JAKARTA – Kenaikan harga solar non-subsidi di SPBU Pertamina dan swasta mulai memicu kekhawatiran pemilik mobil diesel premium. Namun, kondisi itu belum mengguncang pasar mobil bekas, terutama untuk Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, dan Toyota Innova Reborn.
Pantauan di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, menunjukkan aktivitas jual beli mobil bekas masih berjalan normal. Pedagang menegaskan belum ada lonjakan penjualan maupun penurunan harga akibat kenaikan harga BBM tersebut.
Penjualan Masih Stabil di Tengah Isu Solar Mahal
Salah satu pedagang mobil bekas, Julian, menyebut pasar masih bergerak seperti biasa. Ia tidak melihat tanda-tanda pemilik Fortuner atau Pajero mulai melepas kendaraan mereka secara masif.
“Belum ada dampak yang terasa. Fortuner dan Pajero masih normal, belum ada yang jual karena solar naik,” kata Julian, Minggu (26/4/2026).
Julian juga menegaskan harga jual mobil tetap stabil. Ia menyebut Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport masih berada di kisaran ratusan juta rupiah.
“Pajero Dakar 2018 masih di sekitar Rp400 jutaan. Fortuner 2.8 VRZ GR Sport sekitar Rp475 juta,” ujarnya.
Pedagang Lain Sebut Permintaan Tetap Tinggi
Pedagang lain, Tono, juga mengonfirmasi kondisi serupa. Ia menilai pasar mobil diesel seperti Fortuner dan Pajero belum terpengaruh oleh kenaikan harga solar non-subsidi.
“Penjualan masih normal. Harga juga belum turun. Tidak ada yang jual karena alasan solar mahal,” kata Tono.
Menurut Tono, permintaan Fortuner dan Pajero tetap kuat, terutama dari luar Jawa. Ia menyebut kondisi jalan di banyak daerah membuat SUV diesel tetap jadi pilihan utama masyarakat.
“Di luar Jawa masih banyak yang butuh mobil seperti Fortuner dan Pajero karena medan jalan,” jelasnya.
Soal Konsumsi Solar, Pedagang Sebut Masih Bisa Disiasati
Tono juga menyinggung soal konsumsi solar non-subsidi yang lebih mahal. Namun, ia menilai sebagian pengguna masih bisa mengatur biaya operasional kendaraan.
“Mobil Jepang masih bisa diakali. Banyak yang tetap pakai cara tertentu supaya biaya solar tidak terlalu tinggi,” ujarnya.
Meski begitu, ia mengingatkan pemilik mobil tetap harus menjaga kondisi kendaraan, terutama sistem bahan bakar.
Innova Reborn Juga Masih Diminati
Di sisi lain, Diah sebagai pedagang mobil bekas juga melihat pasar Toyota Innova Reborn tetap stabil. Ia menyebut permintaan masih tinggi meski harga solar naik.
“Innova Reborn masih banyak dicari. Tidak ada penurunan berarti,” kata Diah.
Ia menambahkan harga Innova Reborn diesel keluaran terbaru tetap bertahan di angka Rp375 juta hingga Rp450 juta, tergantung tahun dan kondisi.
Pasar Mobil Diesel Belum Goyah
Secara keseluruhan, para pedagang menilai kenaikan harga solar non-subsidi belum memberikan efek signifikan terhadap pasar mobil diesel bekas. Mereka melihat konsumen masih mempertimbangkan kebutuhan, ketangguhan kendaraan, serta kondisi jalan di daerah masing-masing.
Dengan kondisi itu, Fortuner, Pajero Sport, dan Innova Reborn masih bertahan sebagai pilihan utama di segmen SUV dan MPV diesel bekas di Indonesia.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









