Danantara & INA Gelontor Rp3,37T ke CA-EDC Chandra Asri

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Danantara Indonesia dan Indonesia Investment Authority (INA) menanam modal US$200 juta atau Rp3,37 triliun ke proyek Chlor Alkali–Ethylene Dichloride (CA-EDC) milik PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) di Cilegon, Banten. Dengan kata lain, investasi ini memperkuat industri petrokimia nasional dan mengurangi ketergantungan impor bahan baku strategis.

Struktur Investasi dan Nilai Proyek

Danantara dan INA menandatangani Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) bersama Chandra Asri Group. Kedua investor menanam modal US$200 juta. Selain itu, pembangunan pabrik CA-EDC menelan biaya US$800 juta atau Rp13,39 triliun.

Dengan demikian, mereka menggunakan dana itu untuk membangun fasilitas strategis di bawah PT Chandra Asri Alkali (CAA) agar pabrik siap beroperasi pada 2027.

Komitmen untuk Hilirisasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, menegaskan investasi ini menunjukkan komitmen perusahaan memperkuat industri strategis nasional. Ia menambahkan, proyek ini mendorong hilirisasi, menciptakan lapangan kerja, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca Juga :  Danantara Genap Setahun, Perkuat Investasi Nasional

“Kolaborasi ini bukan sekadar respon terhadap ketergantungan impor, melainkan langkah nyata untuk memperkuat nilai tambah di dalam negeri,” ujar Pandu.

Peran INA dalam Mendukung Proyek Strategis

Sementara itu, Eddy Porwanto, pengganti sementara Ketua Dewan Direktur INA, menjelaskan investasi ini mencerminkan mandat jangka panjang INA untuk menyalurkan modal pada sektor prioritas nasional. Selain itu, INA dan Danantara bekerja sama untuk mengembangkan kapasitas industri bahan baku strategis secara berkelanjutan dan memperkuat daya saing nasional.

Dukungan Chandra Asri Group dan Dampak Lapangan Kerja

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyambut partisipasi Danantara dan INA. Ia menekankan bahwa dukungan ini menunjukkan kepercayaan terhadap kemampuan Chandra Asri Group dalam mengelola fasilitas CA-EDC.

Baca Juga :  Ekonomi RI Makin Kencang 

Proyek ini akan membuka 3.000 lapangan kerja selama konstruksi dan 250 pekerjaan saat operasional. Dengan demikian, masyarakat dan industri di Cilegon mendapatkan manfaat langsung dari proyek ini.

Kapasitas Produksi dan Manfaat Industri

Pabrik CA-EDC akan menghasilkan 400.000 ton Caustic Soda kering per tahun dan 500.000 ton Ethylene Dichloride (EDC). Mereka membangun fasilitas ini dengan standar teknologi tinggi untuk memastikan efisiensi operasional, keandalan pasokan, dan kepatuhan prinsip keberlanjutan.

Selain itu, pabrik memproduksi Caustic Soda sebagai bahan baku sabun, deterjen, pemurnian alumina, dan pembuatan kertas, sedangkan EDC mendukung industri konstruksi dan pengemasan. Kehadiran kapasitas produksi dalam negeri mengurangi impor, memperkuat rantai pasok nasional, dan membuka potensi ekspor untuk meningkatkan devisa negara.

 

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Produksi Naik, Pendapatan Tertahan: Kinerja PT Bukit Asam 2025 Terungkap
Cuan Setelah Lebaran, 10 Ide Bisnis yang Paling Laris dan Menguntungkan
Inflasi Maret 2026 Turun ke 0,41 Persen, Tekanan Masih Ada
Surplus Dagang RI Cetak Rekor 70 Bulan, Tembus US$1,27 Miliar
Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026 Rp2,8 Juta per Gram, Investor Ramai Serbu Logam Mulia
Harga Emas Antam Hari Ini 3 April 2026, Rp2,8 Juta per Gram
Samudera Indonesia Raup Laba Rp 885 Miliar, Kinerja Tumbuh di Tengah Tantangan Global
Harga Emas Antam Hari Ini Melejit, Rp 2,9 Juta per Gram
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 23:00 WIB

Produksi Naik, Pendapatan Tertahan: Kinerja PT Bukit Asam 2025 Terungkap

Sabtu, 4 April 2026 - 21:00 WIB

Cuan Setelah Lebaran, 10 Ide Bisnis yang Paling Laris dan Menguntungkan

Sabtu, 4 April 2026 - 16:00 WIB

Inflasi Maret 2026 Turun ke 0,41 Persen, Tekanan Masih Ada

Sabtu, 4 April 2026 - 15:00 WIB

Surplus Dagang RI Cetak Rekor 70 Bulan, Tembus US$1,27 Miliar

Sabtu, 4 April 2026 - 12:30 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026 Rp2,8 Juta per Gram, Investor Ramai Serbu Logam Mulia

Berita Terbaru