PADANG – Wali Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Fadly Amran, menekankan pentingnya memperkuat sinergi Tungku Tigo Sajarangan untuk mendorong kemajuan Kota Padang.
Fadly menyampaikan hal itu saat membuka puasa bersama Forkopimda Padang, pengurus LKAAM, KAN se-Kota Padang, PSM, kader Posyandu, serta Ikatan Keluarga dan Paguyuban di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (17/3).
Menurut Fadly, Tungku Tigo Sajarangan—yang terdiri dari Niniak Mamak (tokoh adat), Alim Ulama (tokoh agama), dan Cadiak Pandai (kaum intelektual)—menjaga keseimbangan sosial sekaligus mendorong pembangunan daerah.
“Ketiga unsur ini bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kemajuan berkelanjutan dan menjaga nilai budaya Minangkabau,” ujar Fadly.
Wali kota menegaskan pemerintah, lembaga adat, tokoh agama, dan masyarakat harus terus memperkuat sinergi agar Kota Padang maju dan berdaya saing.
Fadly menambahkan Pemkot Padang menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Nagari dalam Kota. Regulasi ini memperkuat peran lembaga adat, tokoh intelektual, dan organisasi masyarakat dalam pemerintahan daerah.
“Hadirnya Perda Nagari Dalam Kota bagian dari Program Unggulan Sinergi Nagari. Insya Allah, dalam waktu dekat DPRD akan membahas dan mengesahkannya,” pungkas Fadly, yang juga bergelar Datuak Paduko Malano.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









