BENGKULU – Kebun Bantu Rakyat ESDM Bengkulu
Efisiensi anggaran mendorong pemerintah mencari cara baru untuk tetap menghasilkan manfaat bagi masyarakat. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu memilih memanfaatkan pekarangan kantor sebagai ruang produktif.
Melalui Kebun Bantu Rakyat, para pegawai Dinas ESDM menanam berbagai tanaman pangan dan hortikultura. Mereka mengelola kebun secara bersama mulai dari menyiapkan lahan, menanam, merawat, hingga memanen hasilnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengapresiasi langkah tersebut. Ia menilai pemanfaatan pekarangan kantor dapat menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lain untuk mengoptimalkan lahan yang mereka miliki.
Herwan Dorong OPD Manfaatkan Pekarangan
Herwan menyampaikan apresiasi itu saat mengikuti panen raya Kebun Bantu Rakyat Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Rabu (16/9). Kegiatan tersebut berlangsung di area belakang Kantor Dinas ESDM.
Menurut Herwan, pemerintah perlu mencari kegiatan produktif yang tetap memberi manfaat ketika efisiensi anggaran berjalan. Karena itu, ia mendorong OPD memanfaatkan sumber daya yang sudah tersedia.
“Gerakan seperti ini perlu terus didorong dan menjadi contoh bagi OPD lainnya. Tidak harus dengan lahan yang luas, tetapi bagaimana memanfaatkan potensi yang ada agar memberikan manfaat. Jika dilakukan secara bersama-sama, hasilnya tentu akan sangat membantu,” kata Herwan.
Selain menghasilkan bahan pangan, Herwan melihat kegiatan tersebut dapat membangun budaya produktif di lingkungan pemerintahan. Pegawai juga dapat memperkuat kerja sama melalui aktivitas bersama.
Kebun ESDM Hasilkan Beragam Tanaman
Kebun Bantu Rakyat Dinas ESDM tidak hanya mengandalkan satu jenis tanaman. Pegawai menanam berbagai komoditas sesuai dengan kondisi lahan yang tersedia.
Pada panen kali ini, mereka memetik kacang panjang, terong, tomat, timun, kangkung, jagung, dan jambu jamaika. Mereka juga mengembangkan sejumlah tanaman hortikultura lainnya.
Dengan pola tersebut, pekarangan kantor tidak sekadar menjadi ruang kosong. Pegawai memanfaatkannya untuk menghasilkan bahan pangan yang dapat mereka gunakan bersama.
Pegawai ESDM Rawat Kebun Bersama
Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu Rico Yulyana mengatakan seluruh pegawai ikut mengelola kebun tersebut. Mereka membagi pekerjaan sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi lahan.
“Kebun ini kami rawat bersama. Mulai dari proses penanaman, pemeliharaan hingga panen dilakukan oleh pegawai ESDM. Alhamdulillah hasilnya cukup baik dan dapat dimanfaatkan bersama,” jelas Rico.
Rico menilai kegiatan itu memberikan manfaat lebih dari sekadar hasil panen. Para pegawai juga membangun kekompakan ketika mereka bekerja bersama di kebun.
Setelah panen, pegawai membagikan hasil kebun untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga. Dengan begitu, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung kepada mereka.
“Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga mempererat kekompakan pegawai. Kami berharap kebun ini terus berkembang dan menjadi motivasi bagi instansi lain untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang dimiliki,” tambahnya.
Kebun Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan
Herwan berharap kegiatan Dinas ESDM dapat mendorong OPD lain mengikuti langkah serupa. Menurutnya, setiap kantor memiliki peluang untuk mengembangkan kegiatan produktif sesuai luas dan kondisi pekarangannya.
Karena itu, OPD tidak perlu menunggu lahan yang luas untuk memulai. Mereka dapat menyesuaikan jenis tanaman dengan ruang yang tersedia.
Selain itu, pengelolaan secara bersama dapat menjaga keberlanjutan kebun. Pegawai dapat membagi tugas sehingga kegiatan tetap berjalan tanpa mengganggu pekerjaan utama.
Dorong Ketahanan Pangan dari Lingkungan Kantor
Pemprov Bengkulu terus mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk memperkuat ketahanan pangan. Kebun Bantu Rakyat di Dinas ESDM menunjukkan bahwa pemerintah dapat memulai langkah tersebut dari lingkungan kantor.
Di tengah efisiensi, kegiatan semacam ini juga membuka ruang bagi OPD untuk menghasilkan manfaat dengan mengoptimalkan sumber daya yang sudah tersedia.
FAQ
Apa tujuan Kebun Bantu Rakyat Dinas ESDM?
Kegiatan tersebut bertujuan memanfaatkan pekarangan kantor untuk menghasilkan tanaman pangan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Siapa yang mengelola kebun?
Pegawai Dinas ESDM Provinsi Bengkulu mengelola kebun secara gotong royong. Mereka menangani penanaman, perawatan, hingga panen.
Apa saja tanaman yang dipanen?
Panen mencakup kacang panjang, terong, tomat, timun, kangkung, jagung, jambu jamaika, serta sejumlah tanaman hortikultura lainnya.
Ke mana hasil panen?
Pegawai membagikan hasil panen untuk mereka manfaatkan bersama, terutama untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga.
Mengapa kegiatan ini mendapat apresiasi?
Herwan Antoni menilai kegiatan tersebut menunjukkan cara sederhana untuk memanfaatkan lahan yang tersedia sekaligus mendukung ketahanan pangan dan semangat program Bantu Rakyat.(Tim)









