Harga Emas Antam Tak Bergerak di Rp2,711 Juta per Gram, Momentum Beli atau Tunggu?

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 08:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Harga emas Antam memulai perdagangan hari ini, Senin, 15 Juni 2026, dengan posisi stabil. PT Aneka Tambang (Antam) mempertahankan harga logam mulia di level Rp2.711.000 per gram pada awal pekan.

Kondisi tersebut menarik perhatian investor dan masyarakat yang rutin memantau pergerakan emas. Selain menjadi aset investasi, emas juga berfungsi sebagai instrumen penyimpan nilai dalam jangka panjang.

Di tengah berbagai dinamika ekonomi global, banyak investor memilih emas untuk menjaga nilai kekayaan mereka. Oleh karena itu, perkembangan harga emas Antam selalu menjadi salah satu informasi yang paling dicari setiap hari.

Harga Emas Antam Bertahan di Awal Pekan

Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia pada pukul 05.17 WIB, Antam menetapkan harga emas sebesar Rp2.711.000 per gram.

Selanjutnya, harga tersebut tetap sama dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya. Dengan demikian, pasar belum mencatat perubahan harga emas Antam pada awal pekan ini.

Stabilnya harga memberikan kesempatan bagi calon investor untuk meninjau kembali rencana pembelian. Sementara itu, sebagian investor memilih menunggu sinyal pergerakan harga berikutnya sebelum menambah kepemilikan emas.

Meski tidak bergerak naik maupun turun, emas tetap menjadi pilihan investasi favorit. Pasalnya, logam mulia ini mampu mempertahankan nilai dalam jangka panjang dan memiliki tingkat likuiditas yang tinggi.

Investor Perlu Memahami Aturan Pajak Pembelian

Selain memperhatikan harga, calon pembeli juga perlu memahami ketentuan pajak yang berlaku.

Pemerintah menetapkan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,9 persen untuk setiap pembelian emas batangan sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017.

Namun, pemerintah memberikan tarif yang lebih rendah bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Melalui PMK Nomor 38 Tahun 2023, pemerintah menetapkan tarif PPh 22 sebesar 0,25 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP.

Baca Juga :  Promo Shopee VIP Day Hari Ini 15 Juni 2026, Diskon hingga Rp1,5 Juta dan Gratis Ongkir Jadi Buruan

Selain itu, penjual juga menyertakan bukti pemotongan pajak pada setiap transaksi pembelian emas.

Karena itu, kepemilikan NPWP dapat membantu investor mengurangi beban pajak saat membeli emas batangan.

Ketentuan Pajak Buyback Emas Antam

Tidak hanya mengatur pembelian, pemerintah juga menetapkan aturan pajak untuk transaksi penjualan kembali atau buyback emas.

Antam mengenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen kepada pemilik NPWP yang melakukan buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta. Sebaliknya, Antam mengenakan tarif 3 persen kepada penjual yang belum memiliki NPWP.

Kemudian, Antam langsung memotong pajak tersebut dari total nilai transaksi buyback. Oleh sebab itu, investor perlu memperhitungkan potongan pajak sebelum menjual emas dalam jumlah besar.

Dengan perencanaan yang matang, investor dapat menghitung hasil bersih yang akan diterima setelah transaksi selesai.

Cara Membeli Emas Antam Secara Online

Kini masyarakat dapat membeli emas Antam secara online melalui situs resmi Logam Mulia. Proses pembeliannya cukup sederhana dan dapat dilakukan dari mana saja.

Berikut langkah-langkahnya:

Buka situs resmi Logam Mulia.

Klik menu “Masuk/Daftar”.

Buat akun jika belum memiliki akun.

Masuk ke akun yang sudah terdaftar.

Pilih produk emas yang ingin dibeli.

Tentukan lokasi butik untuk pengambilan atau pilih layanan pengiriman.

Masukkan produk ke keranjang belanja.

Lanjutkan ke tahap pembayaran.

Bayar transaksi melalui nomor virtual account yang tersedia.

Tunggu konfirmasi pembayaran dari sistem.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan 8 Juli 2026 Melonjak, Selisih Antargerai Tembus Ratusan Ribu, Cek Daftar Lengkapny

Setelah sistem mengonfirmasi pembayaran, pembeli dapat mengambil emas di butik pilihan atau menunggu proses pengiriman sesuai metode yang dipilih.

Mengapa Emas Masih Menjadi Pilihan Investasi?

Hingga saat ini, emas masih menarik minat banyak investor. Selain menawarkan nilai yang relatif stabil, emas juga mudah diperjualbelikan ketika pemilik membutuhkan dana cepat.

Di sisi lain, investor tidak perlu menghadapi fluktuasi setinggi beberapa instrumen investasi lainnya. Karena alasan tersebut, banyak masyarakat menjadikan emas sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.

Dengan harga yang masih bertahan pada level Rp2.711.000 per gram, investor memiliki waktu untuk mempertimbangkan langkah investasi berikutnya tanpa tekanan lonjakan harga mendadak.

FAQ

Berapa harga emas Antam hari ini?

Harga emas Antam pada Senin, 15 Juni 2026, berada di level Rp2.711.000 per gram.

Apakah harga emas Antam naik hari ini?

Tidak. Antam mempertahankan harga emas pada level yang sama seperti perdagangan sebelumnya.

Berapa pajak pembelian emas Antam?

Pemerintah mengenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen. Namun, pemilik NPWP hanya membayar tarif 0,25 persen.

Apakah buyback emas dikenai pajak?

Ya. Antam mengenakan pajak buyback sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP untuk transaksi di atas Rp10 juta.

Bagaimana cara membeli emas Antam secara online?

Pembeli dapat mendaftar akun di situs Logam Mulia, memilih produk, menyelesaikan pembayaran, lalu mengambil atau menerima kiriman emas.

Mengapa banyak investor memilih emas?

Investor memilih emas karena nilainya cenderung stabil, mudah diperjualbelikan, dan mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.(Tim)

Berita Terkait

Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru
Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal
Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026
Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya
Investasi RI Tembus Rp511,8 Triliun dalam 3 Bulan, 742 Ribu Lapangan Kerja Baru Tercipta
Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru

Senin, 28 September 2026 - 15:39 WIB

Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal

Selasa, 8 September 2026 - 08:00 WIB

Ekspor Kopi Robusta Bengkulu ke Italia Tembus 19,2 Ton, Pasar Eropa Mulai Terbuka

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Transformasi Telkom Berbuah Manis, Arus Kas Rp34,9 Triliun dan Laba Terus Menanjak pada Semester I 2026

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Dari MoU hingga Bantuan Pupuk, Azhar Hamzah Dorong Kemajuan Petani

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:35 WIB