JAKARTA – Pakar keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana membagikan sejumlah tips untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) bagi pengendara kendaraan bermotor.
Sony menekankan pentingnya penggunaan BBM dengan nilai oktan yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan. Ia menyebut langkah tersebut membantu proses pembakaran berjalan lebih optimal sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.
Ia juga menyarankan pengendara memanaskan mesin kendaraan sebelum menggunakan kendaraan. Namun, ia menegaskan pengendara cukup memanaskan mesin maksimal satu menit agar tidak memboroskan BBM.
“Pemanasan berlebihan justru meningkatkan konsumsi BBM tanpa memberikan manfaat signifikan pada performa kendaraan modern,” ujarnya.
Sony juga mengingatkan pengendara menjaga putaran mesin tetap rendah saat berkendara. Ia menyarankan pengguna kendaraan manual memindahkan gigi pada putaran mesin maksimal 2.000 RPM. Ia juga meminta pengguna kendaraan matic menghindari penggunaan fitur kickdown.
Ia menjelaskan bahwa gaya mengemudi sangat memengaruhi konsumsi bahan bakar. Ia menyarankan pengendara mengurangi kecepatan secara perlahan serta tidak sering menginjak pedal rem.
Sony menambahkan bahwa akselerasi dan deselerasi mendadak meningkatkan konsumsi BBM. Oleh karena itu, pengendara perlu menginjak pedal gas secara halus dan menghindari pola stop and go yang agresif.
Sementara itu, isu kenaikan harga BBM mulai 1 April 2026 sempat beredar di masyarakat. Namun, pemerintah menegaskan PT Pertamina belum menyesuaikan harga BBM.
“Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap keputusan. Pertamina belum menyesuaikan harga, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









