Enam Jalan di Dharmasraya Segera Diaspal September, Warga di 6 Titik Ini Bakal Rasakan Perubahannya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DHARMASRAYA – pengaspalan enam ruas jalan Dharmasraya

 

Pemkab Dharmasraya menggeber peningkatan infrastruktur jalan pada September 2026. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan pengaspalan pada enam ruas yang tersebar di sejumlah wilayah.

Program ini menyasar jalur yang menghubungkan kawasan permukiman, pusat pelayanan masyarakat, serta sejumlah wilayah dengan aktivitas ekonomi yang cukup tinggi. Pemkab menggunakan APBD Kabupaten Dharmasraya untuk membiayai seluruh pekerjaan tersebut.

Langkah itu menjadi perhatian karena Pemkab Dharmasraya harus mengelola pembangunan di tengah efisiensi dan pengetatan dana Transfer ke Daerah (TKD). Meski begitu, pemerintah daerah tetap mendorong peningkatan akses jalan untuk menunjang mobilitas dan kebutuhan dasar masyarakat.

Enam Ruas Jalan Jadi Prioritas September

Kepala Dinas PUPR Dharmasraya Zakirman melalui Kepala Bidang Bina Marga Willy Kurniawan menyampaikan rencana tersebut pada Senin (7/9/2026).

“Rencana pengaspalan pada September ini meliputi enam ruas, yakni Lagan Jaya–Sipangkur, Pulau Punjung–Lubuk Bulang, RSUD Lama Sungai Dareh segmen satu, Sungai Limau–Batu Kangkung, Pulau Punjung–Kampung Surau, serta Lingkar Puskesmas Sungai Rumbai Timur,” kata Willy.

Keenam ruas itu mencakup beberapa kawasan di Dharmasraya. Pemkab memilih sejumlah titik tersebut dengan melihat kondisi jalan, kebutuhan warga, serta fungsi setiap ruas dalam menunjang konektivitas wilayah.

Dengan pengaspalan tersebut, pemerintah menargetkan perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar. Akses menuju fasilitas publik juga dapat semakin mudah, terutama bagi warga yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.

APBD Jadi Tumpuan Pengaspalan

Willy menjelaskan bahwa Pemkab menggunakan APBD Kabupaten Dharmasraya untuk membiayai enam pekerjaan pengaspalan tersebut.

Menurut dia, pemerintah daerah tetap mengarahkan anggaran kepada kebutuhan infrastruktur dasar meskipun kondisi fiskal menghadirkan tantangan. Karena itu, Pemkab harus mengatur prioritas pembangunan secara cermat agar program strategis tetap berjalan.

Baca Juga :  Temui Menkes, Bupati Annisa Bawa Bantuan Alkes Rp20 Miliar

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani juga terus mendorong jajaran pemerintah daerah untuk mencari ruang pembiayaan lain. Langkah tersebut penting agar pemerintah dapat menjaga kesinambungan pembangunan ketika kapasitas anggaran menghadapi tekanan.

“Bupati terus berupaya agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan di tengah kondisi fiskal yang ada, termasuk dengan mengoptimalkan kemampuan APBD serta mencari dukungan dari sumber pembiayaan lainnya,” ujarnya.

Pemkab Manfaatkan Potensi CSR

Selain mengoptimalkan APBD, Pemkab Dharmasraya mengajak dunia usaha ikut mendukung pembangunan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Upaya tersebut memberikan tambahan ruang bagi pemerintah untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Hingga kini, Pemkab Dharmasraya telah menghimpun dukungan CSR sebesar Rp31,55 miliar.

Dana tersebut pemerintah arahkan untuk berbagai program pembangunan dan kebutuhan masyarakat. Namun, dukungan CSR itu tidak membiayai enam ruas jalan yang masuk agenda pengaspalan September.

Willy menegaskan kembali bahwa Pemkab menggunakan APBD untuk membiayai pengaspalan keenam ruas tersebut.

Perbaikan Jalan Dukung Ekonomi Warga

Pemkab menjalankan peningkatan jalan secara bertahap. Pemerintah mempertimbangkan kondisi setiap ruas, tingkat kebutuhan masyarakat, serta kemampuan anggaran sebelum menentukan prioritas pekerjaan.

Selanjutnya, kualitas jalan yang lebih baik dapat memperlancar mobilitas warga. Kondisi itu juga membantu petani dan pelaku usaha membawa hasil pertanian serta perkebunan menuju pasar dan pusat distribusi.

Tidak hanya itu, konektivitas antar kawasan juga ikut menguat. Dengan akses yang semakin lancar, masyarakat dapat menjalankan aktivitas harian dengan lebih efisien dan pemerintah dapat memperkuat hubungan antarwilayah di Kabupaten Dharmasraya.

Baca Juga :  Babak Penyisihan DCL 2026 Resmi Tuntas, Pemkab Dharmasraya Siapkan Babak Gugur dengan Evaluasi Besar

Pemerintah Jaga Pembangunan Tetap Berjalan

Pemkab Dharmasraya menghadapi tantangan dalam menjaga pembangunan ketika pemerintah pusat melakukan efisiensi dan mengetatkan dana TKD. Namun, pemerintah daerah tetap mencari strategi agar kebutuhan dasar masyarakat tidak terabaikan.

Pengaspalan enam ruas pada September menjadi salah satu langkah yang pemerintah tempuh. Pada saat yang sama, Pemkab terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas dukungan terhadap pembangunan daerah.

FAQ

Apa saja enam ruas jalan yang masuk agenda pengaspalan?

Enam ruas tersebut meliputi Lagan Jaya–Sipangkur, Pulau Punjung–Lubuk Bulang, RSUD Lama Sungai Dareh segmen satu, Sungai Limau–Batu Kangkung, Pulau Punjung–Kampung Surau, serta Lingkar Puskesmas Sungai Rumbai Timur.

Kapan Pemkab Dharmasraya mengagendakan pengaspalan?

Dinas PUPR Dharmasraya mengagendakan pengaspalan enam ruas tersebut pada September 2026.

Dari mana Pemkab mengambil anggaran pengaspalan?

Pemkab Dharmasraya menggunakan APBD Kabupaten Dharmasraya untuk membiayai pengaspalan enam ruas tersebut.

Berapa nilai dukungan CSR yang berhasil dihimpun?

Pemkab Dharmasraya telah menghimpun dukungan CSR sebesar Rp31,55 miliar untuk berbagai program pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Apakah CSR membiayai enam ruas jalan tersebut?

Tidak. Willy menegaskan Pemkab menggunakan APBD Kabupaten Dharmasraya untuk membiayai pengaspalan enam ruas jalan pada September 2026.

Apa dampak yang pemerintah harapkan dari perbaikan jalan?

Pemkab berharap peningkatan jalan memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, akses menuju fasilitas publik, serta konektivitas antarwilayah.(Tim)

Berita Terkait

64 Hotspot Muncul, Dharmasraya Naikkan Karhutla ke Siaga Darurat
Bukan Sekadar Lomba, MTQ Dharmasraya 2026 Jadi Jalan Menuju Panggung Sumbar
8 Kursi Kepala OPD Dharmasraya Dibuka, ASN Berebut Posisi Strategis Mulai 7 September
Jembatan Sungai Pinang Tuntas, Warga Timpeh Dharmasraya Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Kebun hingga Berobat
Tiga Nagari di Dharmasraya Bersiap Pilih Wali Nagari, 28 Oktober Jadi Hari Penentuan
Dharmasraya Pasang Alarm Dini Karhutla, Camat dan Wali Nagari Diminta Bergerak Sebelum Api Membesar
Lumpur Disulap Jadi Mahakarya, “Goresan Lumpur Ranah Cati Nan Tigo” Bawa Nama Dharmasraya ke Jambore PKK Sumbar
Medison Resmi Pimpin Korpri Dharmasraya, Babak Baru Organisasi ASN hingga 2031
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:39 WIB

64 Hotspot Muncul, Dharmasraya Naikkan Karhutla ke Siaga Darurat

Selasa, 8 September 2026 - 17:30 WIB

Bukan Sekadar Lomba, MTQ Dharmasraya 2026 Jadi Jalan Menuju Panggung Sumbar

Selasa, 8 September 2026 - 12:54 WIB

Enam Jalan di Dharmasraya Segera Diaspal September, Warga di 6 Titik Ini Bakal Rasakan Perubahannya

Senin, 7 September 2026 - 11:59 WIB

8 Kursi Kepala OPD Dharmasraya Dibuka, ASN Berebut Posisi Strategis Mulai 7 September

Minggu, 6 September 2026 - 19:00 WIB

Jembatan Sungai Pinang Tuntas, Warga Timpeh Dharmasraya Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Kebun hingga Berobat

Berita Terbaru

Dharmasraya

64 Hotspot Muncul, Dharmasraya Naikkan Karhutla ke Siaga Darurat

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:39 WIB