Dharmasraya Perkuat DTSEN, Data Sosial Ekonomi Jadi Bekal Genjot Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DHARMASRAYA – DTSEN Dharmasraya

 

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memperkuat peran data dalam menentukan arah pembangunan daerah. Pemerintah daerah menggabungkan pembahasan data sosial ekonomi dengan evaluasi pertumbuhan ekonomi dalam satu forum koordinasi.

Langkah tersebut menunjukkan perhatian Pemkab Dharmasraya terhadap kualitas data pembangunan. Sebab, pemerintah membutuhkan informasi yang akurat untuk menentukan prioritas program dan mengukur hasil pembangunan.

Karena itu, Pemkab Dharmasraya menggelar rapat koordinasi pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sekaligus membahas percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, Senin (5/10/2026).

Pemkab Dharmasraya Bahas Pemutakhiran DTSEN

Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya Medison, S.Sos., M.Si. memimpin pembahasan tersebut sebagai perwakilan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.

Rapat berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Dharmasraya. Kepala Bapperida Frinaldi, Plt Kepala Dinas Sosial P3APPKB Helmy Muslim, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dharmasraya Eriwarman, serta sejumlah pejabat terkait turut mengikuti rapat.

Dalam agenda tersebut, Pemkab Dharmasraya membahas perkembangan DTSEN sekaligus langkah pemutakhiran data. BPS Kabupaten Dharmasraya kemudian menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) pemutakhiran DTSEN.

BPS juga menyampaikan perkembangan data DTSEN di Kabupaten Dharmasraya. Informasi itu menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk melihat kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih aktual.

Data Jadi Dasar Arah Kebijakan

Pemkab Dharmasraya menilai pemerintah membutuhkan data yang berkualitas untuk menyusun program pembangunan. Selain itu, data yang mutakhir membantu perangkat daerah menentukan sasaran program secara lebih tepat.

Dengan data yang semakin lengkap, pemerintah dapat melihat kondisi masyarakat dari berbagai aspek. Selanjutnya, perangkat daerah dapat menyesuaikan program dengan kebutuhan yang muncul di lapangan.

Baca Juga :  Sawit Tua Mulai Ditebang, Harapan Baru Petani Dharmasraya Tumbuh dari PSR Tahap III

Oleh sebab itu, Pemkab Dharmasraya terus mendorong koordinasi antara perangkat daerah dan BPS. Sinergi tersebut juga membantu pemerintah melakukan evaluasi terhadap program yang sudah berjalan.

Pertumbuhan Ekonomi Turut Dievaluasi

Rapat tersebut tidak hanya membahas DTSEN. Pemkab Dharmasraya juga mengajak BPS mengevaluasi perkembangan pertumbuhan ekonomi daerah sepanjang 2026.

BPS memaparkan perkembangan ekonomi Kabupaten Dharmasraya sejak triwulan I hingga triwulan III 2026. Data tersebut kemudian menjadi bahan pembahasan pemerintah daerah dalam melihat kondisi ekonomi terkini.

Melalui evaluasi itu, Pemkab Dharmasraya dapat mengidentifikasi perkembangan ekonomi sekaligus menentukan langkah lanjutan. Pemerintah juga dapat memperkuat koordinasi antar perangkat daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan demikian, pembahasan DTSEN dan ekonomi saling melengkapi. Data sosial ekonomi membantu pemerintah memahami kondisi masyarakat, sedangkan data ekonomi memberikan gambaran mengenai perkembangan aktivitas ekonomi daerah.

Medison Dorong Pemanfaatan Data

Sekda Dharmasraya Medison menilai pemerintah perlu menjaga kualitas data secara berkelanjutan. Menurutnya, data yang akurat dapat membantu pemerintah mengambil keputusan secara lebih terukur.

Selain itu, pemerintah perlu memastikan setiap perangkat daerah memanfaatkan data secara optimal. Langkah tersebut penting agar perencanaan program tidak hanya mengandalkan asumsi.

“Data yang akurat dan mutakhir menjadi fondasi penting dalam menentukan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran serta menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Medison.

Karena itu, Medison mendorong perangkat daerah terus memperkuat koordinasi dengan BPS. Pemerintah daerah juga perlu menjaga keselarasan data agar setiap program pembangunan memiliki dasar yang jelas.

Baca Juga :  Enam Jalan di Dharmasraya Segera Diaspal September, Warga di 6 Titik Ini Bakal Rasakan Perubahannya

Sinergi Perangkat Daerah Terus Diperkuat

Pemkab Dharmasraya selanjutnya mendorong perangkat daerah menggunakan data secara lebih aktif. Pemerintah ingin setiap kebijakan mengacu pada kondisi sosial ekonomi masyarakat dan perkembangan ekonomi daerah.

Selain itu, koordinasi lintas sektor perlu berjalan secara konsisten. Dengan cara tersebut, perangkat daerah dapat menyusun program secara lebih terarah dan melakukan evaluasi dengan ukuran yang jelas.

FAQ

Apa yang dibahas Pemkab Dharmasraya dalam rapat tersebut?

Pemkab Dharmasraya membahas pemutakhiran DTSEN serta perkembangan pertumbuhan ekonomi daerah hingga triwulan III 2026.

Apa yang disampaikan BPS Dharmasraya?

BPS Dharmasraya menjelaskan SOP pemutakhiran DTSEN dan menyampaikan perkembangan data DTSEN di Kabupaten Dharmasraya. BPS juga memaparkan perkembangan pertumbuhan ekonomi dari triwulan I hingga triwulan III 2026.

Mengapa pemutakhiran DTSEN penting?

Pemutakhiran DTSEN membantu pemerintah memperoleh gambaran sosial ekonomi masyarakat yang lebih akurat. Data tersebut kemudian dapat mendukung penyusunan program yang lebih tepat sasaran.

Apa hubungan data sosial ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi?

Data sosial ekonomi membantu pemerintah memahami kondisi masyarakat. Sementara itu, data pertumbuhan ekonomi membantu pemerintah melihat perkembangan aktivitas ekonomi daerah. Keduanya dapat menjadi bahan dalam menyusun kebijakan pembangunan.

Apa langkah Pemkab Dharmasraya selanjutnya?

Pemkab Dharmasraya mendorong perangkat daerah memperkuat koordinasi dengan BPS. Pemerintah juga ingin meningkatkan pemanfaatan data dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan.(Tim)

Berita Terkait

Empat Dekade Menanti, Jalan Tarantang Dharmasraya Akhirnya Beraspal di Era Bupati Annisa
Bupati Annisa Temukan Sawit di Lahan Bekas Karhutla Bukit Lantak Dharmasraya, Polisi Selidiki
22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya
Kabut Asap Ancam Kesehatan Siswa, 15 Puskesmas Dharmasraya Turun Tangan
Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka
Floorball Dharmasraya Rebut Emas Porprov Sumbar, Annisa Turun Langsung Beri Dukungan
Bupati Annisa Jadi Sorotan di Porprov Sumbar, Akuatik Dharmasraya Raih 13 Medali
Bupati Annisa Perketat Pengawasan Anggaran Dharmasraya, Korupsi Dicegah Sejak Awal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Empat Dekade Menanti, Jalan Tarantang Dharmasraya Akhirnya Beraspal di Era Bupati Annisa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Bupati Annisa Temukan Sawit di Lahan Bekas Karhutla Bukit Lantak Dharmasraya, Polisi Selidiki

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:19 WIB

22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Kabut Asap Ancam Kesehatan Siswa, 15 Puskesmas Dharmasraya Turun Tangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka

Berita Terbaru