Bengkulu Siapkan Strategi Baru Hadapi Bencana, Gubernur Helmi Hasan Bidik Teknologi AI hingga Armada Rescue

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 November 2026 - 18:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

BENGKULU – Mitigasi bencana Bengkulu

 

Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai memperkuat strategi menghadapi ancaman bencana dengan mengedepankan teknologi, kesiapan logistik, dan peningkatan sarana operasional. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan membawa sejumlah usulan strategis tersebut saat bertemu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Kristomei Sianturi, di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (6/11).

Helmi Hasan tidak datang sendiri. Ia mengajak seluruh bupati dan wali kota se-Provinsi Bengkulu untuk membangun koordinasi langsung dengan BNPB. Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan prioritas dalam memperkuat kemampuan menghadapi berbagai ancaman bencana.

Salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut menyangkut pengembangan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) berbasis Artificial Intelligence (AI). Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu mempercepat pengolahan informasi, membantu pemantauan kondisi wilayah, dan mendukung pemerintah mengambil keputusan secara tepat ketika menghadapi situasi darurat.

Helmi Hasan Tekankan Pentingnya Mitigasi Sejak Dini

Dalam pertemuan itu, Helmi Hasan menegaskan bahwa pemerintah harus mengubah pola penanggulangan bencana. Pemerintah tidak cukup hanya bergerak ketika bencana melanda. Sebaliknya, setiap daerah perlu memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak awal.

Menurut Helmi, pendekatan menyeluruh menjadi kunci untuk menghadapi berbagai potensi bencana di Provinsi Bengkulu. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah menjalankan mitigasi secara beriringan dengan kesiapan menghadapi kondisi darurat.

“Kita ingin penanggulangan bencana di Provinsi Bengkulu dilakukan secara menyeluruh. Bukan hanya fokus pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan sejak dini. Melalui mitigasi langit, kita berharap berbagai ikhtiar dan langkah pencegahan dapat berjalan beriringan dengan kesiapan pemerintah dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Helmi Hasan.

Melalui pendekatan tersebut, Pemprov Bengkulu ingin membangun budaya kesiapsiagaan di seluruh wilayah. Dengan demikian, pemerintah dan masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi lebih awal ketika muncul ancaman bencana.

Pemprov Bengkulu Ajukan Penguatan Logistik Bencana

Selain mendorong mitigasi, Pemprov Bengkulu melalui BPBD mengajukan berbagai kebutuhan logistik untuk menunjang pelayanan masyarakat saat kondisi darurat.

Usulan tersebut mencakup tiga kebutuhan dasar, yakni pangan, sandang, dan papan.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan, BPBD mengusulkan paket makanan siap saji. Sementara itu, kebutuhan sandang mencakup selimut, kaos lapangan, dan seragam sekolah.

Baca Juga :  Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Selanjutnya, pemerintah daerah mengusulkan kasur dan terpal untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara bagi warga yang harus mengungsi.

Tidak hanya itu, BPBD juga memasukkan perlengkapan bayi, perlengkapan keluarga, perlengkapan sekolah, masker, serta peralatan kebersihan keluarga dalam daftar kebutuhan prioritas.

Berbagai perlengkapan tersebut diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama menghadapi masa darurat.

Kendaraan Rescue hingga Dapur Umum Masuk Usulan

Di samping logistik, Pemprov Bengkulu juga mendorong peningkatan armada operasional untuk mempercepat respons petugas di lapangan.

BPBD mengusulkan pengadaan mobil rescue, mobil toilet portabel, mobil dapur umum, sepeda motor trail, serta kendaraan pendukung lainnya.

Kehadiran armada tersebut sangat penting, terutama ketika petugas harus menjangkau lokasi bencana dengan medan sulit. Selain itu, mobil dapur umum dan toilet portabel dapat membantu pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian.

Pemprov Bengkulu juga mengajukan kebutuhan tenda untuk posko, posko komando, dan tempat pengungsian. Dengan dukungan sarana tersebut, pemerintah daerah berharap petugas dapat menjalankan koordinasi dan pelayanan darurat secara lebih optimal.

Bengkulu Usulkan Pusdalops Berbasis Artificial Intelligence

Penguatan teknologi menjadi salah satu poin penting yang mendapat perhatian dalam pertemuan Helmi Hasan bersama Kepala BNPB.

Melalui BPBD Provinsi Bengkulu, pemerintah daerah mengusulkan pembangunan Pusdalops PB berbasis Artificial Intelligence (AI), khususnya untuk BPBD kabupaten dan kota yang belum memiliki fasilitas tersebut.

Sistem ini diharapkan mampu membantu pemerintah mengelola informasi kebencanaan secara lebih cepat dan terintegrasi.

Selain itu, Pusdalops dapat mendukung pemantauan kondisi wilayah, memperkuat pertukaran data, serta membantu petugas menentukan langkah penanganan berdasarkan informasi yang tersedia.

Untuk melengkapi sistem tersebut, BPBD juga mengusulkan pengadaan perangkat komunikasi yang menghubungkan seluruh sektor terkait penanggulangan bencana.

Dengan komunikasi yang terintegrasi, pemerintah daerah dapat mempercepat koordinasi antar lembaga. Petugas juga dapat menyampaikan informasi lapangan secara lebih efektif sehingga setiap unsur memiliki pemahaman yang sama ketika menghadapi situasi darurat.

Kepala BNPB Sambut Positif Usulan Bengkulu

Kepala BNPB RI Letjen TNI Kristomei Sianturi menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan Gubernur Bengkulu bersama seluruh bupati dan wali kota.

Menurut Kristomei, penguatan logistik, peralatan operasional, sistem informasi kebencanaan, dan koordinasi lintas sektor memegang peranan penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah.

Baca Juga :  Pemprov Bengkulu Percepat Penanganan Banjir, Logistik dan Evakuasi Jadi Prioritas

“BNPB menyambut baik langkah dan usulan Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama seluruh kabupaten dan kota. Penguatan logistik, peralatan, sistem informasi kebencanaan serta koordinasi lintas sektor merupakan bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah. Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat agar penanggulangan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Kristomei.

Pernyataan tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh.

Karena itu, Pemprov Bengkulu berharap pertemuan ini dapat mendorong tindak lanjut terhadap berbagai kebutuhan strategis yang telah mereka sampaikan kepada BNPB.

Perkuat Sinergi untuk Lindungi Masyarakat Bengkulu

Melalui pertemuan bersama BNPB, Helmi Hasan ingin memperkuat kesiapan seluruh daerah di Provinsi Bengkulu dalam menghadapi ancaman bencana.

Upaya tersebut tidak hanya menyangkut ketersediaan logistik dan kendaraan operasional. Pemerintah juga perlu meningkatkan kemampuan petugas, memperkuat komunikasi, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengambilan keputusan.

Dengan langkah terintegrasi, Pemprov Bengkulu berharap seluruh kabupaten dan kota mampu meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mempercepat respons ketika bencana terjadi.

FAQ

1. Apa yang dibahas Gubernur Helmi Hasan bersama Kepala BNPB?

Pertemuan tersebut membahas penguatan mitigasi, kesiapsiagaan, kebutuhan logistik, kendaraan operasional, sistem komunikasi, dan teknologi penanggulangan bencana di Provinsi Bengkulu.

2. Apa tujuan pembangunan Pusdalops berbasis AI di Bengkulu?

Pusdalops berbasis AI bertujuan membantu pemerintah mengelola informasi kebencanaan, memantau kondisi wilayah, mempercepat koordinasi, dan mendukung pengambilan keputusan.

3. Apa saja kebutuhan logistik yang diusulkan Pemprov Bengkulu?

BPBD mengusulkan makanan siap saji, selimut, kaos lapangan, seragam sekolah, kasur, terpal, perlengkapan bayi, perlengkapan keluarga, masker, dan peralatan kebersihan.

4. Kendaraan apa yang masuk dalam usulan pengadaan BPBD Bengkulu?

Usulan mencakup mobil rescue, mobil toilet portabel, mobil dapur umum, sepeda motor trail, dan kendaraan pendukung penanggulangan bencana lainnya.

5. Bagaimana tanggapan Kepala BNPB terhadap usulan Bengkulu?

Letjen TNI Kristomei Sianturi menyambut positif usulan Pemprov Bengkulu. Ia menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam memperkuat logistik, peralatan, sistem informasi, serta koordinasi lintas sektor.(Tim)

Berita Terkait

Kolaborasi Hijau di Bengkulu, 600 Bibit Pohon Perkuat Gerakan Pelestarian Lingkungan
CPO Bengkulu Tercatat di Sumbar, Pemprov Siapkan Aturan Baru Mulai Desember
NTP Bengkulu Tembus 206,79, Pemprov Gaspol Perluasan Tanam Padi Lewat PM-AAS
Pemprov Bengkulu Bidik Bisnis SPAM Kobema, PT Bengkulu Mandiri Diminta Hitung Peluang
Dari Obat hingga Edukasi Kesehatan, Ini Peran Relawan Apoteker Bengkulu
MUSDA VIII Pramuka Bengkulu Bahas Masa Depan Generasi Muda, Herwan Antoni Tekankan Karakter
Produksi CPO Bengkulu Capai 1,5 Juta Ton, Wagub Mian Bidik DBH Sawit untuk Jalan Rakyat
Gebyar Semarak Merah Putih Kembali Hadir di Bengkulu Selatan 2027, UMKM Punya Peluang Lebih Besar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 18:42 WIB

Bengkulu Siapkan Strategi Baru Hadapi Bencana, Gubernur Helmi Hasan Bidik Teknologi AI hingga Armada Rescue

Sabtu, 7 November 2026 - 10:23 WIB

Kolaborasi Hijau di Bengkulu, 600 Bibit Pohon Perkuat Gerakan Pelestarian Lingkungan

Kamis, 5 November 2026 - 11:33 WIB

CPO Bengkulu Tercatat di Sumbar, Pemprov Siapkan Aturan Baru Mulai Desember

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:58 WIB

NTP Bengkulu Tembus 206,79, Pemprov Gaspol Perluasan Tanam Padi Lewat PM-AAS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Pemprov Bengkulu Bidik Bisnis SPAM Kobema, PT Bengkulu Mandiri Diminta Hitung Peluang

Berita Terbaru