JAKARTA – Harga emas perhiasan mengawali perdagangan pada hari ini, Kamis, 9 Juli 2026, dengan pergerakan yang berbeda di sejumlah penyedia. Raja Emas Indonesia memangkas harga hampir di seluruh kadar, sedangkan Hartadinata Abadi (HRTA) dan Laku Emas masih mempertahankan harga sebelumnya.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi masyarakat yang ingin membeli emas perhiasan. Selain itu, selisih harga di setiap penyedia juga memberi ruang bagi konsumen untuk membandingkan harga sebelum menentukan pilihan.
Sementara itu, pelaku pasar terus mengikuti perkembangan harga emas dunia, pergerakan nilai tukar rupiah, serta kebijakan bank sentral. Ketiga faktor tersebut masih menjadi penentu utama perubahan harga emas perhiasan di dalam negeri.
Raja Emas Indonesia Pangkas Harga Emas Perhiasan
Raja Emas Indonesia menurunkan harga emas perhiasan di seluruh kadar pada perdagangan Kamis (9/7/2026). Penurunan berkisar antara Rp11.000 hingga Rp25.000 per gram.
Berikut rincian harganya:
24 Karat: Rp2.110.000 per gram (turun Rp15.000)
23 Karat: Rp1.985.000 per gram (turun Rp25.000)
22 Karat: Rp1.850.000 per gram (turun Rp20.000)
21 Karat: Rp1.767.000 per gram (turun Rp19.000)
20 Karat: Rp1.682.000 per gram (turun Rp19.000)
19 Karat: Rp1.598.000 per gram (turun Rp19.000)
18 Karat: Rp1.515.000 per gram (turun Rp17.000)
17 Karat: Rp1.430.000 per gram (turun Rp16.000)
16 Karat: Rp1.345.000 per gram (turun Rp15.000)
15 Karat: Rp1.263.000 per gram (turun Rp14.000)
14 Karat: Rp1.178.000 per gram (turun Rp12.000)
13 Karat: Rp1.093.000 per gram (turun Rp12.000)
12 Karat: Rp1.011.000 per gram (turun Rp11.000)
Hartadinata Abadi dan Laku Emas Pertahankan Harga
Di sisi lain, Hartadinata Abadi (HRTA) dan Laku Emas belum mengubah harga emas perhiasan pada perdagangan pagi ini. Kedua perusahaan memilih menunggu arah pergerakan pasar sebelum mengambil langkah berikutnya.
Meski demikian, konsumen tetap perlu membandingkan harga di beberapa penyedia. Langkah tersebut membantu pembeli memperoleh harga yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Faktor yang Menggerakkan Harga Emas Perhiasan
Harga emas perhiasan bergerak mengikuti sejumlah faktor penting. Karena itu, perubahan harga dapat terjadi setiap hari.
Beberapa faktor yang paling berpengaruh meliputi:
Pergerakan harga emas dunia.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Permintaan industri perhiasan global.
Kebijakan bank sentral terkait cadangan emas.
Biaya produksi dan distribusi.
Selain itu, strategi bisnis setiap perusahaan juga ikut menentukan harga jual kepada konsumen.
Tips Membeli Emas Perhiasan
Sebelum membeli emas perhiasan, konsumen sebaiknya melakukan beberapa langkah berikut agar memperoleh harga yang lebih kompetitif.
Bandingkan harga di beberapa toko.
Pilih kadar emas sesuai kebutuhan dan anggaran.
Simpan nota pembelian sebagai bukti transaksi.
Pastikan toko memberikan jaminan keaslian produk.
Dengan cara tersebut, pembeli dapat bertransaksi lebih aman sekaligus memperoleh nilai yang lebih baik.
FAQ
Mengapa harga emas perhiasan berbeda di setiap toko?
Setiap perusahaan menerapkan strategi harga yang berbeda. Selain itu, biaya produksi, desain, distribusi, dan margin usaha juga memengaruhi harga jual.
Apakah harga emas perhiasan hari ini turun?
Ya. Raja Emas Indonesia menurunkan harga di seluruh kadar. Sementara itu, Hartadinata Abadi dan Laku Emas masih mempertahankan harga sebelumnya.
Kadar emas mana yang mengalami penurunan terbesar?
Emas perhiasan 23 karat mencatat penurunan paling besar, yakni Rp25.000 per gram.
Apa yang perlu diperhatikan sebelum membeli emas perhiasan?
Bandingkan harga, sesuaikan kadar emas dengan kebutuhan, simpan bukti pembelian, lalu pastikan produk memiliki jaminan keaslian.(Tim)









