BBRI Lepas Saham PNM IM Rp345 Miliar, Perkuat Strategi Portofolio

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) melepas kepemilikan saham di PT PNM Investment Management (PNM IM). Nilai transaksi mencapai Rp345 miliar.

BRI menjalankan langkah ini sebagai bagian dari strategi perusahaan. BRI ingin mengelola portofolio investasi secara lebih optimal.

BBRI Alihkan Hampir Seluruh Saham

BRI mengalihkan 109.999 lembar saham. Jumlah ini setara 99,999 persen dari total kepemilikan di PNM IM.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Buka 10.000 Hektare Sawah Baru di Sumbar

BRI menandatangani perjanjian pada 1 April 2026. Proses transaksi masih menunggu penyelesaian administrasi dan persetujuan regulator.

Harga Transaksi di Atas Nilai Pasar

Penilai independen menetapkan nilai pasar PNM IM sebesar Rp342,65 miliar.

BRI menyepakati harga Rp345 miliar dengan pembeli. Nilai ini sedikit lebih tinggi dari harga pasar.

Baca Juga :  BBRI Raih Laba Fantastis, Dividen 2026 Menarik

BBRI Fokus Perkuat Bisnis Inti

BRI menjalankan langkah ini untuk memperkuat bisnis inti. Perusahaan ingin fokus pada sektor perbankan dan pembiayaan.

Langkah ini juga membuka peluang sinergi baru bagi PNM IM.

BBRI Lanjutkan Transformasi

BBRI terus menjalankan transformasi bisnis. Perusahaan ingin meningkatkan kinerja dan daya saing.

BRI juga aktif melakukan aksi korporasi sepanjang 2026.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya
Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028
Tarif AS untuk Indonesia Belum Pasti, Apindo Ungkap Dampak yang Lebih Berbahaya bagi Industri dan Investasi
Danantara Bersiap Kuasai Ekspor Sawit, POPSI Minta Pemerintah Buka Seluruh Data Sebelum Aturan Berlaku
PHE Tancap Gas Buru Cadangan Migas Baru, Joint Study Melonjak Jadi 12 Blok dan Ekspansi Tembus Malaysia
Saat Dunia Menutup Keran Ekspor, Zulhas Pastikan Stok Pangan RI Surplus dan Siap Hadapi Krisis Global
Smelter Baru AMMAN Siap Olah 900 Ribu Ton Konsentrat Jadi Produk Bernilai Tinggi
PGEO Masih Kantongi Dana IPO Rp2,84 Triliun, Pertamina Geothermal Siapkan Amunisi Besar untuk Ekspansi hingga 2030
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:00 WIB

Tarif AS untuk Indonesia Belum Pasti, Apindo Ungkap Dampak yang Lebih Berbahaya bagi Industri dan Investasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:00 WIB

Danantara Bersiap Kuasai Ekspor Sawit, POPSI Minta Pemerintah Buka Seluruh Data Sebelum Aturan Berlaku

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:00 WIB

PHE Tancap Gas Buru Cadangan Migas Baru, Joint Study Melonjak Jadi 12 Blok dan Ekspansi Tembus Malaysia

Berita Terbaru