JAKARTA – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencatat lonjakan kinerja keuangan yang sangat agresif sepanjang tahun 2025. Perusahaan ini membukukan pertumbuhan signifikan di hampir seluruh lini, mulai dari pendapatan, laba, hingga neraca keuangan.
Pendapatan Tumbuh 145 Persen
WIFI mencatat pendapatan usaha sebesar Rp1,65 triliun pada 2025. Angka ini melonjak 145,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp671 miliar.
Kenaikan pendapatan ini menunjukkan ekspansi bisnis yang berjalan cepat serta peningkatan kontribusi dari layanan utama perusahaan.
Laba Bruto dan Laba Usaha Ikut Melejit
Seiring kenaikan pendapatan, WIFI juga mencatat laba bruto Rp1,12 triliun. Angka ini naik 170,5 persen dari Rp414 miliar pada 2024.
Perusahaan kemudian mengantongi laba usaha Rp955 miliar, atau naik 177,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp344 miliar.
Kinerja operasional yang efisien ikut mendorong lonjakan tersebut.
Laba Sebelum Pajak dan Laba Bersih Naik Signifikan
WIFI mencatat laba sebelum pajak Rp704 miliar, naik 158,8 persen dari Rp272 miliar pada 2024.
Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham mencapai Rp408 miliar. Perusahaan mencatat kenaikan 77,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp230 miliar.
Aset Tembus Rp15 Triliun
Dari sisi neraca, WIFI mencatat total aset Rp15 triliun pada 2025. Nilai ini melonjak 417,2 persen dari Rp2,90 triliun pada tahun sebelumnya.
Perusahaan membagi aset menjadi dua bagian. Aset lancar mencapai Rp8,68 triliun, sedangkan aset tidak lancar berada di level Rp6,48 triliun.
Lonjakan aset ini mencerminkan ekspansi bisnis dan peningkatan skala operasional yang cukup agresif.
Liabilitas Naik Seiring Ekspansi
WIFI juga mencatat kenaikan liabilitas yang cukup tajam. Liabilitas jangka pendek mencapai Rp3,98 triliun, naik 582,7 persen dari Rp583 miliar.
Liabilitas jangka panjang berada di level Rp2,67 triliun, naik 97,8 persen dari tahun sebelumnya.
Secara total, liabilitas perusahaan mencapai Rp6,65 triliun atau naik 244,6 persen dibandingkan 2024.
Ekuitas Melonjak Hampir 8 Kali Lipat
Ekuitas WIFI ikut melonjak menjadi Rp8,51 triliun pada 2025. Angka ini tumbuh 778,2 persen dari Rp969 miliar pada tahun sebelumnya.
Kenaikan ekuitas menunjukkan penguatan struktur permodalan perusahaan di tengah ekspansi besar-besaran.
Laba per Saham Naik Tipis
WIFI mencatat laba per saham sebesar Rp111,19. Angka ini naik 11,8 persen dari Rp99,44 pada 2024.
Kesimpulan Kinerja
WIFI menutup 2025 dengan pertumbuhan agresif di hampir semua indikator keuangan. Perusahaan mendorong ekspansi aset dan pendapatan secara signifikan, meski diikuti peningkatan liabilitas yang besar.
Dengan tren ini, pasar akan mencermati keberlanjutan pertumbuhan WIFI pada periode berikutnya serta kemampuan perusahaan menjaga keseimbangan antara ekspansi dan profitabilitas.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









