JAKARTA – Honda membatalkan proyek mobil listrik hasil kerja sama dengan Sony melalui Sony Honda Mobility (SHM). Perusahaan mengambil keputusan ini hanya beberapa bulan sebelum rencana produksi massal dimulai.
Kolaborasi tersebut sebelumnya melahirkan sedan listrik Afeela 1 dan SUV listrik yang Sony dan Honda perkenalkan di Las Vegas awal tahun ini. Namun, kedua model itu tidak akan masuk tahap produksi massal.
Honda menyebut pembatalan ini terkait perubahan strategi elektrifikasi perusahaan. Perubahan ini memengaruhi pemanfaatan teknologi dan aset dalam proyek bersama Sony.
Honda dan Sony juga sepakat meninjau ulang arah bisnis SHM. Keduanya akan mengevaluasi kembali tujuan awal, yaitu mengembangkan kendaraan mobilitas bernilai tinggi serta layanan pendukungnya.
Honda juga menghentikan pengembangan mobil listrik 0 Series, termasuk model 0 Saloon dan 0 SUV. Perusahaan juga membatalkan rencana peluncuran Acura RSX untuk pasar Amerika Serikat.
Honda mengambil keputusan ini di tengah tekanan bisnis yang terus meningkat. Perusahaan menghadapi penurunan profitabilitas dan tantangan akibat perubahan pasar kendaraan listrik global.
Honda memperkirakan keputusan ini akan memengaruhi kinerja keuangan konsolidasi untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026. Perusahaan menilai situasi bisnis otomotif saat ini semakin menantang akibat berbagai faktor, termasuk perubahan lingkungan usaha dan kebijakan tarif baru.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









