DHARMASRAYA – Babak penyisihan Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 resmi berakhir setelah seluruh pertandingan di delapan zona selesai digelar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya kini langsung memusatkan perhatian pada evaluasi kompetisi sekaligus mematangkan persiapan menuju babak 16 besar.
Sejak awal kompetisi bergulir, ribuan masyarakat memadati setiap venue pertandingan. Antusiasme tersebut tidak hanya menghidupkan atmosfer kompetisi, tetapi juga memperkuat semangat sportivitas di setiap zona. Selain itu, seluruh pihak mampu menjaga keamanan dan ketertiban hingga babak penyisihan berakhir.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang ikut menyukseskan kompetisi. Dukungan panitia, aparat keamanan, tenaga kesehatan, pemerintah nagari, karang taruna, sponsor, serta masyarakat membuat penyelenggaraan DCL 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pemkab Dharmasraya Beri Apresiasi kepada Seluruh Pendukung DCL
Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya Medison, S.Sos., M.Si., mewakili Bupati Annisa Suci Ramadhani, Wakil Bupati Leli Arni, serta Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana kabupaten, panitia zona, wasit, perangkat pertandingan, match commissioner, unsur pengamanan, tenaga kesehatan, pemerintah nagari, karang taruna, para sponsor, hingga masyarakat.
Menurut Medison, seluruh pihak menunjukkan komitmen tinggi selama kompetisi berlangsung. Berkat kerja sama tersebut, setiap pertandingan berjalan tertib dan tetap kondusif.
Laporan Sementara Tunjukkan Kompetisi Berjalan Lancar
Medison menjelaskan laporan sementara dari panitia memperlihatkan seluruh rangkaian pertandingan babak penyisihan berlangsung lancar di delapan zona. Meskipun panitia menemukan beberapa kendala teknis di lapangan, panitia segera menyelesaikan setiap persoalan sehingga pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal.
“Alhamdulillah, berdasarkan evaluasi sementara, seluruh pertandingan dapat terlaksana dengan baik. Memang masih terdapat beberapa kekurangan di lapangan, namun semuanya dapat segera ditangani oleh panitia sehingga tidak mengganggu jalannya kompetisi,” ujarnya.
Panitia Lakukan Evaluasi Setiap Pekan
Selanjutnya, Medison menegaskan pemerintah terus melakukan evaluasi secara berkala karena DCL 2026 menjadi penyelenggaraan perdana. Pemerintah ingin menjadikan setiap masukan sebagai bahan penyempurnaan agar kualitas kompetisi terus meningkat pada fase berikutnya.
Panitia juga membuka ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan saran maupun kritik yang membangun. Dengan langkah tersebut, panitia dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada babak gugur.
“Panitia melakukan evaluasi setiap pekan selama kompetisi berlangsung. Berkat kerja sama semua pihak, setiap kendala dapat segera diperbaiki sehingga babak penyisihan dapat berjalan lancar hingga selesai. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh panitia dan semua unsur yang telah bekerja keras menyukseskan DCL 2026,” kata Medison.
Panitia Matangkan Drawing Babak 16 Besar
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dharmasraya H. Reno Lazuardi melalui Ketua Panitia Pelaksana DCL 2026 Hendri Jatmiko, S.Pd., mengatakan panitia mulai menyusun seluruh kebutuhan teknis untuk drawing babak 16 besar.
Sebanyak 16 tim terbaik hasil penyisihan dari delapan zona akan bersaing memperebutkan tiket menuju perempat final. Oleh sebab itu, panitia ingin memastikan seluruh tahapan berjalan lebih baik daripada babak penyisihan.
Sport Center Koto Padang Jadi Arena Babak Gugur
Hendri menjelaskan panitia akan menggelar babak 16 besar hingga partai final di Sport Center Koto Padang pada September 2026. Sebelum itu, panitia memanfaatkan masa jeda selama satu bulan untuk menyempurnakan seluruh aspek penyelenggaraan.
Selain mempersiapkan babak gugur, panitia juga memberikan kesempatan kepada pemuda dan karang taruna di nagari maupun jorong untuk menggelar berbagai perlombaan serta kegiatan kemasyarakatan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Jeda satu bulan ini kami manfaatkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan babak penyisihan sekaligus mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis babak gugur agar berlangsung lebih baik lagi. Selama masa jeda tersebut, kami juga memberikan kesempatan kepada para pemuda dan karang taruna di nagari maupun jorong untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui berbagai perlombaan dan kegiatan kemasyarakatan sebelum DCL 2026 kembali bergulir pada September mendatang,” ujar Hendri.
Pemkab Optimistis Babak Gugur Berlangsung Lebih Berkualitas
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya optimistis babak gugur DCL 2026 akan berlangsung lebih kompetitif dan lebih berkualitas. Evaluasi yang berlangsung secara berkelanjutan, ditambah dukungan seluruh elemen masyarakat, menjadi modal penting untuk menyukseskan kompetisi hingga partai final.
FAQ
Kapan babak penyisihan DCL 2026 berakhir?
Babak penyisihan resmi berakhir setelah seluruh pertandingan di delapan zona selesai digelar.
Kapan drawing babak 16 besar DCL 2026 berlangsung?
Panitia sedang mempersiapkan pelaksanaan drawing setelah seluruh pertandingan penyisihan rampung.
Di mana babak 16 besar hingga final DCL 2026 digelar?
Panitia akan menggelar seluruh pertandingan babak 16 besar hingga final di Sport Center Koto Padang.
Mengapa DCL 2026 memasuki masa jeda?
Panitia memanfaatkan masa jeda selama satu bulan untuk melakukan evaluasi, menyempurnakan persiapan teknis, serta memberi kesempatan masyarakat menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berapa tim yang lolos ke babak 16 besar?
Sebanyak 16 tim terbaik dari delapan zona berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar DCL 2026.(Tim)









