Rp 1,3 Miliar Milik Dewan Batang Raib

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Layanan perbankan digital kembali menimbulkan kekhawatiran. Wakil Ketua DPRD di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Junaenah, melaporkan kehilangan dana hampir Rp 1,3 miliar dari rekening pribadinya di Bank Rakyat Indonesia.

Dana itu hilang dalam beberapa jam. Saldo rekening hanya tersisa sekitar Rp 100 ribu. Kasus pada 20 Januari 2024 ini kembali menarik perhatian publik setelah keterangannya muncul di Tribun Jateng pada Senin (16/2/2026).

Kasus Perbankan Digital Kembali Jadi Sorotan

Kasus ini menyita perhatian publik. Nilai kerugian sangat besar. Selain itu, rangkaian kejadian sebelum dana hilang memunculkan banyak pertanyaan.

Awal Mula Dugaan Serangan Digital

Sebelumnya, Junaenah membuka file undangan berbentuk APK. Setelah itu, ponselnya langsung mengalami gangguan.

Keesokan harinya, ponsel tidak bisa berfungsi. Kemudian, ia memblokir layanan digital banking. Ia juga menghapus seluruh aplikasi perbankan. Saat itu, ia merasa cukup aman.

Kebutuhan Transaksi Usaha Memaksa Aktivasi Ulang

Namun demikian, ia tetap membutuhkan mobile banking untuk usaha. Ia rutin melakukan transaksi besar. Ia juga harus membayar mitra usaha, termasuk ke Bulog.

Baca Juga :  Beasiswa Patriot Undip 2026 Resmi Dibuka

Karena itu, ia datang ke kantor bank untuk aktivasi ulang BRImo. Petugas layanan pelanggan membantu proses registrasi menggunakan ponselnya.

Permintaan Ganti Data Lama Tidak Terpenuhi Sepenuhnya

Di sisi lain, ia meminta bank tidak memakai email dan nomor lama. Akan tetapi, petugas menyebut penggunaan data lama hanya bersifat sementara.

Tanpa ia ketahui, sistem juga menghubungkan akun tersebut dengan layanan internet banking korporasi. Layanan itu memiliki limit transaksi harian sangat besar.

Notifikasi Akses Muncul dari Perangkat Lain

Tidak lama kemudian, sistem mengirim notifikasi akses dari perangkat lain. Padahal, ponselnya berada di rumah.

Saat mencoba login kembali, ia tidak bisa masuk ke akun. Kondisi itu membuatnya menduga pihak lain mengambil alih akses rekeningnya.

Dana Rekening Hilang dalam Waktu Singkat

Selanjutnya, ia mencetak rekening koran di bank. Dari saldo sekitar Rp 1,3 miliar, rekening hanya menyisakan Rp 100 ribu.

Baca Juga :  Saham BBRI Turun 2,13 Persen

Catatan transaksi menunjukkan perpindahan dana ke beberapa rekening lain. Proses transfer berlangsung dalam waktu singkat. Sebagian dana tersebut berasal dari titipan petani gabah.

Harapan Nasabah terhadap Penanganan Bank

Sebagai nasabah prioritas, ia berharap bank memberi penanganan cepat. Ia juga berharap bank bersikap transparan.

Namun, ia mengaku sulit bertemu pimpinan cabang. Sementara itu, pihak cabang menyebut kantor pusat memegang kewenangan penanganan kasus tersebut. Hingga kini, bank belum memberi penjelasan rinci.

Peringatan Keras Soal Keamanan Digital

Di tengah perkembangan teknologi, kasus ini menjadi peringatan penting. Risiko kebocoran data masih ada. Akses ilegal juga masih mungkin terjadi.

Transaksi digital memang memudahkan aktivitas ekonomi. Meski begitu, celah keamanan tetap berpotensi menimbulkan kerugian besar.

Menunggu Kejelasan Nasib Dana

Saat ini, Junaenah masih menunggu kepastian mengenai dananya. Pada akhirnya, kasus ini memunculkan pertanyaan besar. Publik mempertanyakan perlindungan dana nasabah dan tanggung jawab bank di era digital.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Brimob Jatim Gelar Wisata Edukasi ke Siswa TK
Cara Hemat BBM yang Mudah Diterapkan, Ini Tips Berkendara Lebih Irit
Brimob Turun Tangan, Bantu Percepat Pembangunan Jembatan Presisi di Bekasi
OJK Cabut Izin, BPR Koperindo Jaya Jakarta Resmi Tutup
Tren MTB Melejit, United Bike Dorong Gaya Hidup Sehat
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Bengkulu, Tinjau Kesiapan Batalyon TNI di Seluma
Korbrimob Polri Ikuti Rakerwas Itwasum 2026, Perkuat Pengawasan dan Integritas
Danpas Pelopor Buka Lomba Jalan Sehat Korbrimob
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:00 WIB

Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Brimob Jatim Gelar Wisata Edukasi ke Siswa TK

Senin, 6 April 2026 - 14:00 WIB

Cara Hemat BBM yang Mudah Diterapkan, Ini Tips Berkendara Lebih Irit

Senin, 6 April 2026 - 09:00 WIB

Brimob Turun Tangan, Bantu Percepat Pembangunan Jembatan Presisi di Bekasi

Senin, 6 April 2026 - 05:00 WIB

OJK Cabut Izin, BPR Koperindo Jaya Jakarta Resmi Tutup

Senin, 6 April 2026 - 04:00 WIB

Tren MTB Melejit, United Bike Dorong Gaya Hidup Sehat

Berita Terbaru