Sumbar Perkuat Ekonomi Lewat Literasi Keuangan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAR – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mendorong pemerataan akses keuangan agar lebih banyak masyarakat, terutama pelaku UMKM dan kelompok berpenghasilan rendah, menggunakan layanan keuangan secara aman dan produktif. Selain itu, Pemprov ingin masyarakat mampu mengelola keuangan dengan bijak.

Literasi dan Inklusi Kunci Penguatan Ekonomi

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menekankan literasi dan inklusi keuangan menjadi kunci penguatan ekonomi masyarakat.

“Salah satu kunci memperkuat ekonomi masyarakat adalah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Masyarakat tidak hanya punya akses, tetapi juga paham cara mengelola keuangan dengan baik,” ujar Mahyeldi saat memberikan arahan pada Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (4/3/2026).

Namun, beberapa daerah masih menghadapi kesenjangan meski akses layanan keuangan meningkat. Banyak pelaku UMKM dan masyarakat kecil kesulitan memperoleh pembiayaan yang layak.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, tingkat inklusi keuangan di Sumbar mencapai 76,88 persen, sementara literasi keuangan baru 40,78 persen. Oleh karena itu, Mahyeldi menekankan masyarakat harus terus meningkatkan literasi keuangan agar pemahaman mereka tidak kalah dari akses yang tersedia.

Baca Juga :  Dewan Sorot Akses Internet Tanjung Katung

Peran UMKM dan Lembaga Keuangan

Mahyeldi menegaskan UMKM menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, perbankan dan lembaga keuangan harus menghadirkan program pembiayaan yang mudah dijangkau dan sesuai kebutuhan pelaku usaha kecil.

Selain itu, ia menyoroti praktik rentenir yang menawarkan pinjaman cepat tanpa agunan dengan bunga tinggi. Praktik ini kerap membuat pelaku usaha terjebak utang.

“Kita tidak ingin masyarakat terjebak pinjaman yang memberatkan. Di sinilah peran TPAKD dan perbankan untuk memberikan solusi lebih aman dan terjangkau,” tegas Mahyeldi.

Lebih lanjut, Mahyeldi berharap TPAKD Sumbar memperluas akses pembiayaan hingga ke akar rumput, termasuk petani, nelayan, dan masyarakat di daerah tertinggal. Tahun 2026 menjadi momentum penguatan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga :  Kemnaker Buka TKMP, Kesempatan Modal Usaha untuk Wirausaha Pemula

Sinergi OJK dan Pemerintah Daerah

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Roni Nazra, menekankan literasi dan inklusi keuangan memainkan peran penting dalam pembangunan daerah.

“Literasi keuangan membantu masyarakat mengelola keuangan dengan bijak. Inklusi keuangan memastikan masyarakat punya akses layanan keuangan yang aman dan sesuai kebutuhan,” jelas Roni.

Selain itu, ia menambahkan TPAKD telah terbentuk hingga tingkat kabupaten dan kota. Tantangan kini memastikan setiap program inovatif, terukur, dan memberi dampak nyata.

Rapat pleno juga membahas roadmap TPAKD 2026–2030, yang fokus pada penguatan tata kelola, integrasi dengan perencanaan pembangunan daerah, serta keberlanjutan program untuk sektor produktif dan kelompok rentan.

“OJK akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar program yang disusun benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tutup Roni.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mulai Berlaku di NTT, Kendaraan Mati Pajak Tak Lagi Bebas Isi BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Pengawasan
39 Pemda Kewalahan Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Siapkan Bantuan Lewat TKD
Pemkab Dharmasraya Gandeng NU Hadapi Era Efisiensi, Ini Empat Fokus Program untuk Warga
Sekda Alpian Ungkap Kunci Pembangunan Sungai Penuh, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Baru
Tak Lagi Jauh ke Disdukcapil, Rico Waas Ubah Arah Layanan e-KTP, Warga Lega
CPNS Sungai Penuh Mulai Disiapkan Hadapi Birokrasi Digital dan Tuntutan Pelayanan Modern
Ekonomi Sumbar Tumbuh 5,02%, Mahyeldi Soroti Pengangguran dan Inflasi
Delapan Ketua TP-PKK Kecamatan di Padang Dilantik, Dian Fadly Amran Minta Gerak Cepat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:00 WIB

Mulai Berlaku di NTT, Kendaraan Mati Pajak Tak Lagi Bebas Isi BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Pengawasan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

39 Pemda Kewalahan Bayar Gaji PPPK, Kemenkeu Siapkan Bantuan Lewat TKD

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemkab Dharmasraya Gandeng NU Hadapi Era Efisiensi, Ini Empat Fokus Program untuk Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 13:00 WIB

Sekda Alpian Ungkap Kunci Pembangunan Sungai Penuh, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Penentu Arah Baru

Senin, 1 Juni 2026 - 17:00 WIB

Tak Lagi Jauh ke Disdukcapil, Rico Waas Ubah Arah Layanan e-KTP, Warga Lega

Berita Terbaru