Kapal Tanker Thailand Kini Bisa Lintasi Selat Hormuz
The Fed Masih Rugi Rp331 Triliun, Perlahan Bangkit
Kapal Tanker Malaysia Bisa Lintasi Selat Hormuz, Anwar Ibrahim: Terima Kasih Iran
Donald Trump: Iran Izinkan 10 Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Prancis Izinkan Solar di Bawah Standar, Antisipasi Krisis BBM Global

Rabu, 1 April 2026 - 18:30 WIB

Iran Bebaskan Biaya Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 1 April 2026 - 17:00 WIB

Rusia Setop Ekspor BBM, Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:00 WIB

Rusia Kirim Bantuan ke Iran, Perintah Presiden Vladimir Putin

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:00 WIB

Capai Kesepakatan dengan Iran, Kapal Tanker Thailand Kini Bisa Lintasi Selat Hormuz

Berita Terbaru

Oplus_0

Uncategorized

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Rp2,9 Juta per Gram

Kamis, 2 Apr 2026 - 10:30 WIB