Pesisir Selatan Dapat Suntikan DAK Sanitasi Rp2,8 Miliar untuk 2027, Apa yang Akan Dibangun?

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 15:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PESISIR SELATAN – DAK Sanitasi Pesisir Selatan 2027

 

Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, kembali memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Kali ini, Pessel meraih Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi sebesar Rp2,8 miliar untuk tahun anggaran 2027.

Tambahan anggaran tersebut membuka peluang bagi Pemkab Pessel untuk memperkuat infrastruktur sanitasi dan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman. Selain itu, program ini juga mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pessel mulai mematangkan rencana kerja. Kepala Dinas PUPR Pesisir Selatan, Japeri, menegaskan pentingnya koordinasi dengan pemerintah pusat agar program berjalan sesuai prioritas pembangunan.

Dinas PUPR Pessel Konsultasikan Rencana Kerja ke Pemerintah Pusat

Sebagai tindak lanjut atas alokasi DAK Sanitasi 2027, Pemkab Pessel melalui Dinas PUPR menggelar konsultasi penyusunan Rencana Kerja (RK).

Dalam agenda tersebut, Dinas PUPR berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Konsultasi berlangsung pada 2 hingga 6 November 2026. Para peserta membahas dan menyempurnakan rencana kerja agar program DAK Sanitasi selaras dengan ketentuan serta prioritas pembangunan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Wabup Risnaldi Letakkan Batu Pertama Klinik Muhammadiyah Kambang, Warga Lengayang Segera Punya Akses Kesehatan Baru

Melalui pembahasan ini, Pemkab Pessel ingin memastikan setiap tahapan perencanaan berjalan secara terarah. Dengan begitu, pemerintah daerah dapat menyesuaikan program dengan kebutuhan pembangunan sanitasi di wilayahnya.

Japeri: Koordinasi Penting untuk Matangkan Program

Kepala Dinas PUPR Pesisir Selatan, Japeri, menjelaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi bagian penting dalam penyusunan rencana kegiatan.

Menurutnya, konsultasi tersebut membantu pemerintah daerah menyusun program secara matang, terarah, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, seluruh pihak akan merangkum hasil pembahasan dalam berita acara. Para pihak juga akan menandatangani dokumen tersebut sebagai bentuk kesepakatan atas rencana kerja yang telah mereka bahas.

Tahapan ini menjadi bagian penting sebelum pemerintah daerah melangkah ke proses pelaksanaan program DAK Sanitasi tahun anggaran 2027.

DAK Sanitasi Rp2,8 Miliar Dorong Lingkungan Permukiman Sehat

Dengan alokasi Rp2,8 miliar, Pemkab Pessel memiliki tambahan dukungan untuk memperkuat pembangunan sektor sanitasi.

Pemerintah daerah berharap anggaran tersebut mampu mendorong peningkatan kualitas infrastruktur dasar. Di sisi lain, ketersediaan fasilitas sanitasi yang memadai juga dapat menunjang kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Baca Juga :  Selaju Sampan Badunsanak Dharmasraya Siap Bikin Tepian Batanghari Bergemuruh, Bupati Annisa Ajak Warga Ramaikan HUT ke-81 RI

Karena itu, Pemkab Pessel terus mendorong koordinasi dengan pemerintah pusat agar program pembangunan berjalan sesuai sasaran.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Pesisir Selatan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

FAQ

1. Berapa dana DAK Sanitasi yang diperoleh Pesisir Selatan untuk 2027?

Kabupaten Pesisir Selatan memperoleh alokasi DAK Sanitasi sebesar Rp2,8 miliar untuk tahun anggaran 2027.

2. Dinas mana yang menangani program DAK Sanitasi di Pessel?

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan menangani koordinasi penyusunan rencana kerja program tersebut.

3. Kapan konsultasi penyusunan Rencana Kerja DAK Sanitasi berlangsung?

Konsultasi berlangsung pada 2–6 November 2026 bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, dan Bappenas.

4. Apa tujuan penggunaan DAK Sanitasi Rp2,8 miliar?

Anggaran tersebut mendukung peningkatan infrastruktur sanitasi, kualitas lingkungan permukiman, dan pelayanan dasar bagi masyarakat Pesisir Selatan.(Tim)

Berita Terkait

Wabup Risnaldi Letakkan Batu Pertama Klinik Muhammadiyah Kambang, Warga Lengayang Segera Punya Akses Kesehatan Baru
Kominfo Merangin Intip Rahasia Digital Pessel, Indeks SPBE Tembus 4,63
Dua ASN Kominfo Pessel Promosi, Ini Jabatan Baru Yendi dan Silfia
Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:43 WIB

Pesisir Selatan Dapat Suntikan DAK Sanitasi Rp2,8 Miliar untuk 2027, Apa yang Akan Dibangun?

Senin, 2 November 2026 - 13:27 WIB

Wabup Risnaldi Letakkan Batu Pertama Klinik Muhammadiyah Kambang, Warga Lengayang Segera Punya Akses Kesehatan Baru

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Kominfo Merangin Intip Rahasia Digital Pessel, Indeks SPBE Tembus 4,63

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Dua ASN Kominfo Pessel Promosi, Ini Jabatan Baru Yendi dan Silfia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang

Berita Terbaru