JPFA Tebar Dividen Rp1,62 Triliun, Ini Jadwal Pembayaran 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) menyiapkan pembagian dividen tunai senilai total Rp 1,62 triliun dari laba tahun buku 2025. Setiap pemegang saham akan menerima dividen Rp 140 per saham sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 29 April 2026.

Sekretaris Perusahaan Japfa Comfeed Indonesia, Maya Pradjono, menyampaikan keputusan tersebut melalui keterbukaan informasi. Ia menegaskan perseroan telah menetapkan pembagian dividen berdasarkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025.

“Perseroan menetapkan total dividen Rp 1,62 triliun atau setara Rp 140 per saham,” kata Maya dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).

Laba Tumbuh, Dividen Mengalir

JPFA mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 4 triliun pada akhir 2025. Perusahaan juga membukukan saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp 15,41 triliun.

Baca Juga :  Negosiasi Akuisisi Saham VISI oleh Nagita Slavina

Kinerja tersebut menjadi dasar kuat bagi JPFA untuk membagikan dividen kepada pemegang saham. Di tengah perdagangan Kamis (30/4), saham JPFA ditutup di level Rp 2.480 per saham. Dengan harga tersebut, yield dividen JPFA berada di kisaran 5,64%.

Jadwal Lengkap Dividen JPFA 2026

JPFA juga merilis jadwal resmi pembagian dividen tunai yang wajib diperhatikan investor agar tidak melewatkan haknya.

Berikut jadwal lengkapnya:

Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 8 Mei 2026

Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 11 Mei 2026

Cum Dividen di Pasar Tunai: 12 Mei 2026

Ex Dividen di Pasar Tunai: 13 Mei 2026

Recording Date: 12 Mei 2026 pukul 16.00 WIB

Pembayaran Dividen: 19 Mei 2026

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Belum Bergerak Hari Ini 17 Juni 2026, Antam dan UBS Bertahan di Level Ini

Investor yang ingin memperoleh dividen perlu memastikan kepemilikan saham sebelum periode cum date berakhir. Setelah melewati ex date, saham tidak lagi melekat dengan hak dividen.

Minat Investor Berpotensi Menguat

Pembagian dividen jumbo ini berpotensi meningkatkan minat investor terhadap saham JPFA, terutama di tengah kondisi pasar yang masih fluktuatif. Yield di atas 5% juga membuat saham ini tetap menarik bagi investor berbasis pendapatan pasif.

JPFA sendiri merupakan salah satu emiten sektor pakan ternak dan agribisnis yang masuk dalam indeks LQ45, sehingga menjadi salah satu saham acuan di pasar modal Indonesia.

Dengan kinerja laba yang solid dan kebijakan dividen yang agresif, JPFA kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu emiten pembagi dividen rutin di Bursa Efek Indonesia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru
Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya
Investasi RI Tembus Rp511,8 Triliun dalam 3 Bulan, 742 Ribu Lapangan Kerja Baru Tercipta
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
BNI Tebar Cashback hingga Rp15 Juta untuk Investor ORI030, Simak Syarat dan Cara Mendapatkannya
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Juni 2026, Antam Termahal, Cek Tarif UBS dan Galeri24 Sebelum Beli
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru

Senin, 28 September 2026 - 15:39 WIB

Bengkulu Siapkan Galeri Investasi, Warga Kini Punya Ruang Belajar Pasar Modal

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Senin, 27 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:00 WIB

Investasi RI Tembus Rp511,8 Triliun dalam 3 Bulan, 742 Ribu Lapangan Kerja Baru Tercipta

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Hutri Randa Ungkap Harapan untuk PKPS Sungai Penuh, Ini Pesannya

Minggu, 25 Okt 2026 - 09:54 WIB