Kitab Falak Abad ke-19 Ungkap 1 Ramadan Jatuh 18 Februari

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta — Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Sistem ini menerapkan satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia. Dengan demikian, Muhammadiyah mendorong keseragaman kalender Islam global.

Ketua PP Muhammadiyah, Syamsul Anwar, menjelaskan KHGT bertujuan mengurangi perbedaan hari besar Islam. Selain itu, sistem ini memakai prinsip global hilal. Jika hilal memenuhi kriteria di satu wilayah, maka tanggal baru berlaku di seluruh dunia.

KHGT dan Upaya Penyatuan Kalender Islam Dunia

Secara umum, KHGT memakai pendekatan global dalam penentuan awal bulan Hijriah. Sistem ini memanfaatkan data astronomi modern.

Oleh karena itu, KHGT diharapkan mampu mengurangi perbedaan penetapan awal Ramadan dan Idul Fitri.

Temuan Naskah Falak Klasik dari Abad ke-19

Di sisi lain, sejarah ilmu falak menyimpan temuan menarik. Seorang ahli falak Mesir abad ke-19 menghasilkan prediksi tanggal yang sama.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Wamenkeu Juda Agung

Informasi ini dibagikan anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Wawan Gunawan Abdul Wahid, pada 17 Februari 2026.

Tokoh tersebut adalah Muhammad Mukhtar Pasha. Ia menulis kitab falak berjudul Al-Tawfīqāt al-Ilhāmiyyah fī al-Muqāranat al-Tawārīkh al-Hijriyyah bi al-Sinīn al-Ifranjiyyah wa al-Qibṭiyyah.

Isi Kitab: Sinkronisasi Tiga Sistem Kalender

Selanjutnya, Mukhtar Pasha menyusun perbandingan kalender Hijriah dan kalender Syamsiyah. Ia membandingkan kalender Masehi dan kalender Mesir kuno.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memahami pergerakan matahari dan bulan untuk kebutuhan ibadah dan kehidupan sosial.

Visi Ilmiah dan Pentingnya Sejarah Peradaban

Lebih jauh lagi, Mukhtar Pasha menilai sejarah berperan penting dalam peradaban. Ia melihat perbedaan metode penanggalan sering memicu kebingungan.

Karena itu, ia menyusun sistem penanggalan berbasis penelitian teliti. Ia memproyeksikan perhitungan kalender hingga tahun 1500 Hijriah.

Baca Juga :  Prabowo Sindir Mobil Dinas Miliaran: Saya Presiden Pakai Maung

Prediksi Detail Ramadan dan Syawal 1447 H

Menariknya, dalam tabel tahun 1447 Hijriah, Mukhtar Pasha menuliskan konversi waktu secara rinci. Ia menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026.

Tidak hanya itu, ia juga memprediksi 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Dugaan Konsep Kalender Global Sudah Ada Sejak Lama

Dengan melihat kesamaan ini, prediksi Mukhtar Pasha dan KHGT memunculkan dugaan adanya konsep kalender Islam global sejak abad ke-19.

Mukhtar Pasha kemungkinan memakai pendekatan kriteria global karena ia membandingkan kalender dalam rentang ratusan tahun.

Perbedaan Metode Tetap Mungkin Terjadi

Meski demikian, Muhammadiyah tidak memakai kitab tersebut sebagai rujukan resmi KHGT. Dengan kata lain, perbedaan metode tetap bisa memunculkan perbedaan tanggal di masa depan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum
5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI
CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara

Jumat, 25 September 2026 - 07:44 WIB

Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum

Minggu, 20 September 2026 - 21:09 WIB

5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Azhar Hamzah Hadiri HUT Muara Jambi, Ini Harapan Wawako Sungai Penuh

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:00 WIB

Oplus_0

Pesisir Selatan

Dua ASN Kominfo Pessel Promosi, Ini Jabatan Baru Yendi dan Silfia

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:17 WIB