JAKARTA – Sony menaikkan harga konsol PlayStation 5 (PS5) secara global mulai 2 April 2026. Kebijakan ini berlaku untuk semua varian, termasuk PS5 standar, Digital Edition, dan PS5 Pro.
Sony mematok PS5 standar pada USD 649,99 atau sekitar Rp 10,3 juta. Harga ini naik dari USD 549,99. Sony juga menaikkan harga PS5 Digital Edition menjadi USD 599,99 atau sekitar Rp 9,5 juta. PS5 Pro kini dijual USD 899,99 atau sekitar Rp 14,2 juta.
Sony juga menaikkan harga perangkat PlayStation Portal. Harga naik dari USD 199,99 menjadi USD 249,99 atau sekitar Rp 3,9 juta.
Kenaikan ini menjadi yang kedua dalam waktu kurang dari satu tahun. Sony sebelumnya menaikkan harga sebesar USD 50 pada Agustus lalu.
Sony menyebut tekanan ekonomi global sebagai alasan utama. Perusahaan menilai langkah ini perlu agar Sony tetap menghadirkan pengalaman gaming berkualitas tinggi.
“Kami memahami perubahan harga berdampak pada komunitas kami. Kami melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah ini agar kami bisa terus menghadirkan pengalaman gaming berkualitas tinggi,” tulis Sony dalam keterangan resminya.
Sony juga menyesuaikan harga di sejumlah wilayah, termasuk Inggris, Eropa, dan Jepang. Sony belum mengumumkan besaran kenaikan harga untuk pasar Indonesia.
Selain itu, Sony tidak sendirian dalam menaikkan harga konsol. Microsoft dan Nintendo juga menaikkan harga konsol dan aksesori mereka. Langkah ini terjadi di tengah kondisi ekonomi global dan kenaikan biaya komponen.
Laporan terbaru menyebut Sony mempertimbangkan penundaan peluncuran konsol generasi berikutnya hingga 2028 atau 2029. Kondisi industri yang berubah memengaruhi pertimbangan tersebut.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









