JAKARTA – Motor listrik Alva N3 hadir sebagai pilihan terjangkau. Motor ini membawa fitur lengkap. Biaya operasionalnya sangat hemat untuk penggunaan harian di kota.
Alva N3 tampil dengan desain futuristis. Garis bodinya terlihat tegas. Lekukannya tampak tajam. Tampilannya memberi kesan modern dan berbeda.
Posisi duduk terasa nyaman. Pengendara bisa langsung beradaptasi. Ergonominya menyerupai motor bensin. Namun, desain bodi menyisakan kelemahan. Air hujan mudah menciprat ke jok belakang. Kondisi ini membuat pembonceng kurang nyaman.
Bagasi tergolong kecil. Baterai memakan ruang penyimpanan. Helm tidak bisa masuk. Namun, motor ini menyediakan kompartemen depan dan gantungan barang.
Motor ini menawarkan satu atau dua baterai. Setiap baterai memiliki kapasitas 1,8 kWh. Pabrikan mengklaim jarak tempuh 140 km untuk dua baterai. Penggunaan nyata menunjukkan jarak 110–120 km.
Fitur Boost Charge membantu pengisian cepat. Pengguna bisa mengisi baterai dari 10 persen ke 50 persen dalam waktu kurang dari 30 menit. Motor ini juga terhubung dengan aplikasi My ALVA. Pengguna bisa memantau kondisi motor secara langsung.
Motor ini menyediakan fitur keyless dan alarm. Sistem pengereman menggunakan CBS. Namun, layar LCD terlihat kurang jelas di bawah sinar matahari. Motor ini juga tidak memiliki fitur regenerative braking.
Dari sisi performa, Alva N3 menawarkan karakter halus dan senyap. Motor ini terasa lincah saat melewati kemacetan. Radius putarnya cukup sempit.
Motor ini memiliki tiga mode berkendara, yaitu Eco, Urban, dan Sport. Mode Urban cocok untuk penggunaan harian. Mode Sport memberi tenaga maksimal hingga sekitar 70 km/jam.
Namun, tenaga terasa standar saat melewati tanjakan. Bobot motor terasa cukup berat saat pengendara mendorongnya dalam kondisi mati.
Motor ini menawarkan biaya operasional yang sangat hemat. Perjalanan hampir 100 km hanya membutuhkan Rp 5.000–Rp 6.000. Biaya ini jauh lebih murah dibanding motor bensin.
Motor ini juga menawarkan biaya servis yang ringan. Program servis berkala gratis berlangsung hampir dua tahun. Servis umum hanya sekitar Rp 105.000. Pajak tahunan juga sangat rendah. PKB bernilai nol rupiah. Pengguna hanya perlu membayar SWDKLLJ sekitar Rp 35.000.
Kesimpulan:
Alva N3 cocok untuk mobilitas harian di kota. Motor ini menawarkan desain unik. Motor ini juga membawa fitur yang cukup lengkap. Biaya penggunaannya sangat hemat.
Namun, motor ini memiliki beberapa kekurangan. Bagasi terasa kecil. Performa terasa standar. Layar kurang jelas saat terkena sinar matahari.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









