SUNGAI PENUH – DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh memperkuat konsolidasi internal melalui tiga agenda strategis. Pengurus partai kini memprioritaskan kesiapan saksi pemilu, pengelolaan informasi, dan penguatan struktur organisasi di tingkat kecamatan.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, H. Cek Endra, menghadiri rapat konsolidasi pada Rabu (14/10/2026). Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., turut hadir bersama jajaran pengurus.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para pengurus untuk menyamakan arah kerja dan merancang tindak lanjut organisasi. Selain memperkuat koordinasi, Golkar Sungai Penuh juga membahas pembentukan Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSN-PG), penyiapan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), serta agenda Musyawarah Kecamatan (Muscam).
Cek Endra Dorong Konsolidasi yang Terarah
Dalam arahannya, Cek Endra menekankan pentingnya ketiga agenda tersebut untuk memperkuat kelembagaan partai. Menurutnya, setiap agenda memiliki fungsi tersendiri, tetapi seluruhnya saling mendukung dalam menghadapi dinamika politik.
“Ketiga agenda ini memiliki peran penting dalam memperkuat Partai Golkar. BSN-PG berkaitan dengan kesiapan saksi, PPID mendukung tata kelola informasi, sedangkan Muscam memperkuat konsolidasi kepengurusan di tingkat kecamatan,” ujar Cek Endra.
Karena itu, ia meminta pengurus menyusun rencana kerja secara matang. Koordinasi yang terarah juga dapat membantu setiap bagian menjalankan tugas secara efektif.
Selain itu, para pengurus perlu menerjemahkan hasil rapat menjadi langkah nyata. Dengan demikian, konsolidasi tidak hanya mempertemukan kader, tetapi juga mendorong kemajuan organisasi.
BSN-PG Perkuat Kesiapan Saksi Pemilu
Pembentukan Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSN-PG) menjadi salah satu fokus pembahasan. Golkar menempatkan kesiapan saksi sebagai bagian penting dalam menghadapi agenda demokrasi dan pemilu.
Melalui BSN-PG, partai ingin meningkatkan kemampuan saksi dalam mengawal proses pemilu sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk mencapai tujuan tersebut, pengurus perlu menyusun koordinasi, pembagian tugas, dan persiapan teknis secara cermat.
Dengan persiapan yang terarah, Golkar berharap para saksi dapat menjalankan tanggung jawabnya secara optimal. Langkah ini sekaligus mendukung pengawasan proses pemilu sesuai aturan.
PPID Perkuat Pengelolaan Informasi Partai
Selain menyiapkan saksi pemilu, rapat konsolidasi juga membahas pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Melalui agenda ini, Golkar ingin meningkatkan ketertiban administrasi serta kualitas pengelolaan informasi organisasi. Pengurus juga perlu membangun mekanisme kerja yang jelas agar setiap bagian dapat mengakses dan mengelola dokumentasi sesuai kebutuhan.
Selanjutnya, pembagian tanggung jawab yang tepat dapat membantu pengurus meningkatkan efektivitas koordinasi internal. Dengan pengelolaan informasi yang lebih tertata, organisasi memiliki landasan administrasi yang lebih baik untuk mendukung kegiatan partai.
Muscam Jadi Langkah Penguatan Struktur Kecamatan
Golkar Sungai Penuh turut membahas persiapan Musyawarah Kecamatan (Muscam). Agenda ini menjadi bagian dari upaya partai memperkuat kepengurusan di tingkat kecamatan.
Melalui Muscam, pengurus ingin menjaga kesinambungan organisasi dan meningkatkan koordinasi antar kader. Karena itu, setiap tahapan memerlukan perencanaan yang matang serta kerja sama dari seluruh pengurus.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, menilai konsolidasi memiliki peran penting dalam menjaga kekompakan kader dan menyatukan pandangan organisasi.
“Rapat konsolidasi ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi, menyamakan persepsi, dan memantapkan langkah dalam menjalankan agenda strategis partai,” kata Hutri Randa.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar menjaga komitmen dan membangun kerja sama dalam menjalankan program partai.
“Setiap agenda partai harus di persiapkan secara matang melalui koordinasi dan kerja sama seluruh pengurus. Konsolidasi harus menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat organisasi,” tegasnya.
Hutri Randa Tekankan Tindak Lanjut Konsolidasi
Hutri Randa berharap rapat tersebut menghasilkan rencana tindak lanjut yang jelas dan terukur. Ia menilai koordinasi yang konsisten dapat membantu pengurus menjalankan setiap agenda sesuai tujuan organisasi.
Oleh karena itu, seluruh pengurus perlu menjaga komunikasi dan membagi tanggung jawab secara proporsional. Langkah tersebut juga dapat memperkuat hubungan antar kader di tingkat kota maupun kecamatan.
FAQ
1. Apa agenda utama konsolidasi Golkar Sungai Penuh?
Rapat tersebut membahas tiga agenda utama, yaitu pembentukan BSN-PG, penyiapan PPID, dan persiapan Musyawarah Kecamatan atau Muscam.
2. Siapa yang menghadiri rapat konsolidasi Golkar Sungai Penuh?
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi H. Cek Endra, Ketua DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh Hutri Randa, serta jajaran pengurus partai menghadiri rapat tersebut.
3. Apa tujuan BSN-PG?
BSN-PG berfokus pada kesiapan saksi Partai Golkar untuk mengawal proses pemilu sesuai ketentuan yang berlaku.
4. Mengapa Golkar membahas pembentukan PPID?
Golkar ingin meningkatkan kualitas pengelolaan informasi, dokumentasi, dan administrasi organisasi melalui pembentukan PPID.
5. Apa tujuan Muscam bagi Golkar Sungai Penuh?
Muscam menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur kepengurusan, menjaga soliditas kader, dan meningkatkan koordinasi partai di tingkat kecamatan.(Tim)









