Prabowo Tahan Pasukan ke Gaza: RI Tolak Ikut Lucuti Senjata Hamas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. Ia menegaskan Indonesia tidak akan ikut melucuti senjata Hamas.

Prabowo menegaskan Indonesia fokus pada misi kemanusiaan. Ia menolak keterlibatan dalam aksi militer.

“Kita tidak ikut pelucutan senjata Hamas. Kita tunda sampai situasi jelas,” ujarnya.

Ia menilai kondisi di Gaza belum aman. Ia menyebut situasi belum mendukung pengiriman pasukan.

Baca Juga :  PT DSI Ambil Peran Ekspor SDA, DPR Ingatkan Birokrasi Berpotensi Hambat Arus Dagang

Konflik di Timur Tengah terus meningkat. Kondisi ini menghambat rencana misi perdamaian.

Bantuan Tetap Berjalan

Prabowo memastikan bantuan kemanusiaan tetap berjalan. Pemerintah terus mengirim logistik dan bahan pangan ke Palestina.

“Pasukan kita tunda, bantuan tetap jalan,” tegasnya.

Ia menegaskan komitmen Indonesia untuk membantu warga sipil. Pemerintah terus menyalurkan bantuan sesuai rencana.

Baca Juga :  Prabowo Alihkan Anggaran dari Kantor Baru ke Proyek Cipta Kerja

Rencana Awal dan Alasan Penundaan

Sebelumnya, Indonesia merencanakan pengiriman sekitar 8.000 prajurit TNI. Pasukan ini akan bergabung dalam misi internasional.

Namun, pemerintah menunda rencana tersebut. Pemerintah mempertimbangkan eskalasi konflik di kawasan.

Ketegangan melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Situasi ini meningkatkan risiko di lapangan.

Pemerintah memilih menunggu kejelasan situasi. Prabowo menempatkan keselamatan pasukan sebagai prioritas.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Skandal KPK Melebar! Anggota Polri yang Bertugas di Lembaga Antirasuah Ikut Terseret Kasus Pemerasan Bupati Pemalang
Bupati Pemalang Resmi Ditahan KPK, Uang Rp2 Miliar Jadi Awal Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek
Prabowo Resmi Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Penantian Sejak 2018 Akhirnya Berakhir
KPK Bongkar Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemalang, OTT Bupati Anom Perpanjang Daftar Kepala Daerah Terjerat Korupsi
Baru Menjabat, Bupati Pemalang Kena OTT KPK, LHKPN Ungkap Kekayaan Bersih Capai Rp21,3 Miliar
Kewarganegaraan Ganda Belum Dibahas, Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pemerintah Masih Fokus Susun Kajian Hukum
Plt Gubernur Riau Diperiksa KPK, Temuan Uang saat Penggeledahan Kembali Jadi Sorotan
Tim 9 Kejagung Periksa Tiga Saksi, Penyidikan TPPU Febrie Adriansyah Terus Bergerak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:00 WIB

Skandal KPK Melebar! Anggota Polri yang Bertugas di Lembaga Antirasuah Ikut Terseret Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bupati Pemalang Resmi Ditahan KPK, Uang Rp2 Miliar Jadi Awal Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Resmi Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Penantian Sejak 2018 Akhirnya Berakhir

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00 WIB

KPK Bongkar Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemalang, OTT Bupati Anom Perpanjang Daftar Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:30 WIB

Baru Menjabat, Bupati Pemalang Kena OTT KPK, LHKPN Ungkap Kekayaan Bersih Capai Rp21,3 Miliar

Berita Terbaru