DHARMASRAYA – Medison Ketua Korpri Dharmasraya
Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Dharmasraya memasuki fase kepemimpinan baru. Sekretaris Daerah (Sekda) Dharmasraya Medison, S.Sos, M.Si memimpin organisasi tersebut setelah peserta Musyawarah Kabupaten (Muskab) Korpri memilihnya secara aklamasi untuk periode 2026-2031.
Muskab Korpri berlangsung di Auditorium Dharmasraya pada Rabu (2/9/2026). Forum tersebut sekaligus mengakhiri masa kepengurusan sementara yang berjalan selama pemerintah daerah menghadapi transisi jabatan Sekda.
Selain memilih Medison, peserta Muskab menyusun struktur kepengurusan baru. Mereka mempercayakan posisi sekretaris kepada Ummu Azizah, S.Psi, M.M yang menjabat Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Dharmasraya. Sementara itu, Henly Yoriska Melda, S.H yang menjabat Kepala Bagian Hukum Setda Dharmasraya mendapat tugas sebagai bendahara.
Medison Lanjutkan Kepemimpinan Korpri
Pemilihan Medison memiliki kaitan erat dengan posisi Sekda definitif yang kini ia jalankan. Dalam struktur Korpri di lingkungan pemerintah daerah, Sekda umumnya memimpin organisasi secara ex officio.
Namun, Dharmasraya menjalani masa transisi sejak Juli 2025. Saat itu, pejabat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjalankan tugas Sekda Kabupaten Dharmasraya.
Kondisi tersebut membuat Korpri Dharmasraya membutuhkan kepemimpinan sementara. Karena itu, organisasi menunjuk Nofriadi Roni Puska dari internal ASN Kabupaten Dharmasraya sebagai carateker Ketua Korpri.
Nofriadi menjalankan tugas tersebut hingga pemerintah daerah mengangkat Medison sebagai Sekda definitif pada 7 Mei 2026. Setelah itu, Muskab Korpri menetapkan Medison sebagai ketua definitif untuk periode 2026-2031.
Muskab Sekaligus Evaluasi Kepengurusan Lama
Muskab tidak hanya membahas susunan pengurus baru. Forum tersebut juga menjadi ruang bagi pengurus sebelumnya untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban.
Dalam kesempatan itu, Carateker Korpri Kabupaten Dharmasraya memaparkan pelaksanaan tugas selama masa kepengurusan sementara. Laporan tersebut menjadi bagian dari proses pergantian kepemimpinan sekaligus evaluasi perjalanan organisasi.
Dengan begitu, kepengurusan baru dapat melanjutkan agenda organisasi berdasarkan kondisi dan kebutuhan anggota Korpri di Dharmasraya.
Bupati Dorong Program Korpri Lebih Inovatif
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani turut memberikan perhatian terhadap pergantian kepengurusan tersebut. Melalui amanat yang dibacakan Sekda, Annisa menyampaikan apresiasi kepada carateker yang telah menjaga aktivitas Korpri selama masa transisi.
Selain itu, Bupati meminta pengurus baru menyusun program yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan anggota. Ia juga mendorong Korpri ikut memperkuat kesejahteraan serta profesionalisme ASN.
Menurutnya, peningkatan kualitas aparatur harus berjalan seiring dengan perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, Korpri perlu mengambil peran lebih aktif dalam mendukung tugas pemerintahan dan pembangunan daerah.
Perkuat Kebersamaan Anggota Korpri
Selanjutnya, Annisa meminta kepengurusan periode 2026-2031 memperkuat soliditas seluruh anggota Korpri.
Kebersamaan menjadi salah satu modal penting bagi organisasi dalam menjalankan berbagai program. Karena itu, pengurus perlu membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh anggota.
Di sisi lain, Korpri juga perlu menghadirkan kegiatan yang memberi manfaat nyata bagi ASN. Program tersebut dapat memperkuat kapasitas aparatur sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
FAQ
Siapa Ketua Korpri Kabupaten Dharmasraya periode 2026-2031?
Muskab Korpri Dharmasraya memilih Medison, S.Sos, M.Si sebagai Ketua Korpri Kabupaten Dharmasraya periode 2026-2031 secara aklamasi.
Kapan Muskab Korpri Dharmasraya berlangsung?
Muskab Korpri Dharmasraya berlangsung pada Rabu, 2 September 2026 di Auditorium Dharmasraya.
Siapa Sekretaris Korpri Dharmasraya?
Ummu Azizah, S.Psi, M.M mendapat kepercayaan sebagai Sekretaris Korpri Dharmasraya. Ia juga menjabat Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Dharmasraya.
Siapa Bendahara Korpri Dharmasraya?
Henly Yoriska Melda, S.H menjalankan tugas sebagai Bendahara Korpri Dharmasraya. Ia menjabat Kepala Bagian Hukum Setda Dharmasraya.
Siapa yang memimpin Korpri sebelum Medison?
Nofriadi Roni Puska menjalankan tugas sebagai carateker Ketua Korpri Dharmasraya selama masa transisi. Saat ini, Nofriadi menjabat Asisten Administrasi Umum.
Mengapa Korpri Dharmasraya sebelumnya menggunakan carateker?
Korpri Dharmasraya menggunakan kepengurusan sementara karena pemerintah daerah menjalani masa transisi jabatan Sekda sejak Juli 2025. Setelah Medison menjabat Sekda definitif pada 7 Mei 2026, organisasi kemudian menggelar Muskab.
Apa target kepengurusan Korpri Dharmasraya yang baru?
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mendorong pengurus baru menghadirkan program inovatif, memperkuat kesejahteraan dan profesionalisme ASN, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(Tim)









