JAKARTA – Honda meluncurkan mobil listrik terbaru, Honda e:N2, di ajang Bangkok International Motor Show (BIMS) ke-47. Honda membanderol SUV listrik ini sekitar 1.429.000 baht atau setara Rp 740 jutaan.
Model ini memperkuat lini kendaraan listrik Honda di Asia. Honda memperkenalkan mobil ini di Thailand, dan Honda memproduksinya di India sehingga berstatus impor.
SUV listrik ini memiliki panjang 4.788 mm, lebar 1.838 mm, dan tinggi 1.570 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.733 mm. Honda merancang mobil ini dengan proporsi modern untuk mendukung kenyamanan dan ruang kabin.
Honda membekali e:N2 dengan motor listrik berdaya 150 kW atau setara 204 dk dan torsi 310 Nm. Sistem penggerak roda depan (FWD) menyalurkan tenaga tersebut ke roda.
Mobil ini menggunakan baterai lithium-ion ternary berkapasitas 68,8 kWh. Sistem pengisian mendukung AC hingga 7 kW dan fast charging DC hingga 78 kW.
Pengisian daya dari 5 persen hingga penuh melalui AC membutuhkan waktu sekitar 9 jam 30 menit. Sementara itu, pengisian cepat DC dari 30 persen ke 80 persen memakan waktu sekitar 40 menit.
Honda melengkapi e:N2 dengan berbagai fitur modern. Mobil ini memiliki empat mode berkendara, yaitu snow, normal, dan sport, yang pengemudi dapat sesuaikan dengan kondisi jalan.
Honda memberikan garansi baterai hingga 8 tahun atau 160.000 km. Konsumen juga memperoleh fasilitas charger rumah lengkap dengan instalasi serta kabel pengisian portabel.
Honda membuka pemesanan e:N2 melalui jaringan diler resmi di Thailand. Honda menjadwalkan pengiriman unit mulai 30 April 2026. Sebagai promo, Honda memberikan Motocompacto kepada 100 pemesan pertama. Skuter listrik itu bernilai sekitar Rp 34 jutaan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









