Indonesia Segera Miliki FLNG Pertama

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Indonesia bersiap mengoperasikan fasilitas kilang gas alam cair terapung pertama atau Floating LNG (FLNG) di Papua Barat. Genting Oil Kasuri Pte Ltd (GOKPL) mengembangkan proyek ini melalui pengembangan Blok Kasuri. Sementara itu, SKK Migas menargetkan fasilitas ini mulai beroperasi pada kuartal I 2027.

 

Proyek Strategis Energi Nasional

 

Secara umum, FLNG Blok Kasuri berperan sebagai proyek strategis sektor migas nasional. Proyek ini bertujuan meningkatkan produksi gas nasional.

Selain itu, proyek ini juga memperkuat posisi Indonesia di pasar LNG global. Proyek ini juga mendukung ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.

 

Progres Konstruksi Sudah Capai 85 Persen

 

Saat ini, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyebut progres pembangunan FLNG mencapai sekitar 85 persen. Saat ini, kontraktor mengerjakan fasilitas tersebut di Tiongkok.

 

Selanjutnya, Djoko memperkirakan fasilitas segera berlayar ke Indonesia. Setelah itu, operator menyiapkan produksi LNG agar fasilitas dapat beroperasi pada awal 2027.

 

Baca Juga :  Prabowo Optimistis Delapan Negara Muslim Bisa Tawar dengan AS

Berpotensi Jadi FLNG Terbesar di Indonesia

 

Di sisi lain, Djoko menilai fasilitas ini akan menjadi FLNG terbesar di Indonesia. Bahkan, kapasitasnya berpotensi masuk sepuluh besar FLNG terbesar dunia.

 

Dengan demikian, fasilitas ini dapat meningkatkan produksi LNG nasional secara signifikan.

 

Nilai Investasi Hampir US$ 1 Miliar

 

Sementara itu, Genting Berhad melalui Genting Oil & Gas Sdn Bhd dan PT Layar Nusantara Gas menandatangani kontrak EPCIC dengan Wison New Energies Co., Ltd.

 

Nilai investasi mencapai US$ 962,8 juta. Selain itu, kontrak tersebut membuka peluang tambahan pembiayaan hingga US$ 70 juta. Secara keseluruhan, kontrak EPCIC mencakup engineering, pengadaan, konstruksi, instalasi, dan commissioning fasilitas FLNG.

 

Pembangunan di Galangan Kapal Tiongkok

 

Dalam pelaksanaannya, Wison New Energies mengerjakan pembangunan fasilitas FLNG di galangan kapal Nantong dan Zhoushan, Tiongkok.

Kemudian, setelah uji performa selesai, operator menarik fasilitas menuju Teluk Bintuni, Papua Barat.

 

Pada tahap akhir, operator menjalankan proses commissioning sebelum fasilitas beroperasi penuh.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina 19 Mei 2026 Bergerak di Berbagai Daerah, Ini Dampaknya ke Konsumen

 

Target Sail Away 2026 dan Durasi Proyek 27 Bulan

 

Untuk jadwal proyek, kontrak EPCIC menetapkan durasi pengerjaan sekitar 27 bulan sejak proyek berjalan.

Setelah itu, kontraktor menjalankan masa garansi selama 18 bulan.

 

Sementara itu, operator menargetkan sail away dari galangan Zhoushan pada kuartal II 2026.

 

Pasokan Gas Berasal dari Struktur Blok Kasuri

 

Ke depan, fasilitas FLNG akan menerima pasokan gas dari struktur Asap, Merah, dan Kido di wilayah Blok Kasuri, Papua Barat. Sebagai informasi, Genting Oil Kasuri Pte Ltd mengelola blok tersebut melalui kontrak bagi hasil bersama SKK Migas sejak Mei 2008.

 

Dorong Peningkatan Produksi Gas Nasional

 

Pada akhirnya, proyek FLNG Kasuri menjadi bagian penting dalam strategi peningkatan produksi gas nasional.

Selain itu, proyek ini juga mendukung pengembangan industri LNG Indonesia.

Dengan begitu, Indonesia berpotensi meningkatkan daya saing di pasar LNG internasional.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
Dokumen Dugaan TPPU Jadi Temuan Penting saat Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah
Gelombang Pensiun Komjen Polri Dimulai, Karyoto dan Fadil Imran Masuk Daftar, Wakapolri Jadi Sorotan
MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Sudaryono Langsung Tegaskan BGN Siap Ikuti Keputusan Negara
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah

Berita Terbaru