Tiga Titik Karhutla Dharmasraya Disergap Tim Gabungan, Hujan Turut Bantu Jinakkan Api

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DHARMASRAYA – Tim gabungan bergerak cepat menghadapi tiga titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Minggu (30/8). Petugas mengendalikan api hingga malam hari agar kobaran tidak menjalar ke kawasan lain.

Kebakaran muncul di tiga wilayah berbeda. Petugas menemukan titik api di kawasan Bukit Batu, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh; Blok C Sitiung 2, Nagari Simalidu, Kecamatan Koto Salak; serta Padang Bungur, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar.

Sejak menerima informasi, BPBD Kabupaten Dharmasraya bersama TNI-Polri, Damkar, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, dan unsur terkait langsung menuju lokasi. Tim kemudian melakukan pemadaman sekaligus memantau area sekitar untuk mencegah api meluas.

Tim Gabungan Kejar Waktu Tangani Tiga Titik

Kalaksa BPBD Kabupaten Dharmasraya Suherman Junaidi mengatakan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani meminta seluruh unsur terkait segera menangani karhutla.

“Setelah mendapat arahan Ibu Bupati, kami langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar proses pemadaman segera dilaksanakan, sehingga api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke kawasan lainnya,” ujarnya, Senin pagi (31/8).

Selanjutnya, BPBD membangun koordinasi dengan Polres Dharmasraya, TNI, camat, wali nagari, Damkar, serta unsur lainnya. Koordinasi tersebut membantu petugas mempercepat penanganan di tiga lokasi.

“Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik seluruh unsur, tiga titik tersebut hingga tengah malam tadi sudah terkendali dan dinyatakan padam,” katanya.

Akses Bukit Batu Jadi Tantangan

Namun, petugas menghadapi kendala ketika menuju titik api di kawasan Bukit Batu, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh. Jalan tanah menuju lokasi memiliki tanjakan dan permukaan licin.

Baca Juga :  Dharmasraya Didorong Jadi Pusat Ekonomi Baru, PSN dan Feeder Tol Jadi Sorotan di Bappenas

Kondisi itu membuat kendaraan pemadam kebakaran kesulitan mencapai titik kebakaran. Karena itu, petugas menyesuaikan langkah penanganan dengan kondisi medan dan situasi di lapangan.

Meski akses cukup sulit, tim tetap melakukan penanganan. Petugas juga memantau pergerakan api agar kobaran tidak kembali meluas.

Hujan Bantu Jinakkan Api

Di tengah proses penanganan, hujan mulai turun di kawasan tersebut sekitar pukul 22.00 WIB. Guyuran hujan kemudian membantu mengecilkan kobaran api.

Selain itu, hujan membantu petugas mempercepat proses pendinginan. Meski begitu, tim tetap memantau lokasi untuk memastikan bara tidak kembali memicu kebakaran.

Hujan lebat juga mengguyur Kecamatan Timpeh pada Senin (31/8) pagi. Kondisi tersebut semakin membantu proses pendinginan di area yang sebelumnya terbakar.

BPBD Perkuat Pemantauan

Setelah mengendalikan tiga titik karhutla, BPBD Kabupaten Dharmasraya tetap mengawasi sejumlah wilayah. Langkah tersebut penting untuk mendeteksi titik api baru sejak dini.

Di sisi lain, BPBD meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika cuaca panas dan kering. Warga juga perlu menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran di kawasan terbuka.

Suherman meminta warga segera melapor jika menemukan titik api atau kepulan asap. Dengan laporan cepat, petugas dapat langsung bergerak sebelum api berkembang lebih besar.

Baca Juga :  Jambore PKK Sumbar 2026 Jadi Panggung Dharmasraya, Leli Arni Bawa Pesan Kuat soal Kader dan UMKM

Warga Diminta Tidak Lengah

Menurut BPBD, pengendalian tiga titik karhutla tidak berarti ancaman kebakaran langsung berakhir. Karena itu, masyarakat perlu ikut menjaga lingkungan dan mengurangi aktivitas yang berpotensi memicu api.

Sementara itu, BPBD bersama TNI-Polri, Damkar, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, dan unsur terkait terus melakukan pemantauan. Tim memastikan area yang sudah mereka tangani tetap aman sekaligus mengantisipasi munculnya titik api baru.

FAQ

Berapa titik karhutla yang muncul?

Tim gabungan menangani tiga titik karhutla di Kabupaten Dharmasraya pada Minggu (30/8).

Di mana lokasi tiga titik karhutla?

Titik pertama berada di Bukit Batu, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh. Titik kedua berada di Blok C Sitiung 2, Nagari Simalidu, Kecamatan Koto Salak. Titik ketiga berada di Padang Bungur, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar.

Kapan petugas mengendalikan tiga titik api?

Petugas mengendalikan seluruh titik karhutla hingga tengah malam pada Minggu (30/8).

Apa kendala utama petugas?

Petugas menghadapi akses jalan tanah yang menanjak dan licin menuju kawasan Bukit Batu, Kecamatan Timpeh. Kondisi tersebut menyulitkan kendaraan pemadam mencapai titik api.

Apakah hujan membantu pemadaman?

Ya. Hujan yang turun sekitar pukul 22.00 WIB membantu mengecilkan kobaran api dan mempercepat proses pendinginan.

Apa imbauan BPBD kepada masyarakat?

BPBD meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, serta segera melapor jika menemukan titik api atau kepulan asap.(Tim)

Berita Terkait

Tiga Nagari di Dharmasraya Bersiap Pilih Wali Nagari, 28 Oktober Jadi Hari Penentuan
Dharmasraya Pasang Alarm Dini Karhutla, Camat dan Wali Nagari Diminta Bergerak Sebelum Api Membesar
Lumpur Disulap Jadi Mahakarya, “Goresan Lumpur Ranah Cati Nan Tigo” Bawa Nama Dharmasraya ke Jambore PKK Sumbar
Medison Resmi Pimpin Korpri Dharmasraya, Babak Baru Organisasi ASN hingga 2031
Jambore PKK Sumbar 2026 Jadi Panggung Dharmasraya, Leli Arni Bawa Pesan Kuat soal Kader dan UMKM
Bukan Sekadar Makan Ikan, GAS Dharmasraya Bidik Kebiasaan Sehat Anak Sejak di Sekolah
Air Batang Siat Mendadak Menghitam, DLH Sumbar Telusuri Hulu dan Periksa IPAL 2 PKS di Dharmasraya
Kabut Asap Kepung Dharmasraya Saat Hotspot Nihil, BPBD Ungkap Dugaan Sumber dari Luar Daerah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:14 WIB

Tiga Nagari di Dharmasraya Bersiap Pilih Wali Nagari, 28 Oktober Jadi Hari Penentuan

Kamis, 3 September 2026 - 20:44 WIB

Dharmasraya Pasang Alarm Dini Karhutla, Camat dan Wali Nagari Diminta Bergerak Sebelum Api Membesar

Kamis, 3 September 2026 - 13:00 WIB

Lumpur Disulap Jadi Mahakarya, “Goresan Lumpur Ranah Cati Nan Tigo” Bawa Nama Dharmasraya ke Jambore PKK Sumbar

Kamis, 3 September 2026 - 11:39 WIB

Medison Resmi Pimpin Korpri Dharmasraya, Babak Baru Organisasi ASN hingga 2031

Rabu, 2 September 2026 - 16:09 WIB

Jambore PKK Sumbar 2026 Jadi Panggung Dharmasraya, Leli Arni Bawa Pesan Kuat soal Kader dan UMKM

Berita Terbaru