Banjir Bandang Tangkil–Jernih Jaya, Kayu Gelondongan Berserakan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

KERINCI – Banjir bandang melanda Desa Tangkil dan Desa Jernih Jaya, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci. Banjir itu membawa banyak kayu gelondongan ke badan jalan dan saluran air.

Selain kayu, arus banjir juga menyeret lumpur, pasir, batu, serta berbagai material lainnya. Akibatnya, akses jalan nasional di kawasan tersebut sempat terganggu.

Bupati Kerinci Tinjau Lokasi Banjir

Bupati Kerinci Monadi turun langsung ke lokasi banjir pada Jumat (6/3/2026). Dalam peninjauan itu, Monadi datang bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kerinci, Maya Novefri Handayani.

Dalam kesempatan itu, Monadi melihat kondisi lapangan sekaligus memantau proses pembersihan material banjir yang menutup sebagian ruas jalan nasional.

PUPR Kerinci Kerahkan Alat Berat

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR segera mengerahkan alat berat ke lokasi banjir.

Baca Juga :  Gelapkan Mobil Rental, DEJ Ditangkap Polisi

Kemudian, petugas menggunakan alat berat dan dump truck untuk membersihkan lumpur, pasir, batu, sampah, serta kayu gelondongan dari badan jalan dan saluran air.

Di lapangan, alat berat milik Dinas PUPR Kerinci langsung mengangkut material banjir. Bahkan, petugas bekerja sejak pagi hingga siang hari agar akses transportasi masyarakat kembali lancar.

Warga Apresiasi Langkah Cepat Pemkab

Selain itu, sejumlah warga menyambut baik langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani dampak banjir. Mereka menilai pembersihan material sangat penting karena jalur tersebut menjadi akses utama masyarakat.

“Kalau petugas tidak segera membersihkan material banjir, pasir, batu, lumpur, dan kayu bisa membahayakan pengguna jalan,” ujar salah seorang warga.

Baca Juga :  Bupati Monadi Perkuat Kerinci Bersih

Pemkab Kerinci Evaluasi Titik Rawan Banjir

Kemudian, Kepala Dinas PUPR Kerinci Maya Novefri menegaskan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan penanganan hingga kondisi jalan benar-benar aman bagi kendaraan.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga akan mengevaluasi sejumlah titik rawan banjir di kawasan tersebut. Tujuannya, pemerintah menyiapkan langkah penanganan yang lebih permanen agar banjir tidak kembali terjadi.

Sebelumnya, banjir di wilayah Tangkil dan Jernih Jaya sempat mengganggu aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas. Genangan air bahkan menutup sebagian badan jalan nasional sehingga kendaraan sulit melintas.

Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah segera menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Terminal Baru Bandara Depati Parbo Resmi Beroperasi, Penumpang Wajib Tahu Akses Terbaru
Kerinci 100 2026, Harapan Baru dari Kaki Gunung Kerinci
Gas 3 Kg Langka di Kerinci dan Sungai Penuh
Dandim 0417/Kerinci Takziah, Wujud Empati dan Solidaritas TNI di Tengah Duka
Kodim 0417/Kerinci Apel Cek Personel Usai Cuti Lebaran
Pemkab Kerinci Hadiri Open House Gubernur Jambi di Merangin 
Dandim Kerinci Dampingi Bupati dan Dirjen Cek Oplah 2025
Dandim 0417/Kerinci Pimpin Apel Cuti Lebaran dan Bagikan THR
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 20:30 WIB

Terminal Baru Bandara Depati Parbo Resmi Beroperasi, Penumpang Wajib Tahu Akses Terbaru

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:00 WIB

Kerinci 100 2026, Harapan Baru dari Kaki Gunung Kerinci

Senin, 30 Maret 2026 - 10:00 WIB

Gas 3 Kg Langka di Kerinci dan Sungai Penuh

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:00 WIB

Dandim 0417/Kerinci Takziah, Wujud Empati dan Solidaritas TNI di Tengah Duka

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:00 WIB

Kodim 0417/Kerinci Apel Cek Personel Usai Cuti Lebaran

Berita Terbaru

Oplus_0

Uncategorized

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Rp2,9 Juta per Gram

Kamis, 2 Apr 2026 - 10:30 WIB

Oplus_0

Nasional

Brimob Kawal Huntap Korban Bencana di Aceh Tamiang

Kamis, 2 Apr 2026 - 08:00 WIB