Ekonomi RI Tembus 5,39%

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39 persen sebagai capaian yang sangat positif. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak pemulihan pasca pandemi COVID-19 pada 2022. Ia menyampaikan hal itu dalam forum CNBC Economic Outlook 2026 di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

“Pertumbuhan 5,39 persen itu yang tertinggi sejak rebound COVID-19 pada 2022. Ini sebuah capaian yang patut kita syukuri,” ujar Juda.

Termasuk Tertinggi di G20

Selain mencatat rekor domestik, Juda menegaskan Indonesia juga mencatat pertumbuhan ekonomi tinggi di level internasional. Ia membandingkan kinerja Indonesia dengan negara-negara G20 dan menilai posisi Indonesia cukup kuat.

Dengan demikian, Indonesia memperkuat posisinya sebagai salah satu motor pertumbuhan di kawasan.

Dorong Optimisme dan Kesejahteraan

Juda menjelaskan, pertumbuhan ekonomi mendorong optimisme masyarakat.

Baca Juga :  Zeekr 009 Tantang Dominasi Alphard di Segmen MPV Premium

Kenaikan PDB sejalan dengan meningkatnya Indeks Keyakinan Konsumen, kesejahteraan, dan penurunan angka kemiskinan.

Sejalan dengan itu, daya beli masyarakat tetap terjaga dan menunjukkan tren stabil.

Penyerapan Tenaga Kerja Meningkat

Juda menyoroti dampak pertumbuhan terhadap pasar kerja. Data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) per November 2025 menunjukkan penambahan 1,4 juta tenaga kerja pada periode Agustus–November.

 

Ia membandingkan angka tersebut dengan tren normal tahunan. Biasanya penambahan tenaga kerja setahun sekitar 3 juta orang. Namun, kuartal IV 2025 mencatat 1,37 juta orang.

Oleh karena itu, Juda mendorong pemerintah dan pelaku usaha menjaga momentum ini pada kuartal I 2026.

Strategi Perkuat Penerimaan Negara

Di sisi fiskal, Juda memaparkan langkah Kementerian Keuangan untuk meningkatkan penerimaan negara.

Baca Juga :  THR 2026: Siap Cair Menjelang Lebaran

Pertama, Kemenkeu mendorong wajib pajak agar patuh melalui optimalisasi sistem Coretax dan digitalisasi perpajakan. Langkah ini memperluas basis pajak dan meningkatkan efisiensi administrasi.

Kedua, Kemenkeu memperketat pengawasan sektor pajak, bea cukai, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk menekan potensi kebocoran penerimaan.

Perangi Praktik Under-Invoicing

Juda menekankan pemerintah menindak praktik under-invoicing. Pelaku usaha yang melaporkan nilai transaksi lebih rendah dari nilai sebenarnya, baik pada ekspor maupun impor, mendapatkan pengawasan ketat. Dengan langkah ini, pemerintah memastikan penerimaan negara tetap optimal dan adil.

Perkuat Sinergi dengan Bank Indonesia

Di bidang makro, Juda menekankan koordinasi antara Kemenkeu dan Bank Indonesia (BI). Keduanya menjaga kecukupan likuiditas perbankan dan menekan biaya modal melalui suku bunga yang efisien.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala SD-SMP, Ini Nama dan Penempatannya
Wawako Azhar Hamzah Hadiri HUT ke-61 Bungo, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Kabut Asap Solok Selatan Memburuk, Khairunas Perintahkan Masker untuk Pelajar dan Warga
Ranperda Perubahan APBD Sungai Penuh Disepakati, Alfin Langsung Dorong OPD Gaspol Jalankan Program
Alfin Pangkas OPD, Monadi Justru Buka Ruang Penambahan: Dua Arah Birokrasi Sungai Penuh-Kerinci
Mahyeldi Tantang Unand Ubah Riset Jadi Solusi, Momentum Dies Natalis ke-70
Nayu Aldila Putri Jadi Kepala Biro Hukum Bengkulu, Herwan Antoni Soroti 4 Hal Penting
Helmi Hasan Pasang Target Besar, Jamsostek Award 2026 Jadi Momentum Lindungi Pekerja Bengkulu
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Wawako Azhar Hamzah Lantik 38 Kepala SD-SMP, Ini Nama dan Penempatannya

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Wawako Azhar Hamzah Hadiri HUT ke-61 Bungo, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Kabut Asap Solok Selatan Memburuk, Khairunas Perintahkan Masker untuk Pelajar dan Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Ranperda Perubahan APBD Sungai Penuh Disepakati, Alfin Langsung Dorong OPD Gaspol Jalankan Program

Senin, 21 September 2026 - 18:44 WIB

Alfin Pangkas OPD, Monadi Justru Buka Ruang Penambahan: Dua Arah Birokrasi Sungai Penuh-Kerinci

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Hutri Randa Ungkap Harapan untuk PKPS Sungai Penuh, Ini Pesannya

Minggu, 25 Okt 2026 - 09:54 WIB