JAKARTA – Redmi bersiap meluncurkan smartphone performa tinggi terbaru mereka, Redmi K90 Max, di China dalam waktu dekat. Perangkat ini menjadi model paling bertenaga di lini K-series. Redmi menargetkan performa gaming yang stabil dalam jangka panjang.
Redmi tidak mengikuti rumor sebelumnya yang menyebut varian “Ultra”. Perusahaan justru menempatkan K90 Max sebagai andalan utama. Strategi ini menekankan performa stabil, bukan sekadar kecepatan sesaat.
Redmi menghadirkan sistem pendingin aktif yang tertanam langsung di dalam perangkat. Perusahaan menyematkan kipas berukuran 18,1 mm. Kipas ini menghasilkan aliran udara 1,3 kali lebih besar dibanding desain konvensional.
Redmi memadukan teknologi tersebut dengan struktur intake vertikal dan jalur aliran udara khusus. Perusahaan mengklaim sistem ini meningkatkan efisiensi pendinginan hingga 40 persen. Hasilnya, performa tetap stabil saat pengguna bermain game dalam waktu lama. Perangkat juga mencegah throttling saat suhu meningkat.
Di sektor dapur pacu, Redmi mengandalkan chipset flagship generasi terbaru, yakni MediaTek Dimensity 9500. Perangkat ini juga membawa arsitektur dual-chip. Kombinasi ini meningkatkan efisiensi dan responsivitas saat bermain game.
Redmi juga mengoptimalkan berbagai aspek untuk gamer. Perusahaan meningkatkan respons sentuhan agar lebih presisi. Redmi memperkuat stabilitas jaringan dan meningkatkan kualitas audio. Semua ini bertujuan menghadirkan pengalaman bermain yang lebih imersif.
Untuk tampilan visual, Redmi membekali smartphone ini dengan layar ber-refresh rate 165Hz. Layar ini menghadirkan animasi yang lebih mulus. Layar tersebut juga merespons input dengan lebih cepat. Fitur ini menjadi standar baru di kelas gaming flagship.
Redmi menyiapkan varian dasar K90 Max dengan RAM 8GB dan penyimpanan 256GB. Perusahaan menempatkan perangkat ini di antara K90 dan K90 Pro Max dalam lini produk Redmi.
Selain itu, Redmi masih menyiapkan varian lain, yakni K90 Ultra. Perusahaan kemungkinan akan meluncurkan varian tersebut sebagai pelengkap lini K-series.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









