PCMM Cabang Indonesia Dikukuhkan, Gubernur Mahyeldi Ajak Diaspora Minang Bangun Sumbar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 06:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PADANG – Diaspora Minang bangun Sumbar

 

Diaspora Minang di berbagai negara memiliki potensi besar untuk membantu pembangunan Sumatera Barat. Potensi itu mencakup keahlian akademisi, pengalaman profesional, jaringan usaha, hingga peluang investasi yang dapat mendukung kemajuan daerah.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah ingin menghubungkan seluruh potensi tersebut melalui penguatan organisasi Persatuan Cendekiawan Minang Malaysia (PCMM). Kehadiran PCMM Cabang Indonesia diharapkan mampu mempertemukan masyarakat Minangkabau di ranah dan rantau dalam satu jaringan kolaborasi.

Mahyeldi menyampaikan harapan tersebut saat menghadiri silaturahmi sekaligus pengukuhan pengurus PCMM Cabang Indonesia di Istana Gubernur Sumbar, Senin (2/11/2026). Presiden PCMM Dato’ Haji Ismail bin Ahmad memimpin langsung prosesi pengukuhan dan menetapkan Endrizal sebagai ketua bersama jajaran pengurus lainnya.

Mahyeldi Dorong Diaspora Minang Perkuat Pembangunan Daerah

Mahyeldi menyambut positif pembentukan PCMM Cabang Indonesia. Ia berharap organisasi ini mampu mempererat hubungan masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat dengan diaspora Minang di Malaysia dan negara lainnya.

“Kami mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus PCMM Indonesia. Kehadiran organisasi ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menghubungkan ranah dan rantau,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, masyarakat Minangkabau memiliki jaringan luas di berbagai negara. Karena itu, pemerintah daerah ingin menghubungkan potensi diaspora agar mereka dapat berkontribusi dalam pendidikan, sosial budaya, ekonomi, dan pembangunan daerah.

Selain memperkuat hubungan antarmasyarakat, Mahyeldi juga mendorong penelusuran sejarah dan kekerabatan tokoh Minangkabau di luar negeri. Langkah ini sekaligus membuka peluang komunikasi dengan keluarga tokoh-tokoh Minang yang memiliki jejak sejarah di berbagai negara.

Pemprov Sumbar Jalin Hubungan dengan Keluarga Tokoh Minang di Luar Negeri

Mahyeldi mengungkapkan, Pemprov Sumbar terus menjajaki hubungan dengan keluarga tokoh Minangkabau di kawasan Asia Tenggara hingga negara lainnya.

Salah satu upaya tersebut menyasar keluarga Raja Godam di Sarawak, Malaysia. Selanjutnya, Pemprov Sumbar merencanakan kunjungan ke Sabah, Sarawak, dan Brunei Darussalam pada 25 November mendatang.

Melalui kunjungan itu, pemerintah daerah ingin mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta keluarga keturunan Minangkabau di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Mahyeldi Dorong Diaspora Minang Perkuat Sinergi Pembangunan Sumbar Lewat Kolaborasi Ranah dan Rantau

Pemprov Sumbar juga menjajaki hubungan dengan keluarga tokoh Minang lainnya. Di antaranya keluarga Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi di Arab Saudi dan Zubir Said, pencipta lagu kebangsaan Singapura yang berasal dari Agam.

“Upaya ini memang sengaja kita lakukan untuk menghubungkan generasi terdahulu dengan generasi sekarang. Dengan begitu, silaturahmi dan hubungan masyarakat Minangkabau di mana pun berada dapat terus terjaga,” katanya.

Mahyeldi berharap langkah tersebut mampu menjaga hubungan sejarah dan kekerabatan masyarakat Minangkabau. Selain itu, generasi muda juga dapat mengenal tokoh-tokoh yang memiliki kontribusi penting di berbagai negara.

PCMM Bangun Jaringan Cendekiawan Minang Sejak 2012

Sementara itu, Presiden PCMM Dato’ Haji Ismail bin Ahmad menjelaskan perjalanan organisasi tersebut. Ia menyebut PCMM mulai merintis kegiatan pada 2012 dengan melibatkan mahasiswa Indonesia, khususnya dari Sumatera.

Seiring waktu, jaringan yang tumbuh dari lingkungan mahasiswa itu semakin luas. Bahkan, sejumlah anggota kini menempati posisi penting di dunia akademik, mulai dari dekan, pimpinan lembaga, hingga rektor.

Ismail berharap pengurus PCMM Cabang Indonesia mampu melanjutkan perjalanan organisasi. Ia juga ingin jajaran pengurus memperluas kolaborasi masyarakat Minangkabau di Indonesia dan Malaysia.

Menurutnya, kekuatan diaspora harus menghadirkan semangat saling membantu dan berbagi pengetahuan. Dengan demikian, setiap anggota dapat memberikan manfaat sesuai kemampuan masing-masing.

“Yang kaya akan membantu yang miskin, yang pandai akan menyampaikan ilmunya kepada yang belum pandai. Insyaallah, kita akan berjaya,” ujar Ismail.

PCMM Rancang Program Dakwah Serumpun pada 2027

Selain memperkuat jaringan intelektual, PCMM juga menyiapkan program dakwah serumpun yang melibatkan penceramah dari Indonesia dan Malaysia.

Ismail menyebut program tersebut akan berlangsung pada awal 2027. Untuk mendukung pelaksanaannya, PCMM berencana menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga di bawah koordinasi pemerintah Malaysia.

Melalui program ini, PCMM ingin mempererat hubungan masyarakat kedua negara melalui kegiatan keagamaan. Selain itu, kerja sama tersebut juga diharapkan memperkuat kedekatan sosial dan budaya masyarakat serumpun.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Safari Ramadan di Bukittinggi

PCMM Bidik Kolaborasi Pendidikan, Investasi, dan Pariwisata

Dalam laporan panitia, PCMM menjelaskan perannya sebagai wadah silaturahmi dan kolaborasi cendekiawan Minangkabau. Organisasi ini memiliki perhatian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, sosial budaya, ekonomi, dan kemajuan masyarakat.

Pembentukan PCMM Cabang Indonesia bertujuan memperluas jaringan intelektual, profesional, dan dunia usaha antara Indonesia dan Malaysia.

Karena itu, PCMM ingin menjadi rumah bersama bagi akademisi, profesional, pengusaha, dan tokoh Minangkabau. Mereka dapat menyatukan gagasan sekaligus merancang kontribusi nyata untuk Sumatera Barat.

Ruang kolaborasi tersebut meliputi pendidikan, penelitian, investasi, perdagangan, pariwisata, sosial budaya, dan pengembangan sumber daya manusia.

Pemprov Sumbar berharap jaringan diaspora mampu memberikan manfaat lebih luas bagi kampung halaman. Tidak hanya menjaga persaudaraan, masyarakat Minangkabau di luar negeri juga dapat membawa pengetahuan, pengalaman, peluang usaha, dan investasi untuk mendukung pembangunan daerah.

Pengukuhan PCMM Cabang Indonesia menjadi langkah awal untuk mempertemukan berbagai potensi tersebut. Melalui sinergi ranah dan rantau, Mahyeldi berharap diaspora Minangkabau ikut mengambil peran dalam mendorong kemajuan Sumatera Barat.

FAQ

1. Apa itu PCMM Cabang Indonesia?

PCMM Cabang Indonesia merupakan organisasi yang menghubungkan cendekiawan Minangkabau, akademisi, profesional, pengusaha, dan diaspora untuk memperkuat kolaborasi Indonesia-Malaysia.

2. Siapa Ketua PCMM Cabang Indonesia?

Endrizal memimpin PCMM Cabang Indonesia setelah Presiden PCMM Dato’ Haji Ismail bin Ahmad mengukuhkan kepengurusan organisasi tersebut.

3. Sejak kapan PCMM berdiri?

Presiden PCMM Dato’ Haji Ismail bin Ahmad menjelaskan bahwa organisasi tersebut mulai dirintis pada 2012 dengan melibatkan mahasiswa Indonesia, khususnya dari Sumatera.

4. Apa tujuan pembentukan PCMM Cabang Indonesia?

PCMM ingin memperkuat hubungan ranah dan rantau serta membangun kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, investasi, perdagangan, pariwisata, sosial budaya, dan pengembangan sumber daya manusia.

5. Apa program PCMM pada 2027?

PCMM merencanakan program dakwah serumpun yang melibatkan penceramah dari Indonesia dan Malaysia pada awal 2027 melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga di bawah koordinasi pemerintah Malaysia.(Tim)

Berita Terkait

Dana Perantau Minang Capai Rp20 Triliun, Wamendagri Bima Arya Ungkap Peluang Besar untuk Ekonomi Sumbar
Sekda Sumbar Arry Yuswandi Lantik 33 Pejabat, Kompetensi dan Etika Jadi Sorotan
Bukan Sekadar Pendidikan Agama, Mahyeldi Ingin Pesantren Gerakkan Ekonomi Sumatera Barat
Mahyeldi Bidik Pasar Wisata Baru, Sumbar Siapkan Strategi Besar untuk 2027
Mahyeldi Minta Masjid Tak Hanya Ramai Jemaah, Kesejahteraan Warga Harus Ikut Meningkat
Sekda Sumbar Ungkap Potensi NCH Pangian, TikTok Jadi Andalan UMKM Tembus Pasar Digital
Kabut Asap Selimuti Sumbar, Vasko Bergerak Perkuat Mitigasi Kebakaran
Regulasi Daerah Makin Berkualitas, Sumbar Raih Terbaik II Anugerah Legislasi 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:45 WIB

PCMM Cabang Indonesia Dikukuhkan, Gubernur Mahyeldi Ajak Diaspora Minang Bangun Sumbar

Selasa, 3 November 2026 - 08:54 WIB

Dana Perantau Minang Capai Rp20 Triliun, Wamendagri Bima Arya Ungkap Peluang Besar untuk Ekonomi Sumbar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Sekda Sumbar Arry Yuswandi Lantik 33 Pejabat, Kompetensi dan Etika Jadi Sorotan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Bukan Sekadar Pendidikan Agama, Mahyeldi Ingin Pesantren Gerakkan Ekonomi Sumatera Barat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Mahyeldi Bidik Pasar Wisata Baru, Sumbar Siapkan Strategi Besar untuk 2027

Berita Terbaru