Kominfo Merangin Intip Rahasia Digital Pessel, Indeks SPBE Tembus 4,63

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

PESISIR SELATAN – Studi tiru Kominfo Merangin ke Pessel

 

Integrasi layanan digital dan keterbukaan informasi menjadi perhatian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, saat mempelajari tata kelola pemerintahan digital di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat.

Melalui kunjungan studi tiru pada Rabu (28/10), jajaran Diskominfo Merangin menggali pengalaman Pessel dalam mengelola Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Baca Juga :  DPRD Pesisir Selatan Pelajari Smart City di Sungai Penuh, Diskominfosta Paparkan Strategi Transformasi Digital

Rombongan juga menyoroti indeks SPBE Pessel yang mencapai 4,63 dari skala 5. Capaian tersebut menarik perhatian mereka untuk mendalami strategi integrasi aplikasi, pengelolaan portal pemerintah, dan peningkatan akses informasi bagi masyarakat.

Integrasi Portal Pemerintah Jadi Perhatian

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik dan Statistik Diskominfo Merangin, Erwandi, memimpin rombongan dalam kunjungan tersebut bersama sejumlah pejabat dan staf.

Kepala Diskominfo Pessel, Wendi, menyambut rombongan bersama Sekretaris Diskominfo Hendro Kurniawan, Kepala Bidang Aptika Syafrudin, serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Jordi.

Dalam pertemuan itu, Erwandi menyampaikan ketertarikan pihaknya terhadap pengelolaan portal resmi Pemerintah Kabupaten Pessel. Portal tersebut mengintegrasikan berbagai aplikasi dan subdomain organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurut Erwandi, pendekatan tersebut dapat menjadi referensi bagi Merangin untuk mengembangkan layanan pemerintahan digital. Melalui portal terintegrasi, pemerintah daerah dapat mempermudah masyarakat mencari informasi dan mengakses layanan dari berbagai OPD.

Selain itu, integrasi aplikasi juga membantu pemerintah menyatukan akses layanan dalam satu ekosistem digital. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu menghadapi sistem informasi yang terpisah-pisah saat mencari layanan pemerintahan.

Diskominfo Merangin Gali Pengelolaan PPID

Selain mempelajari portal pemerintah, rombongan Diskominfo Merangin mendalami pengelolaan PPID di Kabupaten Pessel.

Aspek ini penting karena masyarakat membutuhkan akses informasi publik yang mudah, jelas, dan transparan. Melalui pengelolaan PPID yang baik, pemerintah daerah dapat memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendukung keterbukaan informasi.

Karena itu, rombongan ingin memahami praktik yang diterapkan Diskominfo Pessel dalam mengelola layanan informasi publik. Pengalaman tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi Merangin untuk meningkatkan mutu layanan informasi di daerahnya.

Di sisi lain, pengelolaan PPID juga membutuhkan dukungan teknologi dan koordinasi antar-OPD. Kedua aspek tersebut membantu pemerintah menyajikan informasi secara lebih teratur dan memudahkan masyarakat menemukan data yang mereka perlukan.

Indeks SPBE Pessel Capai 4,63

Capaian indeks SPBE sebesar 4,63 dari skala 5 menjadi salah satu perhatian utama rombongan Diskominfo Merangin.

Melalui studi tiru ini, mereka ingin menggali strategi Pessel dalam mengembangkan tata kelola pemerintahan digital. Pembelajaran tersebut mencakup integrasi aplikasi, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan layanan elektronik.

Namun, transformasi digital tidak cukup hanya dengan menghadirkan aplikasi. Pemerintah juga perlu memastikan setiap sistem saling terhubung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Oleh sebab itu, integrasi layanan menjadi bagian penting dalam pengembangan SPBE. Sistem yang terhubung dapat membantu pemerintah meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mempermudah masyarakat mengakses pelayanan.

Wendi Apresiasi Kunjungan Diskominfo Merangin

Kepala Diskominfo Pessel, Wendi, mengapresiasi kunjungan jajaran Diskominfo Kabupaten Merangin. Ia menilai kegiatan studi tiru membuka kesempatan bagi kedua daerah untuk berbagi pengalaman dan memperkuat hubungan antarpemerintah daerah.

Menurut Wendi, pertukaran pengetahuan tidak hanya membantu daerah yang berkunjung. Pessel juga dapat memperoleh masukan serta perspektif baru untuk mengembangkan layanan informasi publik dan pemerintahan digital.

Karena itu, Wendi berharap komunikasi dan kerja sama antardaerah terus terjalin. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah dapat saling mempelajari inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain memperluas wawasan, kegiatan seperti ini juga mendorong pemerintah daerah mengevaluasi kualitas pelayanan masing-masing. Dengan begitu, setiap daerah memiliki kesempatan untuk mengembangkan pendekatan yang lebih efektif, transparan, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Studi Tiru Dorong Inovasi Pelayanan Publik

Kunjungan Diskominfo Merangin ke Pessel menyoroti tiga aspek penting dalam pengembangan pemerintahan digital, yakni pengelolaan PPID, integrasi portal pemerintah, dan peningkatan kualitas SPBE.

Ketiga aspek tersebut saling mendukung upaya pemerintah dalam memperluas akses informasi dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Diskominfo Merangin dapat menjadikan pengalaman Pessel sebagai bahan evaluasi untuk mengembangkan sistem digital sesuai kebutuhan daerah. Sementara itu, Pessel dapat memperkuat kolaborasi dengan daerah lain melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.

FAQ

1. Apa tujuan studi tiru Diskominfo Merangin ke Pessel?

Diskominfo Merangin ingin mempelajari pengelolaan PPID, integrasi portal pemerintah, serta pengembangan SPBE untuk meningkatkan pelayanan digital.

2. Apa yang menarik perhatian rombongan Diskominfo Merangin?

Rombongan menyoroti integrasi aplikasi dan subdomain OPD dalam portal resmi Pemkab Pessel serta indeks SPBE yang mencapai 4,63 dari skala 5.

3. Apa manfaat integrasi portal pemerintah bagi masyarakat?

Integrasi portal memudahkan masyarakat menemukan informasi dan mengakses layanan dari berbagai OPD melalui satu pintu digital.

4. Mengapa pengelolaan PPID penting bagi pemerintah daerah?

PPID membantu pemerintah menyediakan akses informasi publik dan mendukung transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

5. Apa manfaat studi tiru bagi kedua daerah?

Studi tiru membuka ruang pertukaran pengalaman, memperluas wawasan, dan mendorong inovasi pelayanan publik sesuai kebutuhan masing-masing daerah.(Tim)

Berita Terkait

Dua ASN Kominfo Pessel Promosi, Ini Jabatan Baru Yendi dan Silfia
Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Kominfo Merangin Intip Rahasia Digital Pessel, Indeks SPBE Tembus 4,63

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Dua ASN Kominfo Pessel Promosi, Ini Jabatan Baru Yendi dan Silfia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang

Berita Terbaru

Oplus_0

Pesisir Selatan

Kominfo Merangin Intip Rahasia Digital Pessel, Indeks SPBE Tembus 4,63

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:44 WIB

Oplus_0

Dharmasraya

Ratusan Siswa Dharmasraya Terima Beasiswa, Ini Sederet Prestasinya

Kamis, 29 Okt 2026 - 06:56 WIB