Layanan BPJS PBI Dijamin

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa DPR dan pemerintah sepakat menjaga layanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Selain itu, pemerintah akan menanggung pembayaran PBI selama tiga bulan ke depan. Keputusan ini muncul setelah sejumlah warga mengalami penonaktifan kepesertaan BPJS PBI.

Layanan BPJS PBI Dijamin Selama 3 Bulan

“Selama tiga bulan ke depan, layanan kesehatan tetap berjalan, dan pemerintah akan menanggung pembayaran PBI,” ujar Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

 

Selain itu, Kemensos, pemerintah daerah, BPS, dan BPJS Kesehatan akan memutakhirkan data peserta. Mereka juga akan memeriksa data secara silang menggunakan informasi terbaru. Langkah ini memastikan setiap peserta tercatat dengan benar dan tetap menerima haknya.

Baca Juga :  Apple Siap Luncurkan iPhone Lipat Tahan Gores

 

Anggaran APBN Dimaksimalkan

 

DPR dan pemerintah sepakat memanfaatkan anggaran APBN yang telah dialokasikan. Dengan cara ini, pemerintah dapat menyalurkan dana tepat sasaran dan berbasis data akurat. Selain itu, BPJS Kesehatan akan meningkatkan sosialisasi dan memberi notifikasi kepada masyarakat ketika menonaktifkan kepesertaan PBI atau PBPU di daerah.

 

“Langkah ini bagian dari upaya membangun tata kelola jaminan kesehatan yang terintegrasi menuju satu data tunggal,” tambah Dasco.

 

Kisah Nyata Peserta Terdampak

 

Sebagai contoh, Dada Lala (34), nama disamarkan, merasa cemas setelah mengetahui kepesertaannya nonaktif. Ia rutin menjalani hemodialisis setiap Rabu dan Sabtu. Rumah sakit baru memberi tahu ia bahwa statusnya berubah ketika ia hendak kontrol pada Senin (2/2/2026) malam di Mitra Keluarga Jatiasih, Bekasi.

Baca Juga :  Jokowi Sudah Selesai

 

“Per 1 Februari tiba-tiba diputus. Besoknya jadwal HD. Sekarang saja sudah sesak napas. Kalau besok tidak ada HD, saya sudah tidak tahu lagi,” ungkap Lala. Ia mengandalkan BPJS PBI selama tiga tahun untuk pengobatan gagal ginjal.

Perbaikan Sistem dan Komunikasi

Kasus ini menunjukkan bahwa pemerintah dan BPJS harus menjaga koordinasi data dan komunikasi dengan jelas. Dengan demikian, peserta dapat terus menerima layanan kesehatan vital tanpa gangguan.

Berita Terkait

Dankorbrimob Lantik Teknisi Utama Tingkat l dan ll
Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Brimob Jatim Gelar Wisata Edukasi ke Siswa TK
Cara Hemat BBM yang Mudah Diterapkan, Ini Tips Berkendara Lebih Irit
Brimob Turun Tangan, Bantu Percepat Pembangunan Jembatan Presisi di Bekasi
OJK Cabut Izin, BPR Koperindo Jaya Jakarta Resmi Tutup
Tren MTB Melejit, United Bike Dorong Gaya Hidup Sehat
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Bengkulu, Tinjau Kesiapan Batalyon TNI di Seluma
Korbrimob Polri Ikuti Rakerwas Itwasum 2026, Perkuat Pengawasan dan Integritas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 04:00 WIB

Dankorbrimob Lantik Teknisi Utama Tingkat l dan ll

Senin, 6 April 2026 - 17:00 WIB

Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Brimob Jatim Gelar Wisata Edukasi ke Siswa TK

Senin, 6 April 2026 - 14:00 WIB

Cara Hemat BBM yang Mudah Diterapkan, Ini Tips Berkendara Lebih Irit

Senin, 6 April 2026 - 09:00 WIB

Brimob Turun Tangan, Bantu Percepat Pembangunan Jembatan Presisi di Bekasi

Senin, 6 April 2026 - 05:00 WIB

OJK Cabut Izin, BPR Koperindo Jaya Jakarta Resmi Tutup

Berita Terbaru

Oplus_0

Tebo

Bupati Tebo Agus Rubiyanto Hadiri Entry Meeting LKPD

Selasa, 7 Apr 2026 - 06:00 WIB

Oplus_0

Nasional

Dankorbrimob Lantik Teknisi Utama Tingkat l dan ll

Selasa, 7 Apr 2026 - 04:00 WIB