Update Harga Pangan Hari Ini 18 Juli 2026: Cabai Rawit Hijau Melonjak, Ayam dan Telur Ikut Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Harga pangan nasional kembali menunjukkan pergerakan yang beragam pada hari ini, Sabtu, 18 Juli 2026. Kenaikan harga kini menyasar cabai rawit hijau, daging ayam ras, dan telur ayam ras. Di sisi lain, harga bawang merah, bawang putih, serta beberapa jenis cabai justru melanjutkan tren penurunan.

Perubahan tersebut menunjukkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar tradisional masih berlangsung. Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan, masyarakat masih menikmati harga beras, minyak goreng, dan gula yang relatif stabil.

Sementara itu, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia hingga Jumat (17/7/2026) memperlihatkan mayoritas komoditas pangan bergerak dalam rentang yang masih terkendali. Namun, sejumlah bahan pangan tetap mencatat perubahan harga yang perlu menjadi perhatian konsumen.

Harga Beras Bertahan Stabil

Harga beras masih menunjukkan kestabilan pada hampir seluruh kategori. Beras kualitas bawah I naik tipis 0,34 persen menjadi Rp14.750 per kilogram.

Selanjutnya, beras kualitas bawah II bertahan di Rp14.550 per kilogram. Beras kualitas medium I dan medium II juga tetap berada di level Rp16.350 dan Rp16.150 per kilogram.

Selain itu, beras kualitas super I masih dijual Rp17.650 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II tetap berada di Rp17.150 per kilogram.

Kondisi tersebut menunjukkan pasokan beras masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

Harga Bawang Terus Menurun

Berbeda dengan beras, kelompok bawang kembali mencatat penurunan harga. Bawang merah ukuran sedang turun 4,05 persen menjadi Rp43.800 per kilogram.

Kemudian, bawang putih ukuran sedang ikut turun 1,8 persen sehingga mencapai Rp43.750 per kilogram.

Baca Juga :  Rupiah Tertekan ke Rp17.300 per Dolar AS, Tekanan Global Masih Dominan

Penurunan tersebut memperpanjang tren pelemahan harga bawang dalam beberapa hari terakhir.

Cabai Rawit Hijau Berbalik Naik

Pergerakan harga cabai menunjukkan arah yang berbeda. Harga cabai merah besar turun 2,87 persen menjadi Rp47.450 per kilogram.

Lalu, harga cabai merah keriting turun 4,32 persen menjadi Rp46.500 per kilogram. Setelah itu, harga cabai rawit merah melemah 4,34 persen hingga berada di Rp57.250 per kilogram.

Namun, cabai rawit hijau justru mencatat kenaikan paling tinggi. Harga komoditas tersebut naik 5,26 persen menjadi Rp53.000 per kilogram.

Kenaikan itu menjadikan cabai rawit hijau sebagai salah satu komoditas pangan dengan lonjakan harga terbesar pada akhir pekan ini.

Minyak Goreng dan Gula Tetap Terkendali

Di sisi lain, harga minyak goreng belum mengalami perubahan yang berarti. Minyak goreng curah tetap berada di Rp20.550 per liter.

Kemudian, minyak goreng kemasan bermerek I turun tipis 0,21 persen menjadi Rp24.200 per liter. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek II naik tipis 0,21 persen menjadi Rp23.450 per liter.

Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium tetap bertahan di Rp20.300 per kilogram. Sementara itu, gula pasir lokal masih berada pada level Rp19.100 per kilogram.

Daging Ayam dan Telur Mengalami Kenaikan

Kelompok protein hewani juga memperlihatkan perubahan harga. Daging sapi kualitas I naik tipis 0,03 persen menjadi Rp150.600 per kilogram.

Sebaliknya, daging sapi kualitas II turun 0,28 persen menjadi Rp141.550 per kilogram.

Baca Juga :  Moratorium Izin Ritel Modern Dipertimbangkan Pemda

Selain itu, daging ayam ras segar naik 3,92 persen sehingga mencapai Rp38.450 per kilogram.

Tidak hanya itu, telur ayam ras segar ikut naik 1,21 persen menjadi Rp29.300 per kilogram.

Kenaikan harga daging ayam dan telur menunjukkan permintaan terhadap kedua komoditas tersebut masih cukup tinggi.

Pergerakan Harga Masih Beragam

Secara keseluruhan, harga pangan nasional pada akhir pekan masih bergerak bervariasi. Cabai rawit hijau, daging ayam ras, dan telur ayam ras memimpin daftar komoditas yang mengalami kenaikan.

Sebaliknya, bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, serta daging sapi kualitas II melanjutkan tren penurunan. Adapun beras, gula, dan sebagian besar minyak goreng masih bertahan pada level yang relatif stabil.

FAQ

Mengapa harga cabai rawit hijau naik?

Data PIHPS menunjukkan cabai rawit hijau naik 5,26 persen menjadi Rp53.000 per kilogram. Data tersebut belum menjelaskan faktor penyebab kenaikan harga.

Apakah harga beras ikut naik?

Hampir seluruh jenis beras tetap stabil. Hanya beras kualitas bawah I yang naik tipis menjadi Rp14.750 per kilogram.

Komoditas apa yang mengalami kenaikan selain cabai?

Daging ayam ras segar naik menjadi Rp38.450 per kilogram, sedangkan telur ayam ras segar naik menjadi Rp29.300 per kilogram.

Komoditas apa yang mengalami penurunan harga?

Bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan daging sapi kualitas II sama-sama mencatat penurunan harga pada akhir pekan.(Tim)

Berita Terkait

Dari Stan AOE 2026, Yulian Efi Pacu Produk Solok Selatan Buru Pasar Nasional
SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler
Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri
Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan
Ojol Bisa Punya Motor Listrik Tanpa DP, Bunga Cicilan Ikut Dipangkas Prabowo
Sawit Tua Mulai Ditebang, Harapan Baru Petani Dharmasraya Tumbuh dari PSR Tahap III
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Dari Stan AOE 2026, Yulian Efi Pacu Produk Solok Selatan Buru Pasar Nasional

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:58 WIB

PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri

Berita Terbaru