JAMBI – Pemerintah Kota Jambi memperkuat pelaksanaan Program Kampung Bahagia Tahun 2026 dengan melibatkan ketua RT dari seluruh wilayah kota. Kegiatan penguatan tahapan program berlangsung di Aula Griya Mayang, Senin (9/3/2026).
Pemerintah kota menghadirkan para camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPM, serta Ketua RT dalam kegiatan tersebut. Selain itu, panitia juga menyerahkan tali asih kepada peserta sebagai bentuk perhatian menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Wali Kota Jambi Maulana hadir bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha. Jajaran dari Polresta Jambi dan Kodim 0415/Jambi juga menghadiri kegiatan tersebut. Para camat, lurah, dan ketua RT dari tiga kecamatan mengikuti sesi pertama kegiatan ini, yaitu Jambi Selatan, Kota Baru, dan Danau Sipin.
Perkuat Pemahaman Program
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi, Noverentiwi Dewanti mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman ketua RT terkait tahapan pelaksanaan Program Kampung Bahagia.
Menurutnya, pemerintah kota akan melaksanakan sosialisasi dan penguatan program secara bertahap dengan melibatkan seluruh kecamatan di Kota Jambi.
“Pada sesi pertama ini kami melibatkan tiga kecamatan, yakni Jambi Selatan, Kota Baru, dan Danau Sipin,” ujarnya.
Libatkan 1.583 RT
Noverentiwi menyebutkan bahwa pada tahun 2026 sebanyak 1.583 RT di Kota Jambi akan membentuk kelompok kerja (Pokja) Kampung Bahagia. Pemerintah kota membagi pelaksanaan program tersebut ke dalam dua tahap.
Pada tahap pertama tahun 2026, sebanyak 551 RT sudah melakukan pemetaan swadaya. Sementara itu, 247 RT masih menjalani proses pemetaan.
Ia menjelaskan bahwa pemetaan swadaya bertujuan mengidentifikasi potensi, permasalahan, serta kebutuhan masyarakat di setiap RT.
“Program ini mengutamakan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar keinginan kelompok tertentu,” jelasnya.
Sebelumnya, pemerintah kota menguji coba Program Kampung Bahagia di 67 RT pada tahun 2025 sebagai proyek percontohan.
Dorong Pembangunan Berbasis Warga
Wali Kota Jambi Maulana menegaskan bahwa Program Kampung Bahagia akan mengubah wajah Kota Jambi melalui pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.
Ia menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan aktif warga di tingkat RT.
“Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Melalui keterlibatan RT, pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan warga,” ujarnya.
Melalui penguatan program ini, Pemerintah Kota Jambi berharap setiap RT mampu merancang pembangunan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









