BSI Perkuat Ekosistem, Kejar Pertumbuhan Double Digit 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat peran sebagai motor keuangan syariah nasional. BSI menargetkan pertumbuhan bisnis double digit pada 2026.

BSI mengandalkan dua lini utama. BSI mengembangkan layanan perbankan syariah dan bisnis bullion bank. Strategi ini membuka peluang peningkatan pembiayaan dan dana pihak ketiga.

Manajemen BSI menekan biaya dana. BSI juga meningkatkan fee based income. Selain itu, BSI memperluas basis nasabah. BSI menargetkan penambahan sekitar 2 juta nasabah baru pada 2026.

Baca Juga :  Kiosk Modern Jadi Andalan Bisnis: Layanan Makin Cepat & Praktis

BSI mencatat kinerja solid dalam beberapa tahun terakhir. BSI mengumpulkan total aset sekitar Rp456 triliun. Angka ini tumbuh lebih dari 11 persen secara tahunan. BSI juga meningkatkan dana pihak ketiga dengan dominasi dana murah (CASA).

BSI mengembangkan ekosistem keuangan syariah. BSI menyasar sektor haji, UMKM, dan pembiayaan berkelanjutan. BSI meningkatkan penyaluran pembiayaan hijau dan UMKM untuk mendorong ekonomi inklusif.

Baca Juga :  Prabowo Luncurkan Kredit Rakyat Bunga 5 Persen, Dorong Akses Modal Murah

Sejak Januari 2026, BSI menyandang status persero (BUMN). Status ini mempertegas peran BSI dalam industri perbankan syariah nasional.

BSI memperluas layanan digital. BSI mengembangkan super app dan jaringan distribusi. Jaringan ini mencakup ribuan cabang, ATM, dan agen. Langkah ini meningkatkan akses layanan keuangan syariah di seluruh Indonesia.

BSI optimistis menjaga pertumbuhan berkelanjutan. BSI menargetkan posisi sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat
Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP
Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya
Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya
Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka
Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru
HIPMI Sungai Penuh Bidik Peluang Ekonomi Baru, Ini Pesan Sekda Alpian
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:19 WIB

22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Hutri Randa Ungkap Harapan untuk PKPS Sungai Penuh, Ini Pesannya

Minggu, 25 Okt 2026 - 09:54 WIB