Jelang Tutup Tahun, Yulian Efi Pacu OPD Solok Selatan Kejar Target Pembangunan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SOLOK SELATAN – Yulian Efi percepat pembangunan Solok Selatan

 

Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pekerjaan fisik dan menuntaskan program pemerintah menjelang penutupan tahun anggaran 2026. Ia ingin setiap perangkat daerah memanfaatkan sisa waktu secara optimal agar pembangunan berjalan sesuai target.

Selain mengejar penyelesaian proyek, Pemkab Solok Selatan juga ingin menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan evaluasi bersama Kementerian Dalam Negeri, Solok Selatan menempati peringkat pertama pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.

Yulian menyampaikan arahan tersebut saat memberikan arahan pada Apel Gabungan ASN di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (26/10/2026). Ia menegaskan bahwa capaian ekonomi perlu berjalan seiring dengan pelaksanaan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Yulian Tekankan Percepatan Kegiatan Fisik

Yulian menilai pertumbuhan ekonomi yang positif mencerminkan aktivitas perekonomian daerah yang cukup baik. Namun, pemerintah daerah perlu memastikan program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Rapat dengan Kemendagri mencatat pertumbuhan ekonomi Solok Selatan berada di nomor satu di Sumatera Barat. Artinya, perputaran ekonomi di Solsel cukup bagus,” ujar Yulian.

Karena itu, ia meminta seluruh OPD mengevaluasi progres pekerjaan dan segera mengatasi kendala di lapangan. Setiap perangkat daerah perlu menyusun langkah konkret agar seluruh kegiatan berjalan sesuai jadwal.

Selain itu, Yulian meminta seluruh satuan tugas (Satgas) bentukan pemerintah daerah menuntaskan tanggung jawab masing-masing. Ia ingin setiap tim bekerja optimal menjelang akhir tahun anggaran.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah dapat menjaga kelancaran pelaksanaan program sekaligus mengoptimalkan penggunaan anggaran yang tersedia.

OPD Diminta Segera Rampungkan DPA Perubahan

Selain mempercepat pekerjaan fisik, Pemkab Solok Selatan juga menuntaskan tindak lanjut evaluasi APBD Perubahan 2026. Yulian meminta OPD terkait merampungkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perubahan pada pekan ini.

Baca Juga :  Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Penyelesaian dokumen tersebut menjadi langkah penting agar setiap perangkat daerah dapat segera menjalankan kegiatan sesuai alokasi dan peruntukan anggaran. Oleh sebab itu, OPD perlu memperkuat koordinasi dan menghindari keterlambatan administrasi.

Sementara itu, pemerintah daerah menyiapkan rancangan APBD 2027 dengan pendekatan penganggaran yang lebih rasional. Pemkab akan menyesuaikan nilai anggaran dengan kondisi keuangan serta kebutuhan prioritas daerah.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah ingin menjaga fokus program pada pencapaian visi dan misi kepala daerah. Selain itu, setiap OPD perlu mempertimbangkan urgensi kegiatan agar anggaran benar-benar mendukung kebutuhan masyarakat.

Penataan Bangunan untuk Mengurangi Risiko Bencana

Dalam arahannya, Yulian juga menyoroti penataan ruang dan infrastruktur. Ia memberi perhatian khusus pada bangunan di bantaran sungai serta sepanjang jalan nasional yang tidak memenuhi ketentuan.

Menurutnya, pemerintah perlu menertibkan bangunan tersebut sesuai aturan dan kewenangan masing-masing pihak. Langkah ini penting untuk menjaga fungsi ruang sekaligus mengurangi risiko bencana, termasuk banjir bandang.

Karena itu, instansi terkait perlu memeriksa kondisi bangunan di kawasan rawan dan mengambil langkah sesuai ketentuan. Pemerintah juga perlu mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap upaya penataan.

BPKD Perlu Percepat Lelang dan Amankan Aset

Yulian turut meminta Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) mempercepat proses lelang aset milik pemerintah yang tertunda selama dua tahun.

Ia juga menekankan pentingnya pengamanan lahan strategis milik pemerintah daerah. Langkah tersebut bertujuan mencegah penyalahgunaan aset oleh pihak lain sekaligus menjaga kepastian administrasi kepemilikan.

Untuk itu, instansi terkait perlu menindaklanjuti proses lelang dan memeriksa kelengkapan dokumen aset. Dengan pengelolaan yang tertib, pemerintah daerah dapat meningkatkan pemanfaatan aset untuk kepentingan publik.

Baca Juga :  170 Bakal Calon Muncul di Pilwana Solok Selatan 2026, Sungai Pagu Catat 53 Pendaftar

Pemkab Matangkan Persiapan MTQ Kabupaten

Di sisi lain, Pemkab Solok Selatan mulai mematangkan persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten. Panitia menjadwalkan kegiatan tersebut berlangsung di Jujuhan pada 4–7 November 2026.

Yulian meminta panitia pelaksana dan pemerintah kecamatan menyiapkan seluruh kebutuhan kegiatan secara optimal. Koordinasi antarpihak juga perlu berjalan baik agar setiap tahapan persiapan sesuai jadwal.

Selain memastikan kesiapan teknis, panitia perlu mengatur pelaksanaan kegiatan secara terencana. Dengan demikian, MTQ tingkat kabupaten dapat berjalan lancar dan melibatkan pihak-pihak terkait sesuai peran masing-masing.

FAQ

1. Apa arahan utama Wabup Yulian Efi kepada OPD Solok Selatan?

Yulian meminta seluruh OPD mempercepat pekerjaan fisik, menyelesaikan program sesuai target, dan menuntaskan tanggung jawab menjelang akhir tahun anggaran 2026.

2. Kapan OPD perlu menyelesaikan DPA Perubahan 2026?

Yulian meminta OPD terkait merampungkan DPA Perubahan pada pekan 26 Oktober 2026 agar pelaksanaan kegiatan dapat segera berjalan sesuai peruntukan anggaran.

3. Apa perhatian Pemkab Solok Selatan terhadap bangunan di bantaran sungai?

Pemkab mendorong penataan dan penertiban bangunan yang tidak memenuhi ketentuan sesuai aturan dan kewenangan terkait, terutama untuk mengurangi risiko bencana.

4. Apa tugas BPKD yang menjadi perhatian Wabup Yulian Efi?

BPKD perlu mempercepat proses lelang aset daerah yang tertunda selama dua tahun serta memperkuat pengamanan lahan strategis milik pemerintah.

5. Kapan MTQ tingkat Kabupaten Solok Selatan berlangsung?

Panitia menjadwalkan MTQ tingkat Kabupaten Solok Selatan berlangsung di Jujuhan pada 4–7 November 2026.(Tim)

Berita Terkait

Cegah Penyimpangan Dana BOS, Khairunas Perkuat Pengawasan Sekolah di Solok Selatan
Solok Selatan Tanam 1.000 Pohon, Upaya Pulihkan Lahan Kritis Diperkuat
Pemkab Solok Selatan Salurkan 26.912 Seragam Sekolah Gratis
Dua Alat Berat Pemkot Sungai Penuh Bantu Pulihkan Jalur Tapan, Kendaraan Mulai Lancar
Khairunas-Yulian Efi Salurkan Jonder untuk Petani Solok Selatan
Anggaran 2027 Solok Selatan Terancam Terbatas, Khairunas Minta OPD Tak Salah Prioritas
Usai Nyoblos, Bupati dan Wabup Solok Selatan Langsung Pantau Pilwana
BUMNag Madani Lubuk Malako Juara I Sumbar, Solok Selatan Bidik Prestasi Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Jelang Tutup Tahun, Yulian Efi Pacu OPD Solok Selatan Kejar Target Pembangunan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Cegah Penyimpangan Dana BOS, Khairunas Perkuat Pengawasan Sekolah di Solok Selatan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Solok Selatan Tanam 1.000 Pohon, Upaya Pulihkan Lahan Kritis Diperkuat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Pemkab Solok Selatan Salurkan 26.912 Seragam Sekolah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Dua Alat Berat Pemkot Sungai Penuh Bantu Pulihkan Jalur Tapan, Kendaraan Mulai Lancar

Berita Terbaru