SUNGAI PENUH – Kabar pencairan gaji ke-13 yang belum masuk ke rekening ribuan ASN Kota Sungai Penuh hingga Sabtu (20/6/2026) mulai menjadi perhatian pegawai. Sekitar 3.000 ASN masih menanti kepastian pembayaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut.
Kondisi itu semakin ramai diperbincangkan setelah muncul perbandingan dengan Kabupaten Kerinci. Pemerintah Kabupaten Kerinci disebut sudah mencairkan gaji ke-13 bagi ASN sekitar 10 Juni 2026. Perbedaan waktu tersebut membuat sejumlah pegawai mempertanyakan proses pencairan di Kota Sungai Penuh.
Sejumlah ASN berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh segera memberi penjelasan terkait penyebab keterlambatan. Mereka menilai informasi mengenai jadwal pencairan penting agar pegawai memiliki kepastian dalam mengatur kebutuhan keluarga, pendidikan, dan pengeluaran pertengahan tahun.
ASN Soroti Lambatnya Kepastian Pencairan
Beberapa ASN di lingkungan Pemkot Sungai Penuh menyampaikan kekecewaan karena hingga kini belum menerima gaji tambahan tahunan tersebut. Mereka berharap pemerintah daerah dapat mempercepat koordinasi dengan pihak terkait agar proses berjalan lebih cepat.
Salah seorang ASN mengatakan gaji ke-13 memiliki peran penting bagi pegawai, terutama saat memasuki pertengahan tahun. Menurutnya, pencairan lebih awal di wilayah tetangga membuat pertanyaan di kalangan ASN Sungai Penuh semakin kuat.
“Di Kerinci sudah cair sekitar 10 Juni, sementara kami di Sungai Penuh belum menerima sama sekali,” ujar seorang ASN yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menurut pegawai tersebut, perbedaan waktu pencairan bukan hanya soal dana yang masuk, tetapi juga menyangkut kejelasan informasi dari pemerintah daerah. ASN berharap Pemkot Sungai Penuh menyampaikan perkembangan terbaru secara terbuka.
Perbandingan Kinerja Mulai Muncul di Kalangan Pegawai
Belum cairnya gaji ke-13 membuat sebagian ASN mulai membandingkan langkah Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci. Perbincangan mengenai kecepatan pelayanan administrasi pun mulai muncul di lingkungan pegawai.
Nama Wali Kota Sungai Penuh Alfin ikut menjadi sorotan karena ASN ingin mengetahui langkah pemerintah dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Namun, beberapa pegawai menegaskan perbandingan yang muncul hanya berkaitan dengan proses pencairan gaji ke-13.
Mereka tidak mengaitkan kondisi tersebut dengan seluruh kinerja kepala daerah. Bagi ASN, hal utama yang mereka tunggu saat ini adalah kepastian kapan hak tersebut masuk ke rekening masing-masing.
Selain itu, ASN juga menyoroti peran Badan Keuangan Daerah Kota Sungai Penuh dalam proses administrasi pencairan. Mereka berharap instansi terkait segera memberikan informasi yang jelas mengenai tahapan yang masih berjalan.
Pegawai Tunggu Penjelasan Pemerintah
Hingga saat ini, sebagian ASN masih menunggu pemberitahuan resmi mengenai jadwal pencairan. Mereka berharap pemerintah tidak membiarkan pertanyaan berkembang tanpa jawaban.
Bagi sejumlah pegawai, gaji ke-13 biasanya membantu memenuhi berbagai kebutuhan keluarga. Dana tersebut sering digunakan untuk persiapan biaya pendidikan, kebutuhan rumah tangga, hingga pengeluaran lain pada pertengahan tahun.
Karena itu, ASN meminta Pemkot Sungai Penuh segera mempercepat proses dan memberikan keterangan kepada pegawai. Mereka berharap pencairan dapat terlaksana dalam waktu dekat.
FAQ
Mengapa ASN Sungai Penuh menunggu gaji ke-13?
ASN masih menunggu pencairan gaji ke-13 yang bersumber dari APBN dan hingga Sabtu (20/6/2026) belum masuk ke rekening pegawai.
Berapa jumlah ASN yang menunggu pencairan?
Sekitar 3.000 ASN Kota Sungai Penuh masih menanti pencairan gaji ke-13.
Mengapa Kerinci menjadi pembanding?
Karena ASN menyebut Kabupaten Kerinci sudah mencairkan gaji ke-13 sekitar 10 Juni 2026.
Apa harapan ASN kepada pemerintah daerah?
ASN berharap pemerintah segera memberikan kepastian jadwal pencairan dan penjelasan mengenai proses yang berjalan.(Tim)









