Antrean Pikap di SPBU Pelayang Raya Mendadak Hilang Saat Sidak, DPRD Sungai Penuh Ungkap Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh mengungkap dugaan pelangsiran solar subsidi saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Pelayang Raya, Senin (27/7/2026). Temuan tersebut langsung mendorong DPRD untuk menggelar pembahasan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mengusut dugaan penyalahgunaan BBM subsidi.

Selain itu, DPRD juga menemukan kondisi yang dinilai janggal di lokasi. Antrean kendaraan pikap yang semula memadati area SPBU tiba-tiba berkurang ketika rombongan sidak tiba. Situasi itu memperkuat dugaan adanya aktivitas pelangsiran solar subsidi.

Karena itu, DPRD meminta aparat penegak hukum segera menyelidiki dugaan tersebut. Langkah itu bertujuan menjaga distribusi solar subsidi tetap tepat sasaran sekaligus mengurangi antrean panjang yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

DPRD Libatkan Forkopimda untuk Mengusut Dugaan Penyalahgunaan

Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hardizal mengatakan DPRD akan membawa hasil sidak ke dalam rapat bersama Forkopimda. DPRD juga berencana mengundang Kapolres Kerinci, Dandim 0417/Kerinci, serta Kejaksaan Negeri Sungai Penuh agar seluruh pihak dapat menyusun langkah penanganan secara terpadu.

Hardizal menjelaskan, hasil penelusuran dan keterangan pengelola SPBU menunjukkan pasokan solar subsidi untuk Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci sebenarnya mencukupi. Oleh karena itu, antrean kendaraan seharusnya tidak terjadi apabila seluruh pihak menjalankan distribusi sesuai aturan.

Baca Juga :  KUA-PPAS 2027 Sungai Penuh Disepakati, Ini Fokus Besar Anggaran Tahun Depan

“Kami melihat ada persoalan serius yang harus dibahas bersama Forkopimda. Ke mana solar subsidi ini mengalir? Kami mengindikasikan ada oknum yang menampung solar subsidi untuk memperoleh keuntungan pribadi,” kata Hardizal kepada wartawan.

Selanjutnya, Hardizal meminta aparat segera mengusut dugaan tersebut hingga tuntas. Menurutnya, penindakan yang tegas akan mengembalikan fungsi solar subsidi kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

SPBU Tegaskan Penjualan Mengikuti Aturan

Sementara itu, pemilik SPBU Pelayang Raya, Saadiah, menegaskan seluruh petugas menjalankan penjualan solar subsidi sesuai ketentuan pemerintah. Petugas melayani pembelian menggunakan sistem barcode dengan batas maksimal 30 liter untuk setiap kendaraan setiap hari.

“Kami menjual sesuai barcode. Satu kendaraan hanya mendapat jatah 30 liter per hari,” ujarnya.

Selain itu, Saadiah menjelaskan SPBU Pelayang Raya menerima kuota solar subsidi sebanyak 16 ribu liter setiap hari. Menurutnya, kuota tersebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat apabila seluruh pihak mematuhi aturan distribusi.

Antrean Pikap Mendadak Berkurang Saat Sidak

Di sisi lain, anggota DPRD juga mencermati perubahan kondisi antrean kendaraan di lokasi. Sebelum sidak berlangsung, banyak kendaraan pikap mengantre untuk membeli solar subsidi. Namun, antrean tersebut langsung berkurang ketika rombongan DPRD memasuki area SPBU.

Kondisi itu memunculkan dugaan bahwa sebagian kendaraan memilih meninggalkan lokasi karena mengetahui adanya sidak.

Baca Juga :  Wawako Azhar Safari Ramadan di Sungai Liuk

“Tadi mobil banyak antri, sekarang pada hilang,” ujar Indra Abdi, anggota DPRD Kota Sungai Penuh.

DPRD Dorong Distribusi Solar Lebih Transparan

DPRD akan menyampaikan seluruh hasil sidak dalam rapat bersama aparat penegak hukum dan Forkopimda. Melalui pembahasan tersebut, DPRD berharap seluruh pihak dapat memperkuat pengawasan sehingga distribusi solar subsidi berlangsung lebih transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

Selain itu, DPRD juga menginginkan masyarakat yang berhak memperoleh solar subsidi tidak lagi menghadapi antrean panjang akibat dugaan praktik pelangsiran.

FAQ

Apa temuan DPRD saat sidak di SPBU Pelayang Raya?

DPRD menemukan dugaan praktik pelangsiran solar subsidi serta mencermati berkurangnya antrean kendaraan pikap saat sidak berlangsung.

Mengapa DPRD menggelar rapat dengan Forkopimda?

DPRD ingin menyamakan langkah bersama kepolisian, TNI, dan kejaksaan untuk mengusut dugaan penyalahgunaan BBM subsidi.

Berapa kuota solar subsidi yang diterima SPBU Pelayang Raya?

SPBU Pelayang Raya menerima kuota solar subsidi sebanyak 16 ribu liter per hari.

Bagaimana aturan pembelian solar subsidi di SPBU tersebut?

Petugas melayani pembelian menggunakan sistem barcode dengan batas maksimal 30 liter per kendaraan per hari.

Apa tujuan DPRD setelah menemukan dugaan pelangsiran?

DPRD ingin memastikan distribusi solar subsidi berlangsung transparan, tepat sasaran, serta mampu mengurangi antrean panjang di SPBU.(Tim)

Berita Terkait

Dari Bibit Kopi hingga Kompos, Langkah Wako Alfin Menggerakkan Ekonomi Warga RKE
48 Medali Dibawa Pulang Atlet Sungai Penuh, Wako Alfin Siapkan Beasiswa dan Penghargaan
Komisi I DPRD Sungai Penuh Bongkar Titik Rawan Pilkades Serentak 2027, Ini yang Mulai Dipetakan
PBJT 10 Persen Bikin Komisi II DPRD Sungai Penuh Angkat Suara, Ini yang Mereka Soroti
Maulid Nabi 1448 H, Wako Alfin Soroti Akhlak Rasulullah sebagai Kunci Sungai Penuh Juara
Karhutla Masuk Radar Pemkot Sungai Penuh, Alfin Siapkan Langkah Antisipasi Bersama Forkopimda
Azhar Hamzah Bawa Pesan Penting dari Rakor ASN Jambi, Pelayanan Publik Sungai Penuh Jadi Fokus
Dari Cerita ke Rasa Ingin Tahu, Sri Kartini Alfin Ajak Anak PAUD Cintai Buku
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:04 WIB

Dari Bibit Kopi hingga Kompos, Langkah Wako Alfin Menggerakkan Ekonomi Warga RKE

Kamis, 10 September 2026 - 20:00 WIB

48 Medali Dibawa Pulang Atlet Sungai Penuh, Wako Alfin Siapkan Beasiswa dan Penghargaan

Kamis, 10 September 2026 - 18:59 WIB

Komisi I DPRD Sungai Penuh Bongkar Titik Rawan Pilkades Serentak 2027, Ini yang Mulai Dipetakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:00 WIB

PBJT 10 Persen Bikin Komisi II DPRD Sungai Penuh Angkat Suara, Ini yang Mereka Soroti

Rabu, 9 September 2026 - 08:44 WIB

Maulid Nabi 1448 H, Wako Alfin Soroti Akhlak Rasulullah sebagai Kunci Sungai Penuh Juara

Berita Terbaru