Kemensos-Kemenkop Buka 1,4 Juta Lapangan Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) memperkuat program pemberdayaan penerima bantuan sosial (bansos). Keduanya sepakat membuka akses kerja bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kesepakatan ini muncul dalam pertemuan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Jakarta, Senin (13/4/2026). Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono serta Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah ikut mendampingi pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Eks Karyawan Sulap Lahan Tandus, Yulianto Kantongi Omzet Ratusan Juta dari Kelengkeng

Kemensos mendorong KPM agar lebih mandiri melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. Program ini mengarahkan penerima bansos untuk bekerja, meningkatkan keterampilan, dan menambah penghasilan lewat koperasi.

Kemensos dan Kemenkop juga memberi kesempatan kepada KPM untuk bergabung sebagai anggota koperasi. Dengan status itu, mereka bisa memperoleh sisa hasil usaha (SHU) sebagai tambahan pendapatan.

Baca Juga :  Prabowo Alihkan Anggaran dari Kantor Baru ke Proyek Cipta Kerja

Pemerintah menargetkan setiap koperasi mampu menyerap sekitar 15 penerima manfaat. Jika target ini tercapai, program tersebut berpotensi membuka hampir 1,4 juta lapangan kerja di sekitar 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Melalui langkah ini, pemerintah ingin mengubah pola bantuan sosial dari sekadar konsumsi menjadi pemberdayaan yang berkelanjutan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Harga Sawit Turun di Merangin, Pengepul Keluhkan Keuntungan Menyusut
Pemprov Bengkulu Gandeng TNI, Dorong Ekonomi Daerah Lewat Gotong Royong dan Karya Bhakti
Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun
PMI Manufaktur RI Diperkirakan Masih Tertekan, Ekonom Soroti Dua Tekanan Utama
Harga TBS Provinsi Melebar, Sumbar Teratas, Jambi Papan Tengah, Banten Terendah
Transformasi Telkom Berbuah, Pendapatan Tembus Rp37,2 Triliun
Harga Telur Tak Kunjung Naik, BGN Ultimatum SPPG Belanja Langsung ke Peternak
Tarif Listrik Juni 2026 Tetap, Ini Rincian Biaya per kWh Terbaru
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:00 WIB

Harga Sawit Turun di Merangin, Pengepul Keluhkan Keuntungan Menyusut

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:00 WIB

Pemprov Bengkulu Gandeng TNI, Dorong Ekonomi Daerah Lewat Gotong Royong dan Karya Bhakti

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:00 WIB

Prajogo Pangestu Rebut Tahta Terkaya RI Juni 2026, Ini Daftar 10 Konglomerat dengan Harta Ratusan Triliun

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:00 WIB

PMI Manufaktur RI Diperkirakan Masih Tertekan, Ekonom Soroti Dua Tekanan Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:00 WIB

Harga TBS Provinsi Melebar, Sumbar Teratas, Jambi Papan Tengah, Banten Terendah

Berita Terbaru