JAKARTA – Vivo V40 Lite resmi meluncur di Indonesia dan langsung meramaikan segmen menengah di kisaran Rp3 jutaan.
Vivo menyasar pengguna yang mengutamakan desain elegan, kamera berbasis AI, dan pengisian daya cepat. Di kelas ini, merek seperti Poco, Redmi, Samsung, dan iQOO lebih dulu mengisi pasar.
Desain Premium dan Tahan Percikan
Vivo menghadirkan desain yang menonjol. Varian Titanium Silver membawa tekstur Diamond Starlight dan memberi kesan mewah. Permukaan belakang juga tidak mudah meninggalkan sidik jari.
Ponsel ini mengantongi sertifikasi IP64 sehingga mampu menahan debu dan percikan air. Vivo juga menyematkan fitur Wet-Hand Touch agar layar tetap responsif saat jari basah.
Layar AMOLED 120Hz
Vivo memasang layar AMOLED 6,67 inci dengan resolusi Full HD+. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz sehingga navigasi terasa lebih mulus.
Layar mencapai tingkat kecerahan hingga 1800 nits. Pengguna tetap bisa melihat layar dengan jelas saat berada di luar ruangan.
Dua Varian Performa
Vivo menyediakan dua varian, yaitu 4G dan 5G, dengan perbedaan pada chipset dan kamera tambahan.
Varian 4G memakai Snapdragon 685 dan kamera bokeh 2 MP. Varian 5G menggunakan Snapdragon 4 Gen 2 dan kamera ultra wide 8 MP.
Kedua chipset mampu menjalankan aktivitas harian seperti media sosial, streaming, dan komunikasi. Namun, chipset ini belum mampu menangani game berat secara optimal.
Kamera AI Jadi Andalan
Vivo membekali kamera utama 50 MP dan kamera depan 32 MP. Varian 5G membawa tambahan kamera ultra wide.
Vivo menyematkan fitur AI Aura Light Portrait untuk membantu pencahayaan wajah agar lebih merata. Fitur AI Erase memungkinkan pengguna menghapus objek di latar. AI Photo Enhance meningkatkan kualitas gambar agar terlihat lebih tajam.
Baterai 5000 mAh dan Fast Charging
Vivo menyematkan baterai 5000 mAh dan mendukung 80W FlashCharge. Pengguna bisa mengisi daya hingga 45 persen dalam sekitar 15 menit.
Vivo mengklaim baterai tetap sehat di atas 80 persen hingga empat tahun pemakaian.
Fitur Tambahan dan Kekurangan
Vivo menghadirkan dual stereo speaker dan Audio Booster yang mampu meningkatkan volume hingga 300 persen.
Namun, perangkat ini masih memiliki kekurangan. Vivo belum menyematkan OIS pada kamera utama. Ponsel ini juga hanya mendukung perekaman video 1080p 30fps.
Persaingan Kelas Rp3 Jutaan
Persaingan di kelas ini semakin ketat. Poco X7 5G menawarkan performa tinggi. Samsung menghadirkan dukungan pembaruan sistem yang panjang. Redmi menarik perhatian lewat kamera resolusi besar.
Sementara itu, iQOO mengandalkan baterai besar dan performa gaming.
Vivo V40 Lite mengandalkan desain, kamera AI, dan pengisian cepat untuk menarik perhatian pengguna di segmen menengah.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









