38.524 ASN Penyuluh Diusulkan ke Pusat, 205 Gugur saat Validasi BKN

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah mendorong percepatan pengalihan status penyuluh pertanian dari daerah menjadi aparatur sipil negara (ASN) pusat di Kementerian Pertanian (Kementan). Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat 38.524 pegawai masuk dalam usulan tersebut.

BKN memverifikasi data dan menyatakan 205 orang tidak lolos karena tidak memenuhi syarat administrasi dan ketentuan yang berlaku. Sisanya melanjutkan proses pengalihan sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah.

Wakil Kepala BKN, Suharmen, menegaskan instansinya mengawal seluruh tahapan agar berjalan transparan dan sesuai aturan. Ia menyebut BKN berkoordinasi dengan Kementerian PANRB dan Kementan dalam setiap proses.

Baca Juga :  Pensiun ASN Sungai Penuh Capai 105 Orang, Guru dan Nakes Paling Terdampak

“BKN memastikan proses pengalihan berjalan akuntabel, terkoordinasi, dan mengikuti regulasi yang berlaku,” ujar Suharmen dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan.

Ia menjelaskan pemerintah mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 sebagai dasar hukum pengalihan tersebut. Pemerintah menargetkan langkah ini memperkuat sumber daya manusia sektor pertanian dan mempercepat program swasembada pangan nasional.

Baca Juga :  Yaqut Cholil Qoumas Kembali ke Rutan KPK Usai Lebaran di Rumah

Dari total usulan, komposisi ASN terdiri atas 21.162 PNS, 1.594 CPNS, dan 15.555 PPPK. BKN mencatat sebagian besar peserta telah melewati tahap verifikasi dan siap masuk tahap berikutnya.

Pemerintah menilai kebijakan ini penting untuk meningkatkan kinerja penyuluh pertanian.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru Kejagung, Asep Nana hingga Kuntadi Isi Jabatan Strategis
BKN Luncurkan Skema ASN Kerja Dekat Rumah, Zudan Sebut Bisa Pangkas Biaya Hidup
Kuntadi Gantikan Febrie Adriansyah sebagai Jampidsus, Rekam Jejak Penanganan Kasus Korupsi Besar Curi Perhatian
Tongkat Komando BGN Berpindah ke Sudaryono, Prabowo Pacu Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis
Nanik S Deyang Mundur, Nama Sudaryono Menguat sebagai Calon Kepala BGN
Usai Bertemu Prabowo, Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Dugaan Kongkalikong Proyek Terkuak, Bupati Lombok Barat Resmi Jadi Tersangka KPK
Mulai Agustus 2026, Melepas Status WNI Tak Lagi Murah, Pemerintah Naikkan Biaya hingga Rp5 Juta
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:00 WIB

Prabowo Tunjuk 5 Pejabat Baru Kejagung, Asep Nana hingga Kuntadi Isi Jabatan Strategis

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:00 WIB

BKN Luncurkan Skema ASN Kerja Dekat Rumah, Zudan Sebut Bisa Pangkas Biaya Hidup

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:00 WIB

Kuntadi Gantikan Febrie Adriansyah sebagai Jampidsus, Rekam Jejak Penanganan Kasus Korupsi Besar Curi Perhatian

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:00 WIB

Nanik S Deyang Mundur, Nama Sudaryono Menguat sebagai Calon Kepala BGN

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:00 WIB

Usai Bertemu Prabowo, Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN

Berita Terbaru