NSA dan OJK Ingatkan Pengguna HP, Kebiasaan Ini Bisa Membuka Jalan Pembobol Rekening

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pengguna HP perlu meningkatkan kewaspadaan saat menjalankan aktivitas digital. Kebiasaan kecil saat memakai ponsel dapat memberi peluang bagi pelaku kejahatan siber untuk mencuri data pribadi hingga mengakses rekening mobile banking.

Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat atau National Security Agency (NSA) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin menjaga keamanan perangkat digital.

Saat ini, pelaku kejahatan siber tidak hanya memburu perusahaan besar. Mereka juga menyasar pengguna HP melalui berbagai modus, seperti pencurian data, malware, phishing, dan pengambilalihan akun.

Karena itu, NSA membagikan sejumlah langkah keamanan yang bisa diterapkan pengguna Android dan iPhone untuk mengurangi risiko serangan digital.

Kebiasaan HP yang Bisa Membuka Celah Pembobolan Rekening

Gunakan PIN Kuat dan Aktifkan Fitur Keamanan

PIN menjadi perlindungan awal pada setiap perangkat.

NSA menyarankan pengguna membuat PIN yang sulit ditebak. Selain itu, pengguna juga perlu mengaktifkan fitur penghapusan data otomatis setelah beberapa kali percobaan PIN gagal.

Langkah tersebut membantu menjaga informasi pribadi ketika HP hilang atau berpindah tangan.

Matikan Bluetooth Setelah Selesai Digunakan

Bluetooth yang terus menyala dapat membuka peluang koneksi dari perangkat asing.

Oleh sebab itu, pengguna sebaiknya mematikan Bluetooth setelah selesai memakai fitur tersebut.

Kebiasaan sederhana ini dapat mengurangi risiko akses tidak dikenal melalui jaringan nirkabel.

Jangan Gunakan WiFi Publik untuk Transaksi

Pengguna perlu berhati-hati saat memakai WiFi publik.

Jaringan umum sering menjadi target pihak yang ingin mengintai aktivitas digital, terutama ketika pengguna membuka mobile banking atau layanan keuangan.

Karena itu, gunakan jaringan terpercaya saat memasukkan password atau melakukan transaksi.

Baca Juga :  2026 Jadi Titik Balik Teknologi Dunia, Bukan AI yang Paling Mengejutkan

Selain itu, hapus jaringan WiFi lama yang sudah tidak digunakan.

Batasi Aplikasi di Dalam HP

Terlalu banyak aplikasi dapat meningkatkan risiko keamanan perangkat.

Pengguna sebaiknya memasang aplikasi yang benar-benar diperlukan dan mengunduhnya melalui toko resmi seperti Google Play Store atau App Store.

Sementara itu, aplikasi dari sumber tidak dikenal bisa membawa program berbahaya yang mencuri data.

Segera Perbarui Sistem Operasi

Sebagian pengguna masih menunda pembaruan sistem karena alasan waktu atau kuota.

Padahal, pembaruan membawa perbaikan keamanan yang membantu menutup celah serangan.

Karena itu, segera lakukan update ketika perangkat menyediakan versi terbaru.

Waspadai Pesan dan Tautan Mencurigakan

Pelaku siber sering menggunakan email, pesan singkat, dan media sosial untuk menyebarkan tautan palsu.

Jangan langsung membuka tautan atau lampiran dari pengirim yang tidak dikenal.

Satu klik yang ceroboh dapat mengundang malware masuk ke perangkat.

Gunakan Charger yang Aman

Selain aktivitas online, pengguna juga perlu memperhatikan kebiasaan saat mengisi daya.

Gunakan charger dan kabel dari sumber terpercaya.

Hindari port USB publik yang tidak jelas keamanannya karena dapat menjadi jalan masuk program berbahaya.

Jangan Mudah Percaya Pop-up

Pop-up yang menawarkan hadiah, promo, atau peringatan palsu sering menjadi modus penipuan.

Sebelum menekan tombol apa pun, pastikan informasi tersebut berasal dari sumber resmi.

Hindari Root dan Jailbreak

NSA mengingatkan pengguna Android agar tidak melakukan root dan pengguna iPhone agar tidak melakukan jailbreak.

Kedua tindakan tersebut mengurangi perlindungan bawaan perangkat dan membuat malware lebih mudah menyerang.

Matikan Lokasi Saat Tidak Dibutuhkan

Fitur lokasi memang membantu beberapa aplikasi bekerja lebih baik.

Baca Juga :  Robot Chery AiMOGA Sudah Dipakai di 30 Negara, Ini Kemampuannya

Namun, pengguna tidak perlu mengaktifkannya sepanjang waktu.

Gunakan fitur tersebut hanya saat diperlukan untuk menjaga privasi.

Restart HP Secara Rutin

NSA juga menyarankan pengguna melakukan restart HP secara berkala.

Cara ini membantu menyegarkan sistem dan menghentikan aktivitas tidak normal yang berjalan di latar belakang.

OJK Ingatkan Keamanan Mobile Banking

Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan layanan perbankan digital.

Pelaku kejahatan sering memakai phishing, rekayasa sosial, dan situs palsu untuk meminta PIN, password, atau kode OTP.

Karena itu, nasabah harus menjaga informasi rahasia dan tidak memberikannya kepada siapa pun.

Pihak bank tidak akan meminta data keamanan melalui pesan atau tautan yang mencurigakan.

Dengan menerapkan kebiasaan aman saat memakai HP, pengguna dapat memperkuat keamanan perangkat sekaligus menjaga rekening dari ancaman pembobolan.

FAQ

Apa kepanjangan NSA?

NSA adalah National Security Agency atau Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat.

Apa kepanjangan OJK?

OJK adalah Otoritas Jasa Keuangan, lembaga yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan di Indonesia.

Mengapa Bluetooth harus dimatikan?

Bluetooth yang terus aktif dapat membuka peluang koneksi dari perangkat yang tidak dikenal.

Apakah WiFi publik aman untuk mobile banking?

Sebaiknya hindari WiFi publik saat membuka rekening karena jaringan tersebut memiliki risiko keamanan lebih tinggi.

Mengapa sistem HP perlu diperbarui?

Pembaruan membantu memperbaiki celah keamanan dan meningkatkan perlindungan perangkat.

Apa risiko membuka tautan sembarangan?

Tautan berbahaya dapat memasukkan malware atau mencuri data pribadi pengguna.(Tim)

Berita Terkait

HONOR 600 Smart Bikin Kaget, Baterai 7.700 mAh Klaim Tahan 93 Jam dan Sudah 5G
WhatsApp Plus Resmi Masuk Indonesia, Ini Fitur Baru yang Tidak Ada di WA Biasa
Honda Genio 2026 Makin Dilirik, Skutik Irit BBM dengan Fitur Modern untuk Temani Aktivitas Harian
Honor X80 Pro Max Spesifikasi Terungkap, Usung Layar 10.000 Nits dan Baterai 11.000 mAh
Oppo Reno16 Series Mulai Diburu, Kamera 200 MP dan Bonus Rp5,1 Juta Jadi Magnet Utama
Sharp Aquos R11 Datang Membawa Kejutan Besar, Kamera Telefoto Baru dan Performa Kelas Flagship Jadi Sorotan
Insta360 Luna Ultra Bikin Kreator Melirik, Kamera Gimbal 8K Leica Kini Resmi Hadir di Indonesia
Galaxy Watch 9 Terendus di Indonesia, Samsung Siapkan Smartwatch AI dengan Daya Tahan Lebih Lama
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:00 WIB

HONOR 600 Smart Bikin Kaget, Baterai 7.700 mAh Klaim Tahan 93 Jam dan Sudah 5G

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

WhatsApp Plus Resmi Masuk Indonesia, Ini Fitur Baru yang Tidak Ada di WA Biasa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:00 WIB

Honda Genio 2026 Makin Dilirik, Skutik Irit BBM dengan Fitur Modern untuk Temani Aktivitas Harian

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:37 WIB

NSA dan OJK Ingatkan Pengguna HP, Kebiasaan Ini Bisa Membuka Jalan Pembobol Rekening

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00 WIB

Honor X80 Pro Max Spesifikasi Terungkap, Usung Layar 10.000 Nits dan Baterai 11.000 mAh

Berita Terbaru