BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu mematangkan persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2026. Pemprov juga memperkuat peran media dalam pengawasan publik.
Rapat Tim Percepatan Akses Daerah (TPAD) membahas hal ini. Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, memimpin rapat tersebut di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (6/4).
Rapat membahas jadwal keberangkatan jemaah haji Bengkulu pada 24 April 2026. Pemprov memproses lelang transportasi udara dari embarkasi antara menuju embarkasi penuh sesuai aturan yang berlaku.
Khairil menyebut Pemprov menghadapi tantangan efisiensi anggaran dan kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur) akibat dinamika global. Kondisi ini menaikkan biaya transportasi.
“Kami memastikan jemaah tetap berangkat sesuai jadwal. Kami juga memastikan pelayanan tetap optimal tanpa melanggar aturan,” ujar Khairil.
Pemprov bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta organisasi perangkat daerah (OPD) terus mencari solusi. Mereka juga menyiapkan kebutuhan anggaran tambahan.
Pemprov juga menyoroti peran media dalam proses ini. Pemprov berharap media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol terhadap program strategis.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menegaskan komitmen untuk memperkuat keterbukaan informasi publik.
Pemprov berharap sinergi dengan media dapat mendorong transparansi dan mendukung keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora








