Harga Emas Antam 27 April 2026 Tembus Rp2,75 Miliar per Kg, Ini Rinciannya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 10:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Harga emas batangan produksi PT ANTAM Tbk – Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia kembali bergerak pada perdagangan Senin, 27 April 2026. Antam memperbarui harga emas setiap hari pada pukul 08.30 WIB melalui laman resmi logammulia.com.

Pergerakan harga menunjukkan minat investasi emas masih tinggi di tengah dinamika ekonomi global. Investor ritel hingga korporasi terus memantau perubahan harga untuk menentukan strategi pembelian.

Harga Emas Batangan Naik di Semua Pecahan

Antam mencatat harga emas batangan 1 gram berada di level Rp2.809.000 untuk harga dasar. Setelah pajak PPh 0,25 persen, harga naik menjadi Rp2.816.023.

Untuk pecahan kecil, emas 0,5 gram dipatok Rp1.454.500 dan naik menjadi Rp1.458.136 setelah pajak. Sementara itu, pecahan 5 gram dijual Rp13.820.000 dengan harga akhir Rp13.854.550.

Pada pecahan menengah, emas 10 gram mencapai Rp27.585.000 atau Rp27.653.963 setelah pajak. Pecahan 25 gram menembus Rp68.837.000 dan naik menjadi Rp69.009.093.

Investor besar juga mencermati pecahan 100 gram yang berada di level Rp275.112.000 atau Rp275.799.780 setelah pajak. Sementara pecahan 1.000 gram atau 1 kilogram mencapai Rp2.749.600.000 dan naik menjadi Rp2.756.474.000.

Baca Juga :  Harga Emas Naik Tipis, Buyback Melonjak

Emas Edisi Khusus Masih Jadi Incaran Kolektor

Selain emas batangan reguler, Antam juga menawarkan edisi khusus seperti Gift Series, Emas Imlek, dan Batik Seri III.

Emas Gift Series 1 gram tercatat Rp2.959.000 sebelum pajak. Emas edisi Idul Fitri 5 gram mencapai Rp14.793.000, sedangkan seri Imlek 88 gram menembus Rp253.889.600.

Pada seri Batik Seri III, emas 10 gram dijual Rp28.590.000 dan 20 gram mencapai Rp56.380.000. Produk edisi khusus ini banyak menyasar kolektor dan pembeli hadiah karena desainnya yang tematik.

Harga Perak Ikut Menguat

Selain emas, Antam juga merilis harga perak murni. Perak 250 gram dipatok Rp12.487.500 sebelum pajak PPN 11 persen, dan naik menjadi Rp13.861.125 setelah pajak.

Perak 500 gram berada di level Rp24.175.000 atau Rp26.834.250 setelah pajak. Sementara Perak Heritage 31,1 gram dijual Rp2.051.487 dan naik menjadi Rp2.277.151.

Baca Juga :  Manufaktur RI Masih Ekspansif, Ekonom Minta Pemerintah Perkuat Fondasi Industri

Antam Dorong Pembelian Digital dan Brankas

PT ANTAM Tbk mendorong pembelian emas melalui layanan digital dan fasilitas brankas. Konsumen dapat membeli emas secara online lalu mengambilnya di butik resmi, termasuk Butik Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta.

Antam juga menyediakan layanan pengiriman langsung ke alamat pembeli untuk meningkatkan kenyamanan transaksi.

Teknologi CertiEye Jamin Keaslian Produk

Antam memperkuat keamanan produk dengan teknologi CertiEye. Sistem ini menyatukan sertifikat ke dalam kemasan emas, khusus untuk pecahan 0,5 gram hingga 100 gram. Teknologi ini membantu konsumen memverifikasi keaslian emas secara digital.

Simulasi Pembelian Bantu Investor Pemula

Antam menyediakan fitur simulasi pembelian emas untuk membantu calon investor menghitung kemampuan pembelian sesuai anggaran. Fitur ini mempermudah masyarakat yang baru mulai berinvestasi emas.

Dengan harga yang terus bergerak, emas Antam tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat Indonesia karena dianggap stabil dan tahan inflasi.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Petani Dharmasraya Bidik Pasar MBG, Bupati Annisa Salurkan 12,3 Ton Benih Jagung
Bukan Sekadar Pendidikan Agama, Mahyeldi Ingin Pesantren Gerakkan Ekonomi Sumatera Barat
Produksi CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton, Wagub Mian Bidik DBH Sawit untuk Jalan Rakyat
Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat
Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP
Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya
Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Petani Dharmasraya Bidik Pasar MBG, Bupati Annisa Salurkan 12,3 Ton Benih Jagung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Bukan Sekadar Pendidikan Agama, Mahyeldi Ingin Pesantren Gerakkan Ekonomi Sumatera Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Produksi CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton, Wagub Mian Bidik DBH Sawit untuk Jalan Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Dari MoU hingga Bantuan Pupuk, Azhar Hamzah Dorong Kemajuan Petani

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:35 WIB