JAKARTA – Kemajuan komputer kuantum mulai mengubah peta keamanan digital dunia. Teknologi yang menawarkan kemampuan komputasi jauh lebih besar dari sistem biasa itu tidak hanya membuka peluang baru, tetapi juga menghadirkan risiko besar bagi perlindungan data perusahaan.
Melihat ancaman tersebut, Cisco mengambil langkah lebih awal dengan menyiapkan infrastruktur jaringan yang dirancang untuk menghadapi potensi serangan dari komputer kuantum. Perusahaan teknologi jaringan itu fokus memperkuat sistem keamanan agar data penting tetap terlindungi ketika teknologi kuantum berkembang semakin luas.
Ancaman yang menjadi perhatian utama industri saat ini adalah skema “harvest now, decrypt later” atau mengambil data sekarang lalu membukanya di masa depan. Melalui metode ini, pelaku kejahatan siber menyimpan data terenkripsi yang mereka curi hingga suatu saat teknologi kuantum mampu memecahkan sistem enkripsi lama.
Cisco Dorong Infrastruktur Siap Hadapi Era Kuantum
Untuk menjawab tantangan tersebut, Cisco memperkenalkan sejumlah pembaruan keamanan dalam ajang Cisco Live. Perusahaan itu ingin mendorong dunia industri agar tidak menunggu serangan terjadi, melainkan mulai menyiapkan perlindungan sejak sekarang.
Salah satu fokus utama Cisco yaitu menghadirkan perangkat jaringan dengan perlindungan yang mendukung keamanan masa depan. Router, switch, hingga firewall terbaru untuk kebutuhan kampus, kantor cabang, dan pusat data akan membawa fitur secure boot yang dirancang menghadapi ancaman komputasi kuantum.
Teknologi tersebut sebelumnya sudah melalui tahap pengujian dan penerapan pada beberapa perangkat jaringan pintar. Dengan pendekatan itu, Cisco ingin memastikan fondasi jaringan perusahaan memiliki lapisan keamanan lebih kuat sejak awal.
Perusahaan Bisa Deteksi Risiko Melalui Quantum Ready Assessments
Selain memperkuat perangkat keras, Cisco juga menyediakan alat untuk membantu perusahaan memahami kondisi keamanan digital mereka. Fitur Quantum Ready Assessments dalam layanan Cisco IQ hadir untuk memetakan aset yang berpotensi menjadi sasaran serangan berbasis kuantum.
Melalui sistem ini, perusahaan dapat mengetahui bagian mana yang perlu mendapatkan perhatian lebih dulu. Langkah tersebut penting karena banyak organisasi masih menggunakan sistem enkripsi lama yang belum dirancang menghadapi kemampuan komputer kuantum.
Cisco berencana menghadirkan fitur tersebut secara global pada Juli 2026. Dengan begitu, perusahaan dari berbagai sektor dapat mulai menyusun strategi perlindungan sebelum ancaman kuantum menjadi kenyataan.
Target Perlindungan Produk Utama Hingga Akhir 2026
Tidak berhenti pada pemetaan risiko, Cisco juga menargetkan penerapan kemampuan komunikasi aman berbasis teknologi pasca-kuantum pada sebagian besar portofolio produk intinya pada Desember 2026.
Teknologi post-quantum cryptography menjadi bagian penting dalam strategi tersebut. Sistem ini bertujuan menjaga lalu lintas data sensitif agar tetap aman meski kemampuan komputer kuantum berkembang dan menghadirkan tantangan baru bagi enkripsi tradisional.
Dengan strategi itu, Cisco berharap perusahaan dapat menjaga aktivitas digital tanpa harus khawatir terhadap ancaman yang muncul dari perkembangan teknologi komputasi masa depan.
Quantum Resilience Framework Jadi Panduan Industri
Untuk mempercepat kesiapan industri, Cisco juga memperkenalkan Quantum Resilience Framework. Kerangka kerja ini membantu perusahaan membangun strategi keamanan yang lebih terarah menghadapi perubahan teknologi.
Framework tersebut memiliki dua fokus utama, yaitu menjaga keamanan komunikasi data serta memastikan infrastruktur digital yang digunakan sudah memiliki kesiapan menghadapi era kuantum.
Seluruh sistem perlindungan itu nantinya terintegrasi melalui Cisco Cloud Control. Platform tersebut berfungsi sebagai pusat pemantauan keamanan yang membantu tim teknologi mengelola risiko siber secara lebih cepat.
“Cisco Cloud Control menjadi pusat komando bagi agentic AI: sebuah platform tempat tim Anda dan agen AI bekerja bersama dalam lingkungan yang sama, dengan informasi yang sama, sementara manusia tetap memegang kendali,” kata Jeetu Patel, President dan Chief Product Officer Cisco.
Era Baru Keamanan Digital Mulai Dipersiapkan
Perkembangan komputer kuantum membuat perusahaan perlu mengubah cara mereka melihat keamanan data. Jika sebelumnya perlindungan hanya berfokus pada ancaman saat ini, kini organisasi juga harus memikirkan risiko yang mungkin muncul beberapa tahun mendatang.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Cisco ingin membantu industri membangun jaringan yang lebih tangguh. Perusahaan menilai kesiapan sejak dini menjadi kunci agar dunia bisnis tidak terlambat menghadapi perubahan besar dalam teknologi keamanan siber.
Pada akhirnya, perlombaan antara inovasi teknologi dan ancaman digital akan terus berjalan. Karena itu, strategi keamanan masa depan membutuhkan persiapan yang matang, bukan hanya respons ketika serangan sudah terjadi.(Tim)









