SUMBAR – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah memaparkan kondisi ekonomi daerah sepanjang 2025. Ia menyampaikan hal itu saat rapat koordinasi (Rakor) di Dharmasraya, Rabu (18/3/2026).
Pertumbuhan Turun
Mahyeldi mencatat pertumbuhan ekonomi Sumbar mencapai 4,6 persen pada triwulan I. Ia kemudian mencatat penurunan hingga sekitar 1,7 persen pada triwulan IV.
Ia menyebut bencana alam menekan aktivitas ekonomi masyarakat.
Lebaran Jadi Peluang
Mahyeldi tetap optimistis. Ia melihat momentum Idulfitri 1447 H mendorong pemulihan ekonomi.
Menurutnya, mobilitas masyarakat meningkat menjelang Lebaran. Kondisi ini menunjukkan sinyal positif.
“Pergerakan kendaraan tinggi menunjukkan aktivitas ekonomi mulai tumbuh,” ujarnya.
Ia menilai program mudik gratis ikut mendorong perputaran ekonomi di daerah.
Infrastruktur Digenjot
Mahyeldi menyoroti pembangunan infrastruktur, termasuk jalan tol. Ia menilai proyek ini membuka akses ekonomi baru.
Ia menyebut proyek pembangunan mendorong perputaran dana dalam jumlah besar. Ia mengajak semua pihak memanfaatkan peluang tersebut di Sumbar.
Mahyeldi juga mendorong penggunaan material lokal. Ia mengajak kontraktor daerah ikut terlibat.
Pertanian Jadi Andalan
Selain infrastruktur, Mahyeldi menilai sektor pertanian di Dharmasraya sangat potensial.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









